Pengembangan Konten Kurikulum Tazkiyatun Nafs (Studi Pemikiran Majid Irsan Kailani dalam kitab Manahij Tarbiyah Islamiyah wal Murabbunal Amiluna Fiha)

  • R. Marpu Muhidin Ilyas Pesantren Al Muhajirin Purwakarta
  • Izuddin Mistofa UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Ateng Rohendi UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Keywords: Tazkiyatun Nafs, Pengembangan Kurikulum, Pendidikan Islam

Abstract

Penelitian ini membahas konsep Tazkiyatun Nafs atau penyucian diri dalam pendidikan Islam berdasarkan pemikiran Majid Irsan Kailani dalam kitab Manahij Tarbiyah Islamiyah wal Murabbunal Amiluna Fiha. Melalui metode kajian kepustakaan, penelitian ini bertujuan untuk memahami makna dan tujuan Tazkiyatun Nafs serta mengidentifikasi konten yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan Islam. Hasilnya menunjukkan bahwa Tazkiyatun Nafs penting untuk membersihkan manusia dari penyakit mental seperti tirani dan ketertindasan, menyucikan budaya Islam dari nilai-nilai yang merusak, serta menumbuhkan nilai-nilai persaudaraan universal. Secara praktis, Tazkiyatun Nafs mencakup empat aspek mental spiritual dan fisik materiel manusia seperti penyucian kompetensi intelektual, penyucian dorongan kemauan, penyucian sensorik pendengaran dan penglihatan serta penyucian fisik. Artikel ini merekomendasikan lebih banyak integrasi Tazkiyatun Nafs dalam kurikulum dan kehidupan pendidikan Islam.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2024-02-08