Derivasi dalam Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia: Hubungan Bentuk dan Maknanya

  • Ruslan Ruslan Fakultas Sastra, Universitas Muslim Indonesia, Indonesia
  • Najamuddin Abd Safa Fakultas Agama Islam, Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Muhammad Fihris Khalik Fakultas Agama Islam, Universitas Islam Makassar, Indonesia
  • Muhammad Alqadri Burga Fakultas Agama Islam, Universitas Islam Makassar, Indonesia
Keywords: derivasi, bahasa Arab, bahasa Indonesia

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan bentuk dan makna derivasi dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia. Penelitian ini adalah penelitian pustaka. Sumber utama yang digunakan adalah kata dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia dari beberapa buku morfologi dan sharaf, kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tataran morfologi, terdapat persamaan pada titik penempatan prefiks, infiks, dan sufiksnya. Sedangkan pada ranah penggunaan konfiks atau klofiks keduanya mempunyai aturan masing-masing. Letak perbedaan keduanya bisa dilihat pada penempatan morfem afiks pada stemnya. Sedangkan pada tataran semantik, kehadiran afiksasi dalam bahasa Arab dan bahasa Indonesia yang berpengaruh pada perubahan dan peningkatan makna yang disebabkan empat hal; (1) adanya afiks yang melekat pada kata dasar; (2) pengaruh gramatikal; (3) proses analogi; dan (4) pengaruh kontekstual. Keempat faktor tersebut menjadi dasar pendistribusian makna baru, sekaligus menjadi indikator utama yang menghubungkan antara bahasa Arab dan bahasa Indonesia secara derivatif.

Downloads

Download data is not yet available.

References

‘Akkawi, Rihab Khudhar. 1993. Mausu’ah ’Abaqirah Al-Islam Fi Al-Nahwi, Wa Al-Lughah Wa-Al-Fiqh, Al-Mujallad Al-Tsalits. Baerut, Libanon: Dār al-Fikr al-’Arabi.
Al-foadi, Raheem Ali. 2018. “Derivation as the Main Way of Adapting New Terms to Arabic.” Modern Journal of Language Teaching Methods (MJLTM) 8 (3): 175–180.
Al-Galayain, Mushtahafa. 1999. Jami’ Al-Durus Al-Arabiyah. Semarang: Toha Putra.
Albantani, Azkia Muharom, Afwa Uzna Fauziah, and Iis Sumiantia. 2020. “Perkembangan Kosakata Bahasa Arab Melalui Isytiqāq.” Alsuniyat: Jurnal Penelitian Bahasa, Sastra, dan Budaya Arab 3 (2): 125–38.
Amin, Abdullah. 1960. Al-Isytiqāq. Cairo, Egypt: Lajnah al-Ta’lif wa al-Tarjamah.
Azra, Azyumardi. 1998. Jaringan Ulama Timur Tengah Dan Kepulauan Nusantara Abad XVII Dan XVIII. Bandung, Indonesia: Mizan.
Bibi, Nasihat, and Hafiz Muhammad Ibrarullah. 2016. “Methodology of Derivation in Arabic Language.” Al Basirah 5 (1): 205–19.
Conan, David. 1958. An Introduction to Modern Literary Arabic. London, UK: Cambridge University Press.
Dāyah, Faiz. 1996. ’Ilm al-Dilalah al-’Arabi: Al-Nazhariyah wa al-Thathbiq. Damaskus: Dār al-Fikr.
Hanif, Akhyar. 2016. “Sistem Derivasi (الإشتقاق) dalam Bahasa Arab dan Urgensinya dalam Pengajaran Bahasa.” Ta’dib 15 (1): 33–39. http://dx.doi.org/10.31958/jt.v15i1.215.
Holes, Clive. 1995. Modern Arabic Structure, Function, and Varieties. London & New York: Longman.
Ibrahim, Rajab Abdul Jawad. 2001. Dirasat fi ‘Ilm fl-Dilalah wa al-Ma’Ajim. Cairo, Egypt: Maktabah al-Adab.
Imam al-Suyuthi. 1989. Al-Muhādzat fi Ma Waqa’a fi al-Qur’an min al-Mu’arrab. Baerut, Libanon: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyah.
Keraf, Gorys. 1990. Linguistik Bandingan Tipologis. Jakarta, Indonesia: Gramedia.
Mahsun. 2007. Metode Penelitian Bahasa: Tahapan, Metode dan Strategi. Jakarta, Indonesia: RajaGrafindo Persada.
Muhbib, Abdul Wahab. 2014. “Peran Bahasa Arab dalam Pengembangan Ilmu dan Peradaban Islam.” Disertasi, Syarif Hidayatullah State Islamic University of Jakarta.
Muin, Abdul. 2004. Analisis Kontrastif Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia: Telaah terhadap Fonetik dan Morfologi. Jakarta, Indonesia: Pustaka al-Husna Baru.
Muzaffar, Asyraf. 2018. “Derivasi Indikator Hasil Belajar Bahasa Arab.” LISANUNA: Jurnal Ilmu Bahasa Arab dan Pembelajarannya 7 (2): 213–25.
Ngateman, Muhammad. 1990. Kamus Etimologi Bahasa Indonesia. Effhar & Dahara Prize: Semarang, Indonesia.
Nur, Tajudin. 2010. “Fungsi Afiks Infleksi Penada Pesona, Jumlah, dan Jender pada Verba Bahasa Arab: Tinjauan dari Perspektif Morfologi Infleksi dan Derivasi.” Humaniora 22 (1): 75–85.
Nur, Tajudin. 2019. “Infleksi dan Derivasi dalam Bahasa Arab: Analisis Morfologi.” Metalingua: Jurnal Penelitian Bahasa 16 (2): 273–83.
Qunaiby, Hamid Shadiq. 1992. Dirasat fi Ta’shili al-Mu’arrab wa al-Mushthalah. Dhahran, Saudi Arabia: Dār ‘Ammar.
Rahim, Abdul. 1975. Al-Dakhil fi al-Lugah al-‘Arabiyah al-Haditsah wa Lahajatiha. Cairo, Egypt: Dār al-Kutub.
Rumingsih, Endang. 1990. Fungsi dan Peranan Bahasa Indonesia dalam Pengajaran. Semarang: Walisongo.
Smrž, Otakar. 2007. “Functional Arabic Morphology: Formal System and Implementation.” Univerzita Karlova, Matematicko-Fyzikální Fakulta. https://dspace.cuni.cz/handle/20.500.11956/13736.
Sulthāni, Muhammad Ali. 2001. Syarah Abyāt Sibawaih li Abi Muhammad Yusuf ibn Abi Sa’ỉd Al-Sarrāfi. Damascus, Syria: Dār al-’Ashmā’.
Wāfi, Abdul Wāhid. 1962. Fiqh Al-Lugah. Mesir: Lajnah al-Bayān al-‘Arabi.
Published
2023-03-09