Karakteristik Pasien Anemia pada End Stage Renal Disease (ESRD) dengan Hemodialisis di Instalasi Hemodialisis RSUD Dr. Soetomo

  • Shella Violita Sambodo Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia
  • Nunuk Mardiana Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia

Abstract

Abstrak


Latar belakang: Anemia merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi pada pasien dengan penyakit ginjal kronis dan sering mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas hidup pasien, peningkatan morbiditas dan mortalitas pasien, serta meningkatkan laju progresivitas pada PGK. Pada pasien PGK stadium terminal, biasa disebut ESRD. Terapi pengganti ginjal untuk pasien ESRD salah satunya adalah hemodialisis. Tujuan: Untuk mendeskripsikan karakteristik pasien anemia pada ESRD dengan hemodialiasis di Instalasi Hemodialisis RSUD Soetomo Surabaya. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan metode cross sectional menggunakan data sekunder dari rekam medis pasien di Instalasi Hemodialisis RSUD Dr. Soetomo Surabaya. Hasil: Data dari 80 subjek penelitian, terdapat 17 orang (21,3%) berusia 18-40 tahun, berusia 41-60 dengan jumlah 53 orang (66,3%), dan usia > 60 tahun sebanyak 10 orang (12,5%) dengan hasil rerata usia 48,08 ± 10,598. Berdasarkan jenis kelamin pada pria ada 39 orang (48,8%), dan pada wanita 41 orang (51,2%), rerata jenis kelamin pria 9,46 ± 1,592 dan wanita 9,04 ± 1,329. Jenis penyakit komorbid yang paling banyak adalah hipertensi sebesar 49 orang (61,3%) dan yang paling sedikit adalah penyakit autoimun (lupus) dan glomerulonefritis serta urolithiasis yaitu 2 orang (2,5%).Total Saturasi Transferin (ST) terbanyak dengan kadar ST > 20% sejumlah 52 orang (65%) dan pada ST < 20% sebanyak 28 orang (35%). Subjek penelitian yang mendapatkan terapi eritropoietin (EPO) yaitu terdapat 55 orang (68,75%). Subjek penelitian yang mendapatkan terapi zat besi intravena (IV) sebesar 25 orang (31,25%).                                                                                                                                                                                                 


Kesimpulan: Pasien anemia pada ESRD terbanyak pada interval usia 41-60 tahun, dengan jenis kelamin dominan pada wanita, dengan penyakit komorbid terbesar adalah hipertensi, dengan hasil ST dominan yaitu ST > 20, dan terdapat lebih banyak pasien yang menerima terapi EPO dibandingkan dengan menerima terapi zat besi intravena (dialifer).


----


Abstract


Background: Anemia is a one of complication that often occurs in patients with chronic kidney disease and often results in a decrease in the patient's quality of life, an increase in patient morbidity and mortality, and an increase in the rate of progression of CKD. In patients with terminal stage CKD, it is known as ESRD. One of the renal replacement therapies for ESRD patients is hemodialysis. Objective: To describe the characteristics of anemia patients in ESRD with hemodialiasis at the Hemodialysis Installation of Dr. Soetomo General Hospital Surabaya. Methods: This research is a descriptive observational study with a cross sectional method using secondary data from the medical records of patients at the Hemodialysis Installation in Dr. Soetomo General Hospital Surabaya. Results: Data from 80 research subjects, there are 17 people (21.3%) aged 18-40 years, aged 41-60 with a total of 53 people (66.3%), and age > 60 years as many as 10 people (12.5 %) with a average age of 48.08 ± 10.598. Based on gender, there were 39 men (48.8%), and 41 women (51.2%), the average gender was 9.46 ± 1.592 for men and 9.04 ± 1.329 for women. The most common type of comorbid disease was hypertension by 49 people (61.3%) and the least was autoimmune disease (lupus) and glomerulonephritis and urolithiasis, namely 2 people (2.5%). ST > 20% a total of 52 people (65%) and on ST <20% as many as 28 people (35%). The research subjects who received erythropoietin (EPO) therapy were 55 people (68.75%). The research subjects who received intravenous (IV) iron therapy were 25 people (31.25%).


Conclusion: The most anemia patients in ESRD were at the age interval of 41-60 years, with the dominant gender in women, with the largest comorbid disease being hypertension, with a dominant ST result of ST > 20, and there were more patients receiving EPO therapy compared to receiving intravenous iron therapy (dialifer).


 


 


 


 

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Jan 12, 2022
How to Cite
SAMBODO, Shella Violita; MARDIANA, Nunuk. Karakteristik Pasien Anemia pada End Stage Renal Disease (ESRD) dengan Hemodialisis di Instalasi Hemodialisis RSUD Dr. Soetomo. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, [S.l.], v. 7, n. 1, p. 573-584, jan. 2022. ISSN 2548-1398. Available at: <https://jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/5746>. Date accessed: 21 jan. 2022. doi: http://dx.doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i1.5746.