Analisis Perbandingan Bambu Utuh dan Lidi Bundle Pada Sistem Struktur Atap Bambu

  • I Putu Deny Surastika Aditama Universitas Warmadewa
  • I K Yasa Universitas Warmadewa
  • A Suparta Universitas Warmadewa
  • M D Wahyu Universitas Warmadewa
Keywords: Struktur Bambu, Lidi Bundle, Material Bambu, Balok Bambu, Struktur Atap

Abstract

Keterbatasan bahan bangunan konvensional seperti kayu, baja, dan beton yang sering berdampak negatif terhadap lingkungan mendorong pencarian material alternatif yang lebih ramah dan berkelanjutan. Bambu menjadi salah satu pilihan karena memiliki karakteristik ringan, kuat, lentur, dan dapat diperbarui dengan cepat. Pada konstruksi umumnya, bambu utuh digunakan sebagai elemen utama atap, sedangkan lidi bundle hanya dipakai sebagai komponen tambahan. Akan tetapi, dalam penerapan terkini, lidi bundle mulai digunakan sebagai elemen utama meskipun belum ada kajian ilmiah yang mendukung kekuatannya. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis perbedaan kinerja antara bambu utuh dan lidi bundle melalui simulasi numerik dengan metode elemen hingga menggunakan perangkat lunak ABAQUS. Benda uji sepanjang 760 mm dimodelkan dengan tumpuan sederhana dan beban yang menyerupai kondisi riil. Pemodelan memakai elemen solid 3D tipe C3D8R dengan properti material yang diperoleh dari hasil pengujian laboratorium. Analisis mencakup kajian statik nonlinier untuk menilai deformasi serta distribusi tegangan, dan analisis buckling untuk mengevaluasi kestabilan. Hasil simulasi menunjukkan bahwa lidi bundle mampu menahan gaya maksimum sebesar 0,95 kN dengan deformasi lebih kecil, sedangkan bambu utuh hanya mencapai 0,023 kN. Temuan ini menegaskan bahwa lidi bundle memiliki performa lebih unggul dan berpotensi diaplikasikan sebagai elemen utama struktur atap bambu yang efisien, inovatif, dan ramah lingkungan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abaqus Theory Manual Abaqus 6.11 Theory Manual. (t.t.).
Bagaskara, A., Kusmana, C., & Yunasfi, D. (2024). Keragaan Komposisi Jenis, Struktur Tegakan, Biomassa Dan Simpanan Karbon Pada Tegakan Di Arboretum Bambu Kampus Ipb Darmaga. Journal of Tropical Silviculture, 15(02), 107–114.
Chen, Z., Ma, R., Du, Y., & Wang, X. (2022). State-of-the-art review on research and application of original bamboo-based composite components in structural engineering. Dalam Structures (Vol. 35, hlm. 1010–1029). Elsevier Ltd. https://doi.org/10.1016/j.istruc.2021.11.059
Intang Setyo, N. H., Satyarno, I., Sulistyo, D., Prayitno, T., Yogyakarta, M., Teknologi Hasil Hutan, J., Kehutanan, F., & Gadjah Mada Yogyakarta, U. (t.t.). Sifat Mekanika Bambu Petung Laminasi Sifat Mekanika Bambu Petung Laminasi Mechanical Properties of Laminated Bamboo Petung.
Jan?ula, M., Vi?an, J., & Spiewak, A. (2021). Impact of environmental actions on steel structures. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 1015(1), 012105. https://doi.org/10.1088/1757-899x/1015/1/012105
Kumar, V., Lo Ricco, M., Bergman, R. D., Nepal, P., & Poudyal, N. C. (2024). Environmental impact assessment of mass timber, structural steel, and reinforced concrete buildings based on the 2021 international building code provisions. Building and Environment, 251. https://doi.org/10.1016/j.buildenv.2024.111195
Prayogo, C., Muthahar, C., & Ishaq, R. M. (2021). Allometric equation of local bamboo for estimating carbon sequestration of bamboo riparian forest. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 905(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/905/1/012002
Standar Nasional Indonesia. (1995). Metode Pengujian Kuat Lentur Kayu Di Laboratorium.
Sujarwo, W. (2016). Stand biomass and carbon storage of bamboo forest in Penglipuran traditional village, Bali (Indonesia). Journal of Forestry Research, 27(4), 913–917. https://doi.org/10.1007/s11676-016-0227-0
Xu, X., Xu, P., Zhu, J., Li, H., & Xiong, Z. (2022). Bamboo construction materials: Carbon storage and potential to reduce associated CO2 emissions. Science of the Total Environment, 814. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2021.152697
Published
2025-09-25