Analisis Pelaksanaan Revitalisasi Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Citeureup Kota Cimahi

  • Eddy Suharyanto Akademi Fisioterapi RS Distira Cimahi Indonesia

Abstract

Secara kuantitas pengembangan dan perkembangan posyandu di Indonesia sudah cukup baik dalam menjalankan tugasnya. Dari aspek kualitas, masih ditemukan masalah di dalamnya. Berdasarkan pernyataan Pemerintah Indonesia menerbitkan surat No. 411.3 / 1116 / SJ pada 13 Juni 2001 tentang revitalisasi Posyandu. Namun pada kenyataannya, revitalisasi posyandu belum mencapai target dan belum mampu menurunkan AKI dan AKB yang seharusnya. Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis pelaksanaan revitalisasi posyandu. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan data menggunakan wawancara dan analisis dokumen. Peneliti mengambil sepuluh informan diambil sebagai narasumber diantaranya: kader posyandu, kepala PKK, pokja IV, RW, petugas puskesmas, kepala desa dan manajemen posyandu. Hasil penelitian menyatakan bahwa dalam sebulan sekali sosialisasi kepada masyarakat. Kegiatan revitalisasi posyandu telah baik dengan adanya partisipasi publik melalui pikiran, ide, tenaga dan keahlian. Pelatihan untuk kader posyandu belum ideal yang mana layanan posyandu memiliki lima meja dan kunjungan ke rumah masyarakat belum cukup baik dan fasilitas yang belum mewadai. Kerjasama dan partisipasi masyarakat baik dengan sisi sektor. Ada berbagai saran yang dapat digunakan untuk meningkatkan pembinaan dan pendampingan kepada petugas posyandu, pejabat desa serta tokoh masyarakat.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Aug 20, 2020
How to Cite
SUHARYANTO, Eddy. Analisis Pelaksanaan Revitalisasi Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Citeureup Kota Cimahi. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, [S.l.], v. 5, n. 8, p. 542-548, aug. 2020. ISSN 2548-1398. Available at: <http://jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/1551>. Date accessed: 23 sep. 2020. doi: http://dx.doi.org/10.36418/syntax-literate.v5i8.1551.