Strategi Pengembangan Peternakan Itik Petelur (Anas Platyrhynchos) untuk Pemenuhan Kebutuhan Pasokan Telur Secara Berkelanjutan di Kabupaten Serang

  • Herawati Nufus Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Aliudin Aliudin Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
  • Khaerul Saleh Universitas Sultan Ageng Tirtayasa
Keywords: Budidaya bebek, analisis SWOT, Kabupaten Serang, pembangunan berkelanjutan, produksi telur

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengembangan peternakan bebek serta merumuskan strategi pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Serang. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan analisis SWOT, yang dilakukan di tiga kecamatan: Pontang, Tirtayasa, dan Tanara. Data dikumpulkan dari 17 responden yang terdiri dari petani, pemasok pakan/benih, instansi pemerintah, dan ahli. Analisis Evaluasi Faktor Internal (IFE) menghasilkan skor 3,19, menunjukkan kondisi internal yang kuat. Analisis External Factor Evaluation (EFE) menghasilkan skor 2,99, menunjukkan dukungan eksternal yang memadai. Matriks IFE-EFE memposisikan peternakan bebek di Sel I (tumbuh dan membangun), merekomendasikan strategi agresif seperti penetrasi pasar, pengembangan produk, dan kemitraan industri. Kekuatan utama termasuk ketersediaan lahan yang memadai, iklim yang mendukung, sumber daya manusia yang tersedia, dan peluang pasar. Kelemahan utama meliputi akses pakan berkualitas terbatas, kendala modal, pelatihan yang tidak memadai, infrastruktur yang tidak memadai, dan terbatas stok pembibitan unggul. Prioritas strategi utama melibatkan perluasan skala bisnis, memperkuat kemitraan, dan memaksimalkan program dukungan pemerintah untuk memenuhi permintaan telur yang meningkat dan mendukung ketahanan pangan lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, R. (2024). Pemberdayaan Peternak Itik melalui Pelatihan Pemasaran Digital di Kabupaten Brebes. Tesis. Universitas Gadjah Mada.
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Peternakan dan Kesehatan Hewan. Jakarta: BPS.
Badan Riset dan Inovasi Nasional. (2023). Strategi Peningkatan Protein Hewani untuk Mengatasi Stunting. Jakarta: BRIN.
BPS Provinsi Banten. (2024). Banten Dalam Angka 2024. Serang: BPS Provinsi Banten.
Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. (2022). Rencana Strategis Direktorat Jenderal Peternakan 2020-2024. Kementerian Pertanian RI.
Iskandar, H. (2021). Teknologi Inovatif dalam Produksi Telur Itik Petelur. Jakarta: Penebar Swadaya.
Kementerian Pertanian RI. (2021). Pedoman Pengembangan Ternak Unggas Lokal: Itik dan Ayam Lokal. Jakarta: Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Kurniasih, D., et al. (2021). Teknik Analisa SWOT. Bandung: CV. ALFABETA.
Nani, S. (2021). Strategi Pengembangan Ternak Itik Petelur untuk Mencapai Peningkatan Produktivitas. Jurnal Peternakan Indonesia, 15(2), 45-58.
Rangkuti, F. (2006). Analisis SWOT: Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Siregar, H. (2019). Ekonomi Peternakan dan Pembangunan Pertanian. Bogor: IPB Press.
Soetriono, R. (2015). Pengantar Ilmu Peternakan. Jakarta: Rineka Cipta.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Methods). Bandung: Alfabeta.
Sulyadi, et al. (2002). Analisis Kelayakan Finansial Usaha Pusat Pembibitan Itik Petelur: Studi Kasus Pada Pusat Pembibitan Itik Petelur Sistem Ecofarming-Serang. Jurnal IPB.
Sutrisno, H. (2020). Reproduksi dan Seleksi Ternak Unggas Petelur. Yogyakarta: Deepublish.
Published
2025-07-17