Syntax Literate : Jurnal Ilmiah Indonesia p–ISSN: 2541-0849

e-ISSN : 2548-1398

Vol. 6, No. 3, Maret 2021

 

ANALISIS PENGARUH KARAKTERISTIK EWOM TERHADAP NIAT PEMBELIAN KEMBALI SECARA ONLINE: MEMEDIASI PERAN KEPERCAYAAN DAN KEGUNAAN YANG DIRASAKAN

 

M. Reza Guntara

Universitas Lampung, Indonesia

Email: rezaguntara.ak@gmail.com

 

Abstract

Technological developments such as the internet can help small, medium and large businesses to provide information about the products and services offered through websites. In online shopping, it is synonymous with uncertainty and has risks when people want to make purchases rather than transact conventionally. For that, there needs to be customer certainty before making a purchase. One of the efforts of consumers to convince themselves before making a purchase is to read the reviews on the visited website or e-commerce. In this study, it is known that E-WOM is important in generating repurchase intentions on websites or e-commerce.The purpose of this study was to determine whether EWOM mediated by trust and perceived usefulness affects customer repurchase intentions in the online marketplace in Indonesia. This research will use quantitative methods and researchers will share Google Forms. The data was collected through an online questionnaire to 230 respondents. The results of this study indicate that most of the EWOM characters mediated by trust and perceived usefulness influence repurchase intention. The results showed that E-WOM is important in generating repurchase intentions on websites or e-commerce.

 

Keywords: EWOM; trust; perception of usability; repurchase intention

 

Abstrak

Perkembangan teknologi seperti internet dapat membantu usaha kecil, menengah dan besar untuk memberikan informasi tentang produk dan jasa yang ditawarkan melalui situs web. Dalam belanja online identik dengan ketidakpastian dan memiliki resiko ketika orang ingin melakukan pembelian daripada bertransaksi secara konvensional. Untuk itu, perlu adanya kepastian pelanggan sebelum melakukan pembelian. Studi ini ingin melihat apa saja yang membuat konsumen melakukan pembelian kembali secara online. salah satu upaya konsumen dalam meyakinkan diri sebelum melakukan pembelian adalah dengan membaca ulasan yang ada di situs web atau e-commerce yang dikunjungi. Dalam penelitian ini diketahui bahwa E-WOM merupakan hal yang penting dalam memunculkan niat pembelian Kembali pada situs web atau e-commerce. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah EWOM yang dimediasi oleh Kepercayaan dan persepsi kegunaan mempengaruhi  niat beli kembali pelanggan di pasar online di Indonesia. Penelitian ini akan menggunakan metode kuantitatif dan peneliti akan membagikan Formulir Google. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner online kepada 230 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebagian besar Karakter EWOM yang dimediasi oleh Kepercayaan dan Persepsi Kegunaan mempengaruhi Niat Pembelian Kembali. Hasil penelitian menunjukan bahwa E-WOM merupakan hal yang penting dalam memunculkan niat pembelian Kembali pada situs web atau e-commerce.

 

Kata kunci: EWOM; kepercayaan; persepsi kegunaan; niat pembelian kembali

 

Coresponden Author

Email: rezaguntara.ak@gmail.com

Artikel dengan akses terbuka dibawah lisensi

 

Pendahuluan

Semua situs web e-commerce diatas menyediakan fasilitas online review bagi para konsumennya untuk mendapatkan informasi lebih banyak terkait dengan produk dan layanan yang dijual. Dengan banyaknya persaingan antar e-commerce yang juga sama-sama menyediakan review pada produk yang dijual situs web yang memiliki banyak review dapat membantu konsumen untuk merasionalisasi keputusan pembelian mereka serta mengurangi risiko yang dirasakan karena telah melihat konsumen sebelumnya telah membeli produk atau layanan yang sama, sehingga dapat meningkatkan kepercayaan terhadap e-commerce (Chatterjee, 2001; Park & Lee, 2009). Selain itu, pada penelitian ini juga mengeksplorasi peran mediasi Persepsi Kegunaan dari situs web pada e-commerce. Menurut (Dharma, 1996), Persepsi kegunaan mengacu pada sejauh mana seseorang percaya bahwa menggunakan sistem tertentu akan meningkatkan kinerja pekerjaannya.

