Peran Stakeholder Dalam Proses Penyusunan Perencanaan Tata Ruang Wilayah Kabupaten Buton
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran empat stakeholder utamapemerintah, akademisi, swasta, dan masyarakatdalam proses perencanaan tata ruang wilayah Kabupaten Buton. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, memungkinkan interaksi sosial yang lebih humanis dan dinamis antara peneliti dan para pemangku kepentingan. Peneliti menjadi instrumen utama dalam menentukan fokus, memilih informan, mengumpulkan dan menganalisis data, serta menyusun kesimpulan. Penelitian dilaksanakan di Kabupaten Buton selama tiga bulan, dengan sumber data primer berupa wawancara dan observasi, serta data sekunder dari dokumen terkait. Teknik analisis data meliputi pengorganisasian, reduksi, dan penyajian data, dengan uji keabsahan berdasarkan kepercayaan, keteralihan, ketergantungan, dan kepastian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemerintah berperan sebagai fasilitator dan regulator, namun partisipasi publik masih bersifat terbatas. Akademisi memiliki potensi besar, tetapi keterlibatannya masih rendah akibat hambatan sistemik dan kurangnya dukungan anggaran. Sektor swasta menunjukkan keterlibatan pragmatis tanpa integrasi dalam visi pembangunan jangka panjang. Sementara itu, masyarakat hanya dilibatkan secara simbolik, dengan pengaruh yang minim terhadap kebijakan ruang. Rekomendasi mencakup penguatan partisipasi substantif masyarakat melalui pelatihan dan forum deliberatif; optimalisasi peran akademisi dengan dukungan kebijakan dan riset kolaboratif; serta kolaborasi multipihak untuk peningkatan kapasitas SDM, sertifikasi, dan pemerataan edukasi tata ruang yang lebih merata dan berkelanjutan.
Downloads
References
Alfadri, F. (2023). Peran Quadruple Helix Dalam Meningkatkan Kreatifitas dan Inovasi Industri Berbasis Kreatif Syariah. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 9(02), 1859-1868. doi: http://dx.doi.org/10.29040/jiei.v9i2.8324
Amalia, N., Syaodih, E., & Kurniasari, N. (2023). Kajian Peran Stakeholder terhadap Pembangunan di Kabupaten Pangandaran. Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning.
Arnstein, S. R. (1969). A ladder of citizen participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216–224. https://doi.org/10.1080/01944366908977225
Batty, M., Axhausen, K. W., Giannotti, F., Pozdnoukhov, A., Bazzani, A., Wachowicz, M., ... & Portugali, Y. (2012). Smart cities of the future. The European Physical Journal Special Topics, 214(1), 481–518
Biesbroek, G., Swart, R., & Knaap, W. V. (2009). The mitigation adaptation dichotomy and the role of spatial planning. Habitat international, 33(3), 230-237
Bevir, M. (2010). Governance: A Very Short Introduction. Oxford University Press.
Brueckner, M. (2019). Public Governance and the Role of Stakeholders in Urban Planning. Urban Planning International. 34(4), 12-30
Bryson, J. M., Crosby, B. C., & Bloomberg, L. (2013). Public Value Governance: Moving Beyond Traditional Public Administration and the New Public Management. Public Administration Review, 73(5), 668-690
Carayannis & Rakhmatullin (2014). The Quadruple Helix innovation model: a new paradigm for innovation and entrepreneurship. In Innovation, Entrepreneurship, and the Economy in the U.S. (pp. 83-100).
Carayannis, E. G., & Campbell, D. F. J. (2009). Mode 3: Meaning and Implications from a Knowledge Perspective. The Quadruple Helix Innovation Model. In E. G. Carayannis, & D. F. J. Campbell (Eds.), Knowledge Creation, Diffusion, and Use in Innovation Networks and Clusters (pp. 1-29). New York: Springer.
Carroll, A. B., & Buchholtz, A. K. (2014). Business and Society: Ethics, Sustainability, and Stakeholder Management. Cengage Learning.
Clarkson, M. B. E. (1995). A stakeholder framework for analyzing and evaluating corporate social performance. Academy of Management Review, 20(1), 92-117.
Creswell, J. W. (2014). Penelitian Kualitatif & Desain Riset. (Ketiga.). Pustaka Pelajar, Terjemahan.
Darmawati, Saleh, C., & Hanafi, I. (2017). Implementasi Kebijakan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Dalam Perspektif Pembangunan Berkelanjutan. JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 4(2).
De Juan, E. P., & Rojo, M. A. C. H. M. (2017). Intersectoral Collaboration for Sustainable Urban Development. Sustainable Cities and Society, 33, 45-53
Devi Analia. 2020. Peran Stakeholder dalam Meningkatkan Kinerja Usaha Mikro Kecil di Kota Padang. Sumatera Barat. Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agro industri. Volume 9 No 3: 203 - 216 (2020). https://doi.org/10.21776/ub.industria.2020.009.03.
