Analisa Kelayakan Investasi Proyek Penggantian Wash Water Pump G-3-02B/D di PT Kilang Pertamina Internasional RU V – Balikpapan

  • Syukron Masruri Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
  • Otta Gaima Keloko Institut Teknologi Sepuluh November, Surabaya, Jawa Timur
  • Wisudanto Mas Soeroto Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur
Keywords: Kelayakan Proyek, Net Present Value, Payback Period, Profitability Index

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kehandalan operasional dan kapasitas produksi di Hydrocracking Complex (HCC) PT Kilang Pertamina International – RU V Balikpapan melalui penggantian pompa G-3-02B/D yang berperan vital dalam proses injeksi wash water. Pompa ini berfungsi melarutkan Ammonia (NH3) dan Hidrogen Sulfida (H2S) dari recycle gas, mencegah fouling pada internal tube Combine Feed Exchanger (CFE) dan Reactor Effluent Air Cooler (REAC), serta menjaga kemurnian H2 dan aktivitas reaksi hydrocracking. Berdasarkan data maintenance, pompa G-3-02BD memiliki Mean Time Between Failure (MTBF) yang sangat rendah sebesar 6,257 jam dibandingkan best practice 26,280 jam dan Reliability Index 9,07% dibandingkan best practice 71,65%. Metode yang digunakan untuk menilai investasi penggantian pompa adalah Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), Payback Period (PP), dan Profitability Index (PI). Hasil analisis menunjukkan bahwa proyek penggantian pompa memiliki NPV sebesar $992.590, IRR 32,81%, PP 2,90 tahun, dan PI 2,55. Kesimpulannya, proyek ini layak secara ekonomi untuk dilaksanakan. Penggantian pompa G-3-02B/D diharapkan dapat memenuhi kebutuhan wash water minimum sebesar 5% vol intake HCU, memastikan kehandalan pompa wash water, dan mendukung target Rencana Pengolahan Harian (RPH) sehingga meningkatkan efisiensi dan keandalan operasional kilang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2013). Fundamentals of Financial Management (13th ed.). Mason, OH: South-Western, Cengage Learning.
2. UU No. 36. (2008). Tentang Pajak Penghasilan. Yudiartono dkk. (2018). Outlook energi Indonesia: Energi berkelanjutan untuk transportasi darat. Jakarta: PPIPE dan BPPT.
3. UU No. 17. (2000). Undang-undang (UU) tentang Perubahan Ketiga atas Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan.
4. Rudianto. (2012). Pengantar Akuntansi Konsep & Teknik Penyusunan Laporan Keuangan. Jakarta: Erlangga.
5. Ridwan dkk (2022). Analisa Kelayakan Investasi Proyek Penggantian Secondary Crusher Pada Pt Berau Coal Site Binungan, Sebatik Vol. 26 No. 1.
6. Hiswandid kk (2023). Analisis Kelayakan Investasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap Dengan Sistem On-Grid Di Pabrik Minuman Siap Saji, Sebatik Vol. 27 No. 1.
7. Marcellina dkk (2022). Analisis Akuisisi Bank Royal Oleh BCA Melalui Perbandingan Rasio Keuangan Dan Uji Hipotesis Statistik, Sebatik Vol. 26 No. 1.
8. Sobana, D. H. 2018. Studi Kelayakan Bisnis. Bandung: Pustaka Setia.
9. Rosyida (2024). Pengertian Depresiasi: Faktor, Manfaat, dan Metode Menghitungnya. Diakses 17 April 2024, dari
https://www.gramedia.com/literasi/pengertian-depresiasi/
10. Flowserve. (2014). Manual book G-3-02ABCD pump : Flowserve Corporation.
11. Kilang Pertamina Internasional. PT (2019). Profile PT Kilang Pertamina Internasional. Diakses pada 18 April 2024, dari https://kpi.pertamina.com/content/tentang-kami-profile-pt-kpi
12. Handayani, L. (2020). Analisis Penilaian Kelayakan Keputusan Investasi. Jakarta: Universitas Mercu Buana.
13. Hardiwinoto, (2020). Teori dan Praktik Keputusan Investasi Sekor Riil dan Finansial oleh Pemerintah dan Swasta. Semarang: Unimus Press.
14. Ahmad, Kamaruddin. (2004). Dasar–Dasar Manajemen Investasi dan Portofolio. Jakarta: Rineka Cipta.
15. Akbar, K. M. (2022). Studi Analisis Kelayakan Investasi Proyek Perumahan Dari Aspek Teknis Dan Finansial (Feasibility Analysis Study Of Housing Project Investment From Technical And Financial Aspects). Yogyakarta: UII.
Published
2024-07-23