Konsumen menganggap ulasan online pada platform toko sebagai berguna untuk membantu mereka dalam proses keputusan pembelian mereka. Pertimbangan kepercayaan dan persepsi kegunaan merupakan masalah mendasar dalam penelitian ini. Hal tersebut penting untuk memahami apakah ulasan pelanggan online berkontribusi untuk menciptakan kepercayaan pada e-commerce, dan jika informasi tersebut juga memfasilitasi keputusan pembelian mereka. Untuk mengatasi masalah ini, tujuan utama makalah ini adalah untuk mengusulkan dan menguji kerangka integratif yang mempertimbangkan efek langsung dari karakteristik EWOM pada niat pembelian Kembali secara online.

Berdasarkan penelitian terdahulu yang dilakukan oleh Jorge Matute, Yolanda Polo-Redondo, Ana Utrillas dengan penelitian yang berjudul "The influence of EWOM characteristicson online repurchase intention: Mediating roles of trust and perceived usefulness", maka peneliti tertarik untuk mengkaji lebih dalam terkait karakteristik ewom terhadap niat pembelian kembali secara online. Urgensi dari penelitian ini untuk melihat apakah ada pengaruh ewom terhadap niat pembelian kembali yang dimediasi oleh kepercayaan dan persepsi kegunaan pada masyarakat bandar lampung yang pernah melakukan pembelian secara online di situs web atau e-commerce. Hal yang membedakan penelitian ini dengan penelitian lain yaitu subjek penelitian yang diteliti berbeda karakteristik dan jumlah.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh e-wom yang memiliki dimensi Kuantitas, Kredibilitas, dan Kualitas terhadap minat pembelian kembali yang dimediasi oleh Kepercayaan dan Persepsi Kegunaan. Penelitian ini nantinya diharapkan dapat memberi manfaat informasi terkait bagaimana perilaku para pelanggan saat melakukan pembelian secara online dan dapat digunakan untuk menentukan strategi yang cocok pada e-commerce dari temuan yang diperoleh dari penelitian ini.

 

Metode Penelitian

Metode penelitian ini menggunakan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner dan wawancara. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik probability sampling dengan responden yang turut berpartisipasi ialah masyarakat yang pernah melakukan pembelian produk atau jasa secara online di situs web atau e-commerce dengan total sampel sebanyak 230 orang.

Sesuai kerangka konseptual penelitian ini dimana terdapat variabel dependen, variabel independen dan variabel moderator, maka teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan analisis Structural Equation Modelling (SEM).

 

Hasil dan Pembahasan

A.    Analisis Deskriptif

  Menurut (Dewi, 2014) menyatakan bahwa analisis deskriptif bertujuan untuk memberikan sebuah gambaran kecenderungan responden pada saat menjawab pertanyaan yang ada pada kuesioner penelitian. Pembahasan statistik deskriptif pada penelitian ini dilakukan dengan melihat nilai minimum, maksimum, mean, serta standar deviasi dari setiap indikator variabel dalam penelitian ini.

1.      Analisis Deskriptif E-WOM

E-WOM yang memiliki karakteristik Kuantitas, Kredibilitas, dan Kualitas memiliki 12 item pertanyaan yang diadaptasi dari penelitian (Matute, Polo-Redondo, & Utrillas, 2016) dengan menggunakan skala likert dari satu sampai lima. Berikut merupakan hasil olah data deskriptif statistik E-WOM Kuantitas:

Tabel 1

Hasil Uji Analisis Deskriptif E-WOM Kuantitas

Indikator

N

Minimum

Maximum

Mean

Std. Deviation

EKUAN1

230

2

5

3,97

0,832

EKUAN2

230

2

5

3,93

0,873

EKUAN3

230

2

5

4,07

0,766

EKRED1

230

2

5

3,98

0,78

EKRED2

230

2

5

3,98

0,811

EKRED3

230

3

5

4,15

0,757

EKUAL1

230

2

5

4,29

0,712

EKUAL2

230

2

5

4,23

0,725

EKUAL3

230

2

5

3,84

0,835

EKUAL4

230

2

5

3,89

0,76

EKUAL5

230

2

5

4,15

0,737

EKUAL6

230

2

5

3,89

0,808

Sumber: Hasil Output SPSS, 2020

 