Diercks, G., D’Aveni, R. A., & Sutherland, W. (2019). The Role of Governance in Supporting Collaborative Innovation: A Conceptual Framework. Journal of Business Research.
Donaldson, T., & Preston, L. E. (1995). The Stakeholder Theory of the Corporation: Concepts, Evidence, and Implications. Academy of Management Review, 20(1), 65-91.
Dwi, R., & Lina, S. (2018). Penguatan Kapasitas Stakeholders dalam Perencanaan Tata Ruang. Jurnal Pendidikan dan Pembangunan, 8(2), 77-90.
Etzkowitz, H. (2013). Research and Technology Policy: The Triple Helix/Quadruple Helix Model. Journal of Technology and Science Education, 3(2), 1-9.
Etzkowitz, H. (2014). The Triple Helix: University-Industry-Government Innovation in Action. Routledge.
Fadli, M. & Nurhayati, D. (2021). "Partisipasi Masyarakat dalam Rencana Tata Ruang". Jurnal Tata Ruang dan Pembangunan, 8(3), 56-72
Faludi, A. (2000). The performance of spatial planning. Planning practice and Research, 15(4), 299 - 318.
Fischer, F. (2021). Participatory Governance: The Role of Citizens in Modern Democracy. Public Administration Review. 81(5), 845-853.
Firman, T. (2016). Institutional challenges in Indonesian spatial planning: The case of the Jakarta Metropolitan Area. Habitat International, 53, 130–137.
Fleischhauer, M. (2008). The role of spatial planning in strengthening urban resilience In Resilience of Cities to Terrorist and other Threats. Springer Science, 10, 273 - 298
Freeman, R. E. (1984). Strategic Management: A Stakeholder Approach. Boston: Pitman.
Folke, C., Hahn, T., Olsson, P., & Norberg, J. (2005). Adaptive governance of social-ecological systems. Annual Review of Environment and Resources, 30, 441–473.
Graham, W., & McCauley, J. (2015). The Role of Government in the Innovation Ecosystem. Innovation. 17(3), 123-136
Godschalk, D. R. (2004). Land Use Planning: Challenges and Opportunities. Journal of Urban Planning and Development, 130(4), 200-206.
Glover, K., Lu, Y., & Smit, W. (2018). A quadruple helix innovation model: A case study on the role of stakeholders in the archetypical innovation process. European Journal of Innovation Management, 21(2), 171-200.
Guston, D. H. (2001). Between Politics and Science: Assuring the Integrity and Productivity of Research. Cambridge University Press.
Habermas, J. (1984). The theory of communicative action: Reason and the rationalization of society (Vol. 1). Beacon Press.
Hardoy, J. E., & Satterthwaite, D. (2013). Environmental Problems in an Urbanizing World. Environment and Urbanization. 25(1), 5-16
Healey, P. (1997). Collaborative Planning: Shaping Places in Fragmented Societies. Vancouver: UBC Press.
Hidayat, A. (2020). Peran sektor swasta dalam perencanaan tata ruang wilayah industri di Kabupaten Gresik. Jurnal Tata Ruang dan Lingkungan, 15(2), 115–128. https://doi.org/10.1234/jtrl.v15i2.4567
Hollander, J. (2019). Data-Driven Urbanism: The Impact of Technology on Urban Planning. Journal of Urban Technology. 26 (3), 1-17
Imran, S. Y. (2013). Fungsi Tata Ruang dalam Menjaga Kelestarian Lingkungan Hidup Kota Gorontalo. Jurnal Dinamika Hukum, 13(3), 457 – 467
Innes, J. E., & Booher, D. E. (2004). Reframing public participation: Strategies for the 21st century. Planning Theory & Practice, 5(4), 419–436.
Iwan, N., & Basuki, S. (2020). Masyarakat dalam Perencanaan Tata Ruang: Studi Kasus di Kabupaten X. Jurnal Tata Ruang, 15(2), 123-135.
Kivimaa, P., & Virkamäki, V. (2014). The role of civil society in the governance of innovation: The case of involving citizens in sustainable energy innovations. Environmental Innovation and Societal Transitions, 13, 1-16.
Kelvin, K., Widianingsih, I., & Buchari, R.A. (2022). Kolaborasi Model Penta Helix Dalam Mewujudkan Smart Village Pondok Ranji. J-3P (Jurnal Pembangunan Pemberdayaan Pemerintahan).
Kurzer, P., & Cooper, A. (2013). Biased or not? Organized interests and the case of EU food information labeling. Journal of European Public Policy, 20, 722–740. https://doi.org/10.1080/13501763.2012.751703
Kooiman, J. (2003). Governance as Governance. Sage Publications.
