Analisa Kenyamanan Hunian Rumah Susun Tipe 36
Abstract
Perkembangan kota yang pesat mendorong pembangunan rumah susun sebagai solusi hunian alternatif, namun regulasi mengenai luas unit seringkali menghasilkan ruang terbatas, yang berdampak pada kenyamanan fisik penghuni. Keterbatasan ini meningkatkan risiko kecelakaan, menyulitkan penataan dan kebersihan ruang, serta menciptakan kondisi yang kurang higienis. Selain itu, ruang pribadi yang sempit mengurangi privasi, yang dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental penghuni, serta menurunkan kualitas hidup mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kenyamanan hunian rumah susun tipe 36, dengan fokus pada Rumah Susun ASN Pasar Jumat. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan analisis literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain yang optimal untuk unit rumah susun dapat dicapai dengan penataan ruang yang efisien dan fleksibel, pemilihan perabot multifungsi, serta penggunaan warna dan pencahayaan yang tepat. Selain itu, teknologi rumah pintar dapat meningkatkan kenyamanan penghuni dengan memberikan kontrol yang lebih baik atas lingkungan hidup mereka. Penelitian ini menyoroti pentingnya desain rumah susun yang mempertimbangkan keterbatasan ruang dan kebutuhan penghuni untuk menciptakan lingkungan hidup yang lebih baik dan fungsional bagi pegawai ASN yang dipindah tugaskan di Jakarta.
Downloads
References
J. F. Pile, A history of interior design. books.google.com, 2005. [Online]. Available: https://books.google.com/books?hl=en%5C&lr=%5C&id=YVQJvcI1XeoC%5C&oi=fnd%5C&pg=PA10%5C&dq=interior+design%5C&ots=uxzCtKS8N3%5C&sig=Qeydb6YOSeESeUZvWrt6olu3XGA
D. K. Ballast, Interior Design reference manual: A guide to the NCIDQ Exam. Professional Publications, 2007.
E. Neufert, “Data Arsitek jilid 2, Ernst Neufert, Sunarto Tjahjadi, Edisi. 33,” J. Mater. Process. Technol., 2018.
Y. N. Kristina, “Pada Unit Hunian Rumah Susun Kutobedah Malang,” pp. 33–40, 2009.
J. J. Afgani, “Kajian Penghawaan Alami Pada Bukaan Rumah Tinggal Dipermukiman Padat Penduduk,” Nalars, vol. 22, no. 1, p. 73, 2023, doi: 10.24853/nalars.22.1.73-80.
F. Rizal, “Optimalisasi Penghawaan Alami melalui Tata Ruang di Rumah Susun Bertingkat Rendah,” J. IPTEK, vol. 2, no. 1, pp. 150–160, 2018, doi: 10.31543/jii.v2i1.141.
Tri Harso Karyono, “Penelitian Kenyamanan Termis Di Jakarta Sebagai Acuan Suhu Nyaman Manusia Indonesia,” Dimens. (Jurnal Tek. Arsitektur), vol. 29, no. 1,2001,[Online].Available:http://puslit2.petra.ac.id/ejournal/index.php/ars/article/view/15742
H. Frick, Ilmu Fisika Bangunan, kanisius. Yogyakarta, 2008.
T. H. Karyono, “Arsitektur Tropis dan Bangunan Hemat Energi,” Jakarta J. Kalang,Jur.Tek.Arsit.…,2016,[Online].Available:https://www.researchgate.net/profile/Tr_iKaryono/publication/305187085_Arsitektur_Tropis_Dan_Bangunan_Hemat_Energi/links/5784602508ae37d3af6c18ca/Arsitektur-Tropis-Dan-Bangunan-Hemat-Energi.pdf
O. H. Koenigshberger, T. G. Ingersoll, A. Mayhew, and ..., Manual of tropical housing and building: climatic design. Universities Press, 2010.
Suparman, “Pengaruh Lingkungan Kerja, Pengetahuan dan Beban Kerja terhadap Kinerja Pegawai di CV. Perdana Mulia Desa Caringin Kulon Kecamatan Caringin Kabupaten Sukabumi,” J. Ekon., vol. 09, no. 02, pp. 1–16, 2020, [Online]. Available: www.stiepasim.ac.id
P. B. M. Karanganyar, “Analisa Kenyamanan Rumah Subsidi Instan Panel ( Ruspin ),” 2024.
K. P. Umum, “Modul Rumah Sehat,” … Penelit. dan Pengemb. Pus. Penelit. Dan …, 2011..
Copyright (c) 2025 Mochamad Hartono, Sri Pare Eni, Margareta Maria Sudarwani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