Tabel 1 menggambarkan bahwa nilai mean dari setiap indikator variabel E-WOM berada pada interval kelas tinggi karena masuk pada rentang nilai 3,845. Hal ini dapat menyatakan bahwa para responden setuju dengan indikator-indikator pertanyaan dari variabel E-WOM. Dari 12 indikator tersebut, mean terbesar ada pada indikator EKUAL1 dengan nilai 4,29 yang menyatakan bahwa ulasan di situs web atau e-commerce yang dikunjungi cukup luas dan dalam. Selain itu indikator lainnya yang juga memiliki mean yang tidak jauh berbeda menyatakan bahwa ulasan di situs web atau e-commerce yang dikunjungi cukup memenuhi kebutuhan responden. Ulasan yang dibaca oleh para responden memiliki manfaat dalam pengumpulan infromasi yang dibutuhkan sebelum menentukan apakah akan membeli produk di situs web atau e-commerce.        .

2.      Analisis Deskriptif Kepercayaan

Variabel kepercayaan peserta memiliki dua pertanyaan yang diambil dari penelitian (Matute et al., 2016) dengan menggunakan skala likert dari satu sampai lima. Berikut merupakan hasil olah data deskriptif statistik kepuasan :

Tabel 2

Hasil Uji Analisis Deskriptif Kepercayaan

Indikator

N

 

Minimum

Maximum

Mean

Std. Deviation

K1

230

 

2

5

4,03

0,777

K2

230

 

2

5

3,86

0,815

K3

230

 

2

5

3,84

0,835

K4

230

 

2

5

4,15

0,757

Sumber: Hasil Output SPSS, 2020

 

Tabel 2 menggambarkan bahwa nilai mean dari setiap indikator variabel Kepercayaan berada pada interval kelas tinggi karena masuk pada rentang nilai 3.865. Hal ini dapat menyatakan bahwa para responden setuju dengan indikator-indikator pertanyaan dari variabel kepercayaan. Dari keempat indikator tersebut mean terbesar yaitu pada indikator K4 dengan nilai 4.15 yang menyatakan bahwa secara keseluruhan responden berpikir bahwa responden berpikir bahwa e-commerce tidak akan melakukan hal yang merugikan konsumen dengan sengaja. Dapat ditarik kesimpulan bahwa responden percaya terhadap proses bisnis yang dilakukan oleh situs web atau e-commerce.

Indikator kedua yaitu K1 juga memiliki mean dengan rentang nilai 4,03 yang menyatakan bahwa informasi yang diberikan e-commerce tersebut benar dan dapat dipercaya. Hal ini dikarenakan semua ulasan yang dibaca oleh responden mempengaruhi tingkat kepercayaan mereka terhadap situs web atau e-commerce yang sedang dikunjungi.

3.      Analisis Deskriptif Persepsi Kegunaan

Variabel loyalitas peserta memiliki tiga pertanyaan yang diambil dari penelitian (Matute et al., 2016) dengan menggunakan skala likert dari satu sampai lima. Berikut merupakan hasil olah data deskriptif persepsi kegunaan:

Tabel 3

Hasil Uji Analisis Deskriptif Loyalitas Peserta

Indikator

N

Minimum

Maximum

Mean

Std. Deviation

PK1

230

2

5

4,01

0,743

PK2

230

1

5

3,86

0,815

PK3

230

2

5

4,06

0,763

PK4

230

1

5

3,75

0,666

Sumber: Hasil Output SPSS, 2020

 

Tabel 3 menggambarkan bahwa nilai mean dari setiap indikator variabel persepsi kegunaan berada pada interval kelas tinggi karena masuk pada rentang nilai 3,755. Hal ini dapat menyatakan bahwa para responden setuju dengan indikator-indikator pertanyaan dari variabel persepsi kegunaan. Dari keempat mean tersebut, indikator terbesar yaitu pada indikator PK3 yang menyatakan bahwa situs web yang dikunjungi memungkinkan responden untuk mencari serta membeli produk dan jasa dengan lebih cepat. Indikator dengan mean yang hampir serupa yaitu PK1 yang menyatakan bahwa situs web yang dikunjungi bermanfaat untuk mencari informasi yang responden butuhkan dalam melakukan pembelian.