Korosewa, A., & Konvitz, J. (2001). Towards a new role for spatial planning. Paris: OECD.
Lassa, J. A. (2018). Reformasi tata ruang di Indonesia: Antara desain institusional dan kenyataan lokal. Jurnal Perencanaan Pembangunan: The Indonesian Journal of Development Planning, 2(1), 1–15.
Leydesdorff, L., & Meyer, M. (2006). The Geographies of Knowledge and the Role of Universities. Infrastructures for Knowledge Flow.
Leydesdorff, L., & Etzkowitz, H. (2003). "Can ‘the Public’ Be considered a Fourth Helix in the Triple Helix?".Science and Public Policy, 30(2), 119-124.
Masik, A. (2005). Hubungan Modal Sosial dan Perencanaan. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 16(3), 1 - 23.
McCarthy, R., & Klerk, M. (2018). Public Sector Leadership and the Quadruple Helix Model. International Journal of Public Sector Management, 31(4), 419-436.
Mendibilis, M., & Gunter, D. (2011). Managing Conflict between Stakeholders: A Framework for Dialogue. Journal of Conflict Resolution, 55(5), 845-864.
Novian, M. N., & Machdum, S. V. (2021). Pembangunan partisipatif di kota tangerang selatan melalui program tangsel youth planner. In empati Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial (Vol. 9, Issue 2, p. 173). https://doi.org/10.15408/empati.v9i2.18690
Nugroho, R. (2013). Metode Penelitian Keb ijakan. Pustaka Pelajar.
Nugroho, S. P., & Susanti, R. (2018). Peran aktor masyarakat sipil dalam perencanaan tata ruang: Studi kasus di Kalimantan Timur. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 29(2), 119–134. https://doi.org/10.14710/pwk.v29i2.119-134
Newman, P., & Jennings, I. (2012). Cities as sustainable ecosystems: principles and practices. Washington D.C.: Island Press.
Ostrom, E. (2010). Polycentric systems for coping with collective action and global environmental change. Global Environmental Change, 20(4), 550–557.
Phaal, R., Farrukh, C., & Probert, D. (2011). Strategic Roadmapping: A Resource for Developing New Technology. Resource for Developing New Technology.
Putri, D. R. (2020). Partisipasi masyarakat dalam perencanaan tata ruang: Studi kasus Kabupaten Sleman. Jurnal Tata Ruang dan Lingkungan, 7(1), 45–56.
Pratama, I. P. A. J., Dwijendra, N. K. A., & Widiastuti, W. (2020). Kualitas Ruang Terbuka Publik di Kawasan Taman Kota Tabanan. In Ruang-SPACE Jurnal Lingkungan Binaan (Space Journal of the Built Environment) (Vol. 7, Issue 2, p. 145). Udayana University. https://doi.org/10.24843/jrs.2020.v07.i02.p03
Porter, M. E., & Kramer, M. R. (2011). Creating Shared Value. Harvard Business Review, 89(1-2), 62-77.
Rachim, Abd & Warella, Yopie & Astuti, Retno & Suharyanto. (2020). Hexa Helix: Stakeholder Model in the Management of Floodplain of Lake Tempe. Prizren Social Science Journal. 4. 20. 10.32936/pssj.v4i1.141.
Riyadi, & Bratakusumah, D. S. (2003). Perencanaan Pembangunan Daerah dan Strategi Menggali Potensi dan Mewujudkan Otonomi Daerah. Bandung: Gramedia
Ridho, M.F., & Kurniasari, N. (2023). Kajian Peran Stakeholder dalam Pembangunan Kota Berbasis Smart Living di Pagedangan Tangerang. Jurnal Riset Perencanaan Wilayah dan Kota.
Rhodes, R. A. W. (1997). Understanding Governance: Policy Networks, Governance, Reflexivity and Accountability. Open University Press
Riska, H., & Junaidi, T. (2021). Tantangan Partisipasi Stakeholder dalam Perencanaan Tata Ruang. Jurnal Perencanaan Wilayah, 12(1), 45-60.
Rizal, M., & Harini, S. (2021). Kebijakan Tata Ruang Inklusif: Mewujudkan Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan. Jurnal Perencanaan Wilayah
Roggema, R. (2009). Adaptation to climate change: a spatial challenge. Netherland: Springer Netherlands
Sari, S. R., Iswanto, D., & Indrosaptono, D. (2017). Peningkatan Peran Serta Masyarakat Dalam Pengelolaan Ruang Terbuka Kota Yang Sehat Studi Kasus: Kawasan Kota Lama Semarang. In Modul (Vol. 16, Issue 2, p. 81). https://doi.org/10.14710/mdl.16.2.2016.81-85.
