Penerapan Metode Lean terhadap Peningkatan Kinerja Pelayanan IGD di RSUD Cilincing Tahun 2017

  • Tatyana Amanda Pinta Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia
  • Dumilah Ayuningtyas Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia
  • Rhinza Seputra Meirianki Simanjuntak Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Indonesia
Keywords: Metode Lean, Value Added, Non Value Added, Kinerja, Respon Time, Kepuasan Pelanggan

Abstract

Kinerja pelayanan di IGD Rumah Sakit Umum Daerah Cilincing masih dibawah Standar Pelayanan Minimal Kemenkes No 129 Tahun 2008 yaitu respon time dan kepuasan pelanggan. Salah satu cara untuk meningkatkan kinerja dengan menerapkan metode Lean. Penelitian ini menggunakan operasional research dengan pendekatan kualitatif bertujuan untuk melihat kinerja pelayanan IGD Rumah Sakit Umum Daerah Cilincing sebelum dan sesudah penerapan metode Lean. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar waktu pelayanan merupakan non value added (waste) sebesar 65.39% sedangkan kegiatan value added sebesar 34,61%. Setelah penerapan metode Lean di IGD menghasilkan perbaikan kinerja pelayanan IGD dengan menurunkan kegiatan non value added menjadi 38,6% dan meningkatkan kegiatan value addedmenjadi 61,4 %. Perbaikan respon time dari 30,37 menjadi 10,4  menit dan kepuasan pelanggan dari 60,28% menjadi 77,78%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Agustiningsih, ARS, 2011. Desain Perbaikan Proses Pelayanan Unit Rawat Jalan dengan Konsep Lean Hospital di Rumah Sakit Karya Bhakti tahun 2011. Tesis Depok : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.
2. Alamsyah, 2015. Percepatan Penulangan Pasien Rawat Inap dengan Konsep Lean di Rumah Sakit Masmitra. Tesis, Depok : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.
3. Aryoko, Andi, 2015. Analisis Proses Rawat Jalan di RS RK Charitas Palembang dengan Prinsip Lean Thinking, Tesis, Depok : Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.
4. Billi, J,E, 2005. Application of Lean Thinking to Health Care University of Michigan.
5. Bernadin, H.John and Joyce EA Russel (1999) Human Recources Management, International Edition, Singapure, Mc Grawhillinc.
6. Fitri, Selvi Relita, 2015 : Analisis Alur Pelayanan Resep Rawat Jalan di Farmasi Satu RS Pelabuhan Jakarta dengan Konsep Lean Thinking, tahun 2015. Tesis, Depok : Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesa.
7. Gazpersz, Vincent dan Fontana, Avanti, 2011. Lean Six Sigma for Manufacturing and Service Industri Waste Elimination and Continues Cost Reduction, Bogor : Vichristo Publication.
8. Graban, M, 2009. Lean Hospital Improving Quality, Patient Safety and Employee Satisfication, New York. Taylor and Francis Group.
9. Ilyas, Y. (2012) Kinerja Teori Penilaian dan Penelitian FKMUI Depok Jakarta.
10. Jimmerson, Cindy, 2010. Value Stream Mapping for Healthcare Made Easy, New York: Taylor and Francis Group.
11. Kaplan, Roberts, Norton, David P.(2004) The Strategy Focused Organization Haruad Business School Press, Boston.
12. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 856/Menkes/SK/IX/2009, Standar Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit. Jakarta:Menteri Kesehatan Republik Indonesia.
13. Kepmenkes No 129/Menkes/ SK/ II/Tahun 2008 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit
14. Liker Jeffry K, Meier David, 2006, The Toyota way field book. The Mc Graw_Hill Companies, alihbahasa oleh Gania G, 2007, The Toyota Way Field book, edisi Indonesia, Jakarta Erlangga.
15. Marshall, Joe, 2017. What is 5S. Retrieved March 24, 2017, From www.kaizanworld.com.
16. Martin, Karen and Osterling, Mike, 2013 Value Stream Mapping. New York : The Mc Graw Hill Education.
17. Permata, Tiara Bunga Mayang, 2013. Analisis Alur Proses Pengadaan Obat Kemoterapi di Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre dengan Aplikasi Prinsip Lean thinking. Thesis, Depok : Fakultas Ilmu Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.
18. Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta No 20 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit Umum Daerah DKI Jakarta.
19. Profil RS Umum Daerah Cilincing 2016.
20. Rivai, Veith zal dan Basri M.F.A.(2005) Pertomance Apprasial, Sistem Penilaian Kinerja karyawan dan Meningkatkan Daya Saing Perusahaan, Penerbit Raja Gratindo
21. Rosers, S (1990). Pertormance Management in Local Govemraent, Jessica Kinsley Publisher, London.
22. Sari, Relia, 2015. Analisis Konsep Lean Thinking Pelayanan Laboratorium Rumah Sakit Mas Mitra Bekasi, Tesis, Depok : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.
23. Saryono, 2013 : Metodolosi Penelitinan Kuantitatif dan Kualitatif dalam Bidang Kesehatan Nuha Medika, Jakarta.
24. Sutisna Bambang, 1986. Pengantar Metode Epidemilogi. Jakarta : PT Dian Rakyat.
25. Suyadi P, (2000). Kebijakan Kinerja Karyawan ; Kiat Membangun Organisasi Kompetitif Menjelang Perdagangan Bebas Dunia, BPFE Yogyakarta.
26. Swartz J, Davis D,, D., Graban, M. (2015). Lean Hospital(ist)s. Hosp Med Clin,4, 581-593. http://dx.doi.org/10.1016/j.ehmc.2015.06.008.
27. Wasetya, dwiyani, 2012. Alur Proses Pelayanan Unit Rawat Jalan Dengan Mengaplikasikan Lean Hospital di RS Marinir Cilandak tahun 2012.
28. Wibowo, A. (2014). Metodologi Penelitian Praktis Bidang Kesehatan. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.
29. West wood, N, James_Moore_M, Cooke, M, 2007 Going Lean in the NHS London : NHS Institute.
30. http://www.Lean-indonesia.com/2016/11/workshop-Lean-hospital.html
Published
2022-02-10