4.      Analisis Deskriptif Niat Pembelian kembali

Variabel niat pembelian kembali peserta memiliki 3 pertanyaan yang diambil dari penelitian (Matute et al., 2016) dengan menggunakan skala likert dari satu sampai lima. Berikut merupakan hasil olah data deskriptif statistik niat pembelian kembali:

Tabel 4

Hasil Uji Analisis Deskriptif Word Of Mouth

Indikator

N

Minimum

Maximum

Mean

Std. Deviation

NPK1

230

1

5

3,84

0,809

NPK2

230

1

5

3,86

0,772

NPK3

230

1

5

4,18

0,770

Sumber: Hasil Output SPSS, 2020

 

Tabel 4 menggambarkan bahwa nilai mean dari setiap indikator variabel niat pembelian kembali berada pada interval kelas tinggi karena masuk pada rentang nilai 3,845. Hal ini dapat menyatakan bahwa para responden setuju dengan indikator-indikator pertanyaan dari variabel niat pembelian kembali. Dari ketiga indikator tersebut mean terbesar yaitu pada indikator NPK3 dengan nilai 4,18 yang menyatakan bahwa sangat mungkin responden akan terus membeli produk dari situs web yang dikunjungi di masa mendatang.

Niat pembelian kembali ini tercipta karena responden merasakan kepercayaan dan adanya kegunaan dari ulasan yang dibaca dan menjadikan hal tersebut sebagai pertimbangan untuk melakukan pembelian Kembali pada situs web atau e-commerce.

H4: 1,474           H5: 4,34        H6: 3,292

H7: 2,586          H8: 0,83          H9: 6,253

H1: 2,31       H2: 1,11      H3: 2,94

KARAKTERISTIK EWOM

Kepercayaan

Persepsi

Kegunaan

Niat Pembelian Kembali

Kredibilitas     

Kuantitas

Kualitas

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Gambar 1

Model Struktural (t-value)

 

  H1: E-Wom Kuantitas Berpengaruh Terhadap Niat Pembelian Kembali

Hasil uji statistik dengan menggunakan metode structural equation model yang ada pada Gambar 1 di atas menunjukkan bahwa t-value yang telah diperoleh sebesar 2,31 yang mana nilai tersebut >1,96. Hal ini dapat diambil kesimpulan bahwa hipotesis pertama didukung oleh data yang mana E-Wom kuantitas berpengaruh terhadap niat pembelian kembali. Hasil analisis tersebut, menyatakan bahwa E-Wom kuantitas berpengaruh terhadap niat pembelian kembali. Dengan kata lain semakin tinggi pengaruh E-Wom kuantitas maka niat pembelian kembali yang dirasakan oleh konsumen akan semakin meningkat.

 

H2: E-Wom Kredibilitas Berpengaruh Terhadap Niat Pembelian Kembali.

Hasil uji statistik dengan menggunakan metode structural equation model yang ada pada Gambar 1 di atas menunjukkan bahwa t-value yang telah diperoleh sebesar 1,11 yang mana nilai tersebut <1,96. Hal tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis kedua tidak didukung oleh data yang mana E-Wom kredibilitas tidak berpengaruh terhadap niat pembelian kembali.Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh (Matute et al., 2016) dimana bahwa E-Wom kredibilitas tidak berpengaruh terhadap niat pembelian kembali. Responden menganggap ulasan lebih berguna jika mereka memberikan informasi yang dapat diandalkan untuk membuat keputusan pembelian, namun seringkali ulasan yang tidak sesuai dengan kebutuhan responden menghilangkan keinginan untuk melakukan pembelian.

