Partisipasi Petani Dalam Kegiatan Pengembangan Kawasan Manggis di Kota Sawahlunto

  • Wulan Sari Universitas Andalas
  • Ira Wahyuni Syarfi Universitas Andalas
  • Rusda Khairati Universitas Andalas
Keywords: participation, farmers, mangosteen area

Abstract

This study aims to determine the level of farmer participation and the factors influencing farmer participation in mango area development activities. This research uses a quantitative approach with a survey method. The location was chosen purposively. The sampling technique was carried out using simple random sampling, with a sample of 55 farmers involved in mango area development activities. Data analysis was conducted using descriptive statistics and SEM analysis through the Partial Least Square (PLS) approach. The results of the study indicate that farmer participation in the planning and implementation stages is in the high category, while the evaluation stage is in the medium category. The factors that significantly influence farmer participation in mango area development activities are farmer characteristics, opportunities, abilities, willingness, and the role of extension officers.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Pusdatin] Pusat Data dan Informasi Kementrian Pertanian Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian. 2021. Ekspor Komoditas Hortikultura berdasarkan Komoditi dan Negara Tujuan 2020. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian. http://database.pertanian.go.id/ eksim2012/hasilekspornegaratujuan.php.
Achidayat dan Varinto, I. 2021. Partisipasi Petani Dalam Perlakuan Benih Untuk Peningkatan Kualitas Bibit tanaman Padi sawah. Jurnal Penyuluhan Pertanian 16 (2): 59-68.
Chambers, R. 1994. Participatory Rural Appraisal (PRA): Analysis of Experience. World Development, 22(9): 1253–1268.
Chin. W.W. 1998. The Partial Least Squares Approach to Structural Equation Modelling. Modern Methods for Bussiness Research. 295 (2): 295-336.
Erlyasna, K., Yulida, R., Kausar. 2016. Faktor-Faktor Pembentuk Partisipasi Petani terhadap Program Sistem Pertanian Terpadu PT. RAPP di Kabupaten Pelalawan. Jurnal Sangkal 4(2):1-19.
Fahmi, S., Tanjung, H.B., dan Irfan, Z. 2024. Tahapan Pengambilan Keputusan dan Faktor-Faktor Yang mempengaruhi Adopsi Inovasi Teknologi Pengolahan Pala di Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan. Suluh Pembangunan: Journal of Extension and Development 06 (02): 95-106
Fardanan, A.G. 2016. Pengaruh peran penyuluh pertanian terhadap perubahan perilaku petani kelapa di Kecamatan Oba Kota Tidore Kepulauan. Prosiding Seminar Nasional dan Internasional. Jurnal Unimus..
Gonsalves, J.F. 1999. Overview of Participation, Farmer Led Extension Course Session. International Institute for Rural Reconstruction (IIRR). Cavite Phipippines: IIRR.
Hermanto. 2017. Partisipasi Petani dalam Program Penyuluhan Pertanian di Indonesia. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 12 (2): 101-112.
Kementerian Pertanian. 2021. Petunjuk Teknis Peningkatan Produksi Buah dan Florikultura Tahun Anggaran 2021. Direktorat Buah dan Florikultura. Direktorat Jenderal Hortikultura. Kementerian Pertanian. Jakarta.
Koampa, M. V., L.S, B. O., Sendow, M. M., dan Moniaga, V. R. 2015. Partisipasi Kelompok Tani dalam Kegiatan Penyuluhan Pertanian di Desa Kanonang Lima, Kecamatan Kawangkoang Barat. ASE.11(3A): 19-32.
Kumba, F.F., 2003. Farmer Participation In Agricultural Research and Extension Service in Namibia. Journal Intagric Extension Edu. 10 (3), 47-55.10.5191/jiaee.2003.10306.
Mardikanto, T. 1993. Penyuluhan Pembangunan Pertanian. Surakarta: UNS Press.
Mardikanto, T. dan Soebiato, P. 2015. Pemberdayaan Masyarakat dalam Perspektif Kebijakan Publik. Bandung. Alfabeta.
Muniarti, P., Wulandari, A. Pratiwi, F. Kusumayadi, dan I. Haryanti. 2021. Penguatan Partisipasi Petani melalui Penyuluhan Pertanian di Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima. J. Pengabdian Masyarakat. 1(1): 24 – 29.
Oktaviani, N. 2018. Hubungan Antara Partisipasi Petani Dengan Efektivitas Kelompok Tani Sekar Mulyo Dalam Pengembangan Budidaya Tanaman Hias.[Skripsi]. Malang: Universitas Brawijaya.
Pretty, J.N. 1995. Participatory Learning for Sustainable Agriculture. World Development, 23 (8): 1247-1263.
Ruhimat. 2015. Tingkat Motivasi Petani dalam Penerapan Sistem Agroforestry. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan 12 (2) :131-147.
Setiyanto, Adi. 2013. Pendekatan dan Implementasi Pengembangan Kawasan Komoditas Unggulan Pertanian. Forum Penelitian Agro Ekonomi 31 (2) : 171-195.
Slamet, M. 2003. Meningkatkan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Perdesaan dalam Membentuk Pola Perilaku Manusia Pembangunan. Penyunting Ida Yustiana dan Ajad Sudrajat. Bogor. IPB Press. 292 hal.
Sugiyono. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung. Alfabeta.
Sulaiman, V. R., Hall, A., Kalaivani, N. J., Dorai, K., & Reddy, T. S. V. 2018. Necessary, But Not Sufficient: Critiquing the Role of Information and Communication Technology in Putting Knowledge into Use. Journal of Agricultural Education and Extension, 24(3): 233–246.
Sunarjono, H. 2000. Prospek Berkebun Buah. Jakarta. Penebar Swadaya.
Suprayitno, A.R., Sumardjo, Gani, D.S., dan Sugihen, B.G. 2011. Model Peningkatan Partisipasi Petani Sekitar Hutan dalam Mengelola Hutan Kemiri Rakyat: Kasus Pengelolaan Hutan Kemiri Kawasan Pegunungan Bulusarang Kabupaten Maros Sulawesi Selatan. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan 8 (3): 176-195.
Triguna, R. 2021. Partisipasi Petani Dalam Program Upaya Khusus (Upsus) Jagung Di Kabupaten Pandeglang. [Tesis]. Bogor. Sekolah Pasca Sarjana. Institut Pertanian Bogor.
Yama, 2017. Partisipasi Petani Padi Dalam Pelaksanaan Program Peningkatan Produksi Beras Nasional (P2BN) di Kecamatan Seputih Mataram Lampung Tengah. [Srikpsi]. Lampung. UNILA
Published
2025-11-26