Sari, D., Putri, N., & Setiawan, A. (2022). Partisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Tata Ruang: Studi Kasus di Kota X. Jurnal Tata Ruang
Savage, G. T., Nix, T. W., Whitehead, C. J., & Blair, J. D. (1991). Strategies for assessing and managing organizational stakeholders. Academy of Management Perspectives, 5(2), 61-75.
Scharpf, F. W. (1999). Governance in the European Union: Effective and Democratic? Journal of European Public Policy, 6(1), 2-19.
Simon, H. A. (1976). *Administrative Behavior: A Study of Decision-Making Processes in Administrative Organization*. New York: Free Press.
Setiyowati, L., & Ispriyarso, B. (2019). Upaya Preventif Dalam Rangka Pengawasan Terhadap APBD Melalui Penjaringan Aspirasi Masyarakat Oleh DPRD. In Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia (Vol. 1, Issue 2, p. 250). https://doi.org/10.14710/jphi.v1i2.250-265.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kebijakan (pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, kombinasi, R&D dan Evaluasi. Alfabeta.
Soedarso, B. P. (1990). Meningkatkan Penguasaan dan Pemahaman mengenai Tata Ruang dan Pengaturan Hukumnya. In Jurnal Hukum & Pembangunan (Vol. 20, Issue 4, p. 385). Badan Penerbit FHUI. https://doi.org/10.21143/jhp.vol20.no4.922.
Sulthani, D. A., & Thoifah, I. (2022). Urgency of Stakeholders in Improving the Quality of Education. In Riwayat Educational Journal of History and Humanities (Vol. 5, Issue 2, p. 443). https://doi.org/10.24815/jr.v5i2.27600.
Sustainability Accounting Standards Board (SASB). (2020). SASB Standards. Retrieved from [SASB.org](https://www.sasb.org/).
Sitorus, N.I. (2020). Peran Dan Kolaborasi Stakeholder Pariwisata Dalam Mendukung Peningkatan Kunjungan Wisata Di Kawasan Danau Toba. Jurnal Hospitality dan Pariwisata.
Sitorus, S. R. P., & Widianingsih, I. (2019). Kapasitas kelembagaan dalam penyelenggaraan tata ruang berbasis partisipasi masyarakat dan pelaku usaha. Jurnal Administrasi Publik, 16(1), 47–63. https://doi.org/10.22146/jap.v16i1.32567
Siti, A., & Putra, M. (2019). Kolaborasi Sektor Swasta dalam Pembangunan Tata Ruang. Jurnal Kebijakan Publik, 10(3), 256-270.
Spradley, J. P. (1980). Ethnographic Interviu. Holt, Rinehart and Winston.
Sweeney, D. A. (2018). Stakeholder Engagement: A Practical Guide to Process and Stakeholder Management. New York: Routledge
Tanjung, A., & Wibowo, R. (2023). Inovasi dalam Perencanaan Tata Ruang Menghadapi Tantangan Perubahan Iklim. Jurnal Kebijakan Publik
Tirta, F. & Andriana, R. (2021). "Tantangan dan Peluang dalam Rencana Tata Ruang Wilayah". Jurnal Perencanaan dan Pembangunan, 10(1), 23-35.
Turnhout, E., van Bommel, S., & Aarts, N. (2010). How participation creates citizens: Participatory governance as performative practice. Ecology and Society, 15(4), 26.
UNDP. (2004). Democratic Governance: A Conceptual Framework. United Nations Development Programme.
United Nations Development Programme (UNDP). (1997). Governance for sustainable human development: A UNDP policy document. New York: UNDP.
UNESCO. (2015). Rethinking education: Towards a global common good? Paris: UNESCO Publishing.
Veriyani, V., Parahita, B. N., & Trinugraha, Y. H. (2023). Kolaborasi Stakeholders Dalam Pengembangan Ruang Publik. In Jurnal Kebijakan Publik (Vol. 14, Issue 2, p. 242). https://doi.org/10.31258/jkp.v14i2.8278
Wahab, S. A. (2011). Evaluasi Kritis, Reorientasi Evaluasi Kebijakan Publik dan Kebijakan Sosial (Pertama). UBpress.
Wirata, G., Handayani, M.M., & Desy Geriadi, M.A. (2023). Kebijakan Pengembangan Ecowisata berbasis Komunitas Di Indonesia: Sebuah Pendekatan Quadruple Helix (Community-based Ecotourism Development Policy in Indonesia: A Quadruple Helix Approach). JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia).
Wong, P. K. C. (2017). The Quadruple Helix Framework: A New Approach to Open Innovation. Innovation: Organization & Management, 19(4), 335-344.
World Bank. (1992). Governance and Development. Washington, DC: World Bank
Yang, S., Wang, Z., & Chen, J. (2016). Stakeholder Theory and the Sustainable Development Goals. Sustainability, 8(6), 567.
Copyright (c) 2025 Andi Tenri, La Didi, Gufran Gufran

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