 

H3:   E-Wom Kualitas Berpengaruh Terhadap Niat Pembelian Kembali

Hasil uji statistik dengan menggunakan metode structural equation model di atas menunjukkan bahwa t-value yang telah diperoleh sebesar 2,94 yang mana nilai tersebut >1,96. Hal tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis ketiga  didukung oleh data yang mana E-Wom kredibilitas tidak berpengaruh terhadap niat pembelian kembali. Hasil ini sama dengan penelitian yang dilakukan oleh (Matute et al., 2016) dimana E-Wom kualitas berpengaruh terhadap niat pembelian kembali. Hal ini dikarenakan responden merasa bahwa ulasan yang dibaca pada situs web memberikan informasi yang luas dan akurat sehingga dapat mencukupi kebutuhan responden dalam melakukan keputusan pembelian.

 

H4    : E-Wom Kuantitas Yang Dimediasi Oleh Kepercayaan Berpengaruh Terhadap Niat Pembelian Kembali

Hasil uji statistik dengan menggunakan metode structural equation model di atas menunjukkan bahwa t-value yang telah diperoleh sebesar 1,474 yang mana nilai tersebut < 1,96. Hal tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis keempat tidak didukung oleh data yang mana E-Wom kuantitas yang dimediasi oleh kepercayaan tidak berpengaruh terhadap niat pembelian kembali. Hasil ini sama dengan penelitian yang dilakukan oleh (Matute et al., 2016) dimana E-Wom kuantitas yang dimediasi oleh kepercayaan tidak berpengaruh terhadap niat pembelian kembali. Sebuah situs web yang berisi banyak ulasan dapat membantu konsumen untuk merasionalkan keputusan pembelian mereka dan mengurangi risiko yang dirasakan karena pengguna lain sebelumnya telah membeli produk atau layanan yang sama (Chatterjee, 2001; Park & Lee, 2009). Dengan demikian, kuantitas EWOM dapat berkontribusi untuk mengembangkan reputasi vendor (Moldovan, Goldenberg, & Chattopadhyay, 2011).

 

H5    : E-Wom Kredibilitas Yang Dimediasi Oleh Kepercayaan Berpengaruh Terhadap Niat Pembelian Kembali

Hasil uji statistik dengan menggunakan metode structural equation model di atas menunjukkan bahwa t-value yang telah diperoleh sebesar 4,34 yang mana nilai tersebut >1,96. Hal tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis kelima  didukung oleh data yang E-Wom kredibilitas yang dimediasi oleh kepercayaan berpengaruh terhadap niat pembelian kembali.

Hal ini selaras dengan penelitian yang dilakukan oleh (Matute et al., 2016) bahwa ketidakpercayaan responden terhadap informasi yang tersedia di situs web atau e-commerce membuat responden sulit untuk menentukan keputusan pembelian. Pentingnya kepercayaan online dalam e-commerce karena dapat secara positif meningkatkan transaksi komersial elektronik, meminimalkan tingkat risiko yang dirasakan dan meningkatkan Pembelian Kembali (Kim & Lennon, 2008).

 

H6   : E-Wom Kualitas Yang Dimediasi Oleh Kepercayaan Berpengaruh Terhadap

          Niat Pembelian Kembali.

Hasil uji statistik dengan menggunakan metode structural equation model di atas menunjukkan bahwa t-value yang telah diperoleh sebesar 3,292 yang mana nilai tersebut >1,96.  Hal ini dapat diambil kesimpulan bahwa hipotesis keenam didukung oleh data yang mana E-Wom kualitas yang dimediasi oleh kepercayaan berpengaruh terhadap niat pembelian kembali.

Hasil tersebut sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh (Matute et al., 2016). kepercayaan pada situs web dimotivasi oleh adanya informasi terbaru, lengkap, relevan, dan akurat yang disediakan oleh platform penjual (Shin, Chung, Oh, & Lee, 2013). Dengan demikian, kemampuan dan kemauan penjual untuk memenuhi kewajiban dan menawarkan produk dengan informasi yang berkualitas akan membantu pelanggan mengunjungi kembali toko online untuk melakukan pembelian di masa mendatang.

