Prevalensi Stroke Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe II di Rumah Sakit Royal Prima Ayahanda Pada Tahun 2022-2024
Abstract
Diabetes melitus tipe II merupakan penyakit metabolik yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah akibat gangguan sekresi atau kerja insulin, dan merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya stroke. Kadar glukosa darah yang tinggi dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan gangguan pada pembuluh darah serta memengaruhi aliran darah ke otak, sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi stroke pada pasien diabetes melitus tipe II di Rumah Sakit Royal Prima Ayahanda tahun 20222024 berdasarkan usia dan jenis kelamin. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif retrospektif dengan pengambilan data dari rekam medis pasien. Jumlah sampel penelitian sebanyak 86 pasien yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data yang dikumpulkan meliputi usia, jenis kelamin, diagnosis diabetes melitus tipe II, dan jenis stroke. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan program SPSS dan disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pasien berusia 6170 tahun sebanyak 36 orang (41,9%) dan berjenis kelamin perempuan sebanyak 57 orang (66,3%). Seluruh pasien (100%) terdiagnosis diabetes melitus tipe II. Berdasarkan jenis stroke, sebanyak 21 orang (24,4%) mengalami stroke iskemik, 1 orang (1,2%) mengalami stroke hemoragik, dan 64 orang (74,4%) tidak mengalami stroke. Hasil ini menunjukkan bahwa stroke iskemik merupakan jenis stroke yang paling banyak terjadi pada pasien diabetes melitus tipe II, sedangkan stroke hemoragik jarang ditemukan.
Downloads
References
Dewi, L., & Fitraneti, E. (2024). Stroke Iskemik. Scientific Journal, 3(6), 379–388.
Familah, A., Arifin, A. F., Muchsin, A. H., & Rachman, M. E. (2024). Karakteristik Penderita Stroke Iskemik dan Stroke Hemoragik. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 4(6), 457–464.
Fatmona, F. A., Permana, D. R., & Sakurawati, A. (2023). Gambaran Tingkat Pengetahuan Masyarakat tentang Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Perawatan Siko. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 3(12), 4166–4178.
Haq, A. M. A. F., Wardani, I. S., & Suryani, D. (2021). Hubungan Diabetes Melitus Tipe 2 Terhadap Kejadian Stroke Iskemik di RSUD Provinsi Ntb Pada Tahun 2019-2022.
Khariri, K., & Saraswati, R. D. (2021). Transisi epidemiologi stroke sebagai penyebab kematian pada semua kelompok usia di Indonesia. Seminar Nasional Riset Kedokteran, 2(1).
Lumintang, M., Setiarini, R., Utami, S., & Tunjung, I. W. (2024). Hubungan Usia, Jenis Kelamin, Diabetes Melitus Tipe II, dan Hipertensi Dengan Tipe Stroke di RSUD Provinsi NTB. Indonesian Journal Of Health Research Innovation, 1(4), 220–227.
Mavridis, A., Viktorisson, A., Eliasson, B., von Euler, M., & Sunnerhagen, K. S. (2025). Risk of ischemic and hemorrhagic stroke in individuals with type 1 and type 2 diabetes: a nationwide cohort study in Sweden. Neurology, 104(7), e213480.
Murtiningsih, M. K., Pandelaki, K., & Sedli, B. P. (2021). Gaya Hidup sebagai Faktor risiko diabetes melitus tipe 2. E-CliniC, 9(2), 328–333.
Purnama, Y. (2022). Hubungan Diabetes Melitus Tipe 2 Dengan Stroke Iskemik.
Putri, B. S. A., Setiarini, R., Azmi, F., & Tunjung, I. W. (2025). Hubungan Antara Diabetes Melitus Tipe 2, Kadar High Density Lipoprotein dan Kadar Low Density Lipoprotein dengan Tipe Stroke di Rumah Sakit Umum Daerah Praya. Malahayati Nursing Journal, 7(3), 1273–1286.
Rahayu, T. G. (2023). Analisis faktor risiko terjadinya stroke serta tipe stroke. Faletehan Health Journal, 10(01), 48–53.
Rizqi, P. M. S., Dewi, S., Barokah, W., & Susanti, N. (2024). Hubungan usia, jenis kelamin terhadap pola makan dan risiko diabetes melitus di desa air hitam. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5(3), 7484–7491.
Rohmatulloh, V. R., Riskiyah, R., Pardjianto, B., & Kinasih, L. S. (2024). Hubungan usia dan jenis kelamin terhadap angka kejadian diabetes melitus tipe 2 berdasarkan 4 kriteria diagnosis