Kondisi Mangrove di Pesisir Kabupaten Cirebon

  • Sri Wahyuningsih
  • Feti Fatimatuzzahroh

Abstract

Kerusakan dan degradasi hutan mangrove karena tekanan pembangunan dan
menurunnya daya dukung lingkungan menjadi salah satu penyebab utama kerentanan
wilayah pesisir. Pesisir Kabupaten Cirebon merupakan salah satu pesisir dengan
keadaan mangrove mengkhawatirkan. Pasalnya Kabupaten Cirebon hanya mempunyai
mangrove dengan luas 1.780 ha dengan kondisi rusak 480 ha, kondisi sedang 200 ha
dan rehabilitasi hanya 100 ha. Hal tersebut menunjukkan mirisnya kondisi mangrove
yang akan berpengaruh pada menurunnya kualitas lingkungan pesisir. Sebagaimana
diketahui bahwa mangrove mempunyai banyak sekali fungsi sosial, ekologi dan
ekonomi. Selain sebagai habitat bagi berbagai spesies ikan, kerang, dan udang,
mangrove juga berperan dalam menentukan kualitas air, menurunkan tingkat intrusi
air laut dan meredam gelombang laut sehingga mampu melindungi pesisir dari abrasi.
Paper ini mereview kondisi mangrove di pesisir Kabupaten Cirebon berdasarkan
beberapa jurnal. Minimnya penelitian mengenai mangrove di pesisir Kabupaten
Cirebon merupakan salah satu faktor yang menghambat dalam membuat strategi
pengelolaan mangrove dan pengembangannya.
Kata kunci: Ekosistem Mangrove, Pengelolaan, Pesisir, Kabupaten Cirebon

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Jul 22, 2019
How to Cite
WAHYUNINGSIH, Sri; FATIMATUZZAHROH, Feti. Kondisi Mangrove di Pesisir Kabupaten Cirebon. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, [S.l.], v. 4, n. 7, p. 116-130, july 2019. ISSN 2548-1398. Available at: <http://jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/652>. Date accessed: 24 aug. 2019.