 

H7 : E-Wom Kuantitas Yang Dimediasi Oleh Persepsi Kegunaan Berpengaruh

        Terhadap Niat Pembelian Kembali

Hasil uji statistik dengan menggunakan metode structural equation model di atas menunjukkan bahwa t-value yang telah diperoleh sebesar 2,586 yang mana nilai tersebut >1,96.  Hal ini dapat diambil kesimpulan bahwa hipotesis ketujuh didukung oleh data yang mana E-Wom kuantitas yang dimediasi oleh persepsi kegunaan berpengaruh terhadap niat pembelian kembali. Hasil tersebut sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh (Matute et al., 2016). Pelanggan menganggap sejumlah besar ulasan yang diposting di situs web vendor sebagai elemen perwakilan dari persepsi kegunaan situs web (Park & Lee, 2009). EWOM Kuantitas menawarkan lebih banyak variasi informasi kepada pelanggan, yang akan meningkatkan Persepsi kegunaan platform online dan memfasilitasi keputusan pembelian. Oleh karena itu, semakin besar jumlah rekomendasi, semakin besar jumlah pesan yang diproses oleh pengguna, yang akan merasakan kegunaan yang lebih tinggi saat mengunjungi situs web (Luo, Luo, Schatzberg, & Sia, 2013).

 

H8 : E-Wom Kredibilitas Yang Dimediasi Oleh Persepsi Kegunaan Berpengaruh

        Terhadap Niat Pembelian Kembali

Hasil uji statistik dengan menggunakan metode structural equation model di atas menunjukkan bahwa t-value yang telah diperoleh sebesar 0,83 yang mana nilai tersebut <1,96.  Hal ini dapat diambil kesimpulan bahwa hipotesis ketujuh tidak didukung oleh data yang mana E-Wom kredibilitass yang dimediasi oleh persepsi kegunaan berpengaruh terhadap niat pembelian kembali. Jenis informasi pribadi yang dituliskan sebagai ulasan pada situs web meningkatkan Persepsi kegunaan, karena konsumen menganggapnya tidak memihak dan independen (Yeap et al., 2014). Faktanya, konsumen akan menganggap ulasan pengguna lain lebih otentik, nyata dan berguna daripada informasi yang diberikan oleh penjual (Hennig-Thurau, Gwinner, Walsh, & Gremler, 2004). Akibatnya, jika pelanggan merasa bahwa ulasan online yang diposting di platform vendor dapat dipercaya, mereka akan menganggapnya berguna dan relevan dalam proses keputusan pembelian mereka (Sussman & Siegal, 2003).

 

H9 : E-Wom Kualitas Yang Dimediasi Oleh Persepsi Kegunaan Berpengaruh 

        Terhadap Niat Pembelian Kembali

Hasil uji statistik dengan menggunakan metode structural equation model di atas menunjukkan bahwa t-value yang telah diperoleh sebesar 6,253 yang mana nilai tersebut >1,96.  Hal ini dapat diambil kesimpulan bahwa hipotesis ketujuh didukung oleh data yang mana E-Wom kualitas yang dimediasi oleh persepsi kegunaan berpengaruh terhadap niat pembelian kembali. Hasil tersebut sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh (Matute et al., 2016), konsumen yang sebelumnya melakukan pembelian dapat memposting ulasan mereka sendiri di situs web, berkontribusi untuk menawarkan informasi praktis kepada konsumen lain, meningkatkan Persepsi kegunaan situs web tersebut .EWOM kualitas berperan penting dalam lingkungan pembelian secara online . konten ulasan harus cukup luas dan komprehensif dan memberikan informasi yang berguna dan berkualitas untuk membuat keputusan pembelian. Jika pembeli menganggap platform online penjual menyediakan kualitas informasi, mereka akan melihat bahwa penjual sedang berusaha untuk menyediakan informasi yang akurat, relevan, terkini dan mendalam.

 

Kesimpulan

Penelitian ini berkontribusi di bidang pemasaran, dimana bagi situs web adanya ulasan yang baik mampu membuat calon konsumen tertarik, sehingga studi ini ingin melihat apa saja yang membuat konsumen melakukan pembelian kembali secara online. Dalam penelitian ini diketahui bahwa E-WOM merupakan hal yang penting dalam memunculkan niat pembelian Kembali pada situs web atau e-commerce. Dalam penelitian ini, responden yang turut berpartisipasi ialah masyarakat yang pernah melakukan pembelian produk atau jasa secara online di situs web atau e-commerce.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BIBLIOGRAFI

Dewi, Siyami Intan Kumala. (2014). Analisis kesalahan siswa kelas viii dalam menyelesaikan soal pada materi faktorisasi bentuk aljabar smp negeri 1 kamal semester gasal tahun ajaran 2013/2014. MATHEdunesa, 3(2).

