Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tingkat Stres pada Lansia Di RW 23 Kelurahan Melong

  • Khrisna Wisnusakti Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan Unjani, Indonesia

Abstract

Lanjut usia (lansia) di seluruh dunia diperkirakan mencapai 500 juta dengan usia rata-rata 60 tahun. Indonesia sebagai negara berkembang menempati urutan ke-4 dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia. Tujuan penelitian ini dilakukan yaitu untuk mengetahui pengaruh terapi relaksasi otot progresif terhadap tingkat stres pada lansia Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuisioner untuk mengetahui tingkat stres pada lansia dengan menggunakan Perceived Stress Scale (PSS 10). Skor PSS diperoleh dengan reversing responses (sebagai contoh 0=4,1=3, 2=2, 3=1, 4=0) terhadap empat soal yang bersifat positif (pertanyaan 4,5,7,8). Pada penelitian ini dilakukan uji normalitas data dengan menggunakan Shapiro Wilk dan diperoleh hasil bahwa Pvalue pre test dan post test (0,318 dan 0,824) >alpha 0,05. Hal ini menunjukan bahwa distribusi data normal sehingga analisis bivariat menggunakan t test dependen.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Nov 23, 2021
How to Cite
WISNUSAKTI, Khrisna. Pengaruh Terapi Relaksasi Otot Progresif Terhadap Tingkat Stres pada Lansia Di RW 23 Kelurahan Melong. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, [S.l.], v. 6, n. 1, p. 123-139, nov. 2021. ISSN 2548-1398. Available at: <https://jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/4679>. Date accessed: 04 dec. 2021. doi: http://dx.doi.org/10.36418/syntax-literate.v6i1.4679.