 

Hennig-Thurau, Thorsten, Gwinner, Kevin P., Walsh, Gianfranco, & Gremler, Dwayne D. (2004). Electronic word-of-mouth via consumer-opinion platforms: what motivates consumers to articulate themselves on the internet? Journal of Interactive Marketing, 18(1), 38–52.

 

Kim, Minjeong, & Lennon, Sharron. (2008). The effects of visual and verbal information on attitudes and purchase intentions in internet shopping. Psychology & Marketing, 25(2), 146–178.

 

Limbu, Y.B., Wolf, M. and Lunsford, D. (2012), “Perceived ethics of online retailers and consumer behavioral intentions: the mediating roles of trust and attitude”, Journal of Researchin Interactive Marketing, Vol. 6 No. 2, pp. 133-154.

 

Lin, H.F. (2011), “An empirical investigation of mobile banking adoption: the effect of innovation attributes and knowledge-based trust”, International Journal of Information Management, Vol. 31 No. 3, pp. 252-260.

 

Luo, Ch., Luo, X., Schatzberg, L. and Sia, Ch. (2013), “Impact of informational factors on online recommendation credibility: the moderating role of source credibility”, Decision Support Systems, Vol. 56 No. 1, pp. 92-102.

 

Mathwick, C., Mosteller, J. (2016), Online reviewer engagement. J. Serv. Res.

 

Matute, J., Redondo, P. Y. and Utrillas, A. (2016), “The influence of EWOM characteristics on online repurchase intention: Mediating roles of trust and perceived usefulness”. Online Information Review, Vol. 40 Issue: 7, pp.1090-1110.

 

Moldovan, S., Goldenberg, J. and Chattopadhyay, A. (2011), “The different roles of product originality and usefulness in generating word-of-mouth”, International Journal of Research in Marketing, Vol. 28 No. 2, pp. 109-119.

 

Morgan, R.M. and Hunt, S.D. (1994), “The commitment-trust theory of relationship marketing”, Journal of Marketing, Vol. 58 No. 3, pp. 20-38.

 

Park, Cheol, & Lee, Thae Min. (2009). Information direction, website reputation and eWOM effect: A moderating role of product type. Journal of Business Research, 62(1), 61–67.

 

Shin, Jae Ik, Chung, Ki Han, Oh, Jae Sin, & Lee, Chang Won. (2013). The effect of site quality on repurchase intention in Internet shopping through mediating variables: The case of university students in South Korea. International Journal of Information Management, 33(3), 453–463.

 

Sussman, S.W. and Siegal, W.S. (2003), “Informational influence in organizations: anintegrated approach to knowledge adoption”, Informational Systems Research, Vol.14 No. 1, pp. 47-65.

 

Taylor, S. and Todd, P.A. (1995), “Understanding information technology usage: a test of competing models”, Information Systems Research, Vol. 6 No. 2, pp. 144-176.

 

Wang, Y.D. and Emurian, H.H. (2005), “An overview of online trust: concepts, elements, and implications”, Computers in Human Behavior, Vol. 21 No. 1, pp. 105-125.

 

Wen, I. (2009), “Factors affecting the online travel buying decision: a review”, International Journal of Contemporary Hospitality Management, Vol. 21 No. 6, pp. 752-765.

 

Yeap, Bu B., Alfonso, Helman, Chubb, S. A. Paul, Handelsman, David J., Hankey, Graeme J., Almeida, Osvaldo P., Golledge, Jonathan, Norman, Paul E., & Flicker, Leon. (2014). In older men an optimal plasma testosterone is associated with reduced all-cause mortality and higher dihydrotestosterone with reduced ischemic heart disease mortality, while estradiol levels do not predict mortality. The Journal of Clinical Endocrinology & Metabolism, 99(1), E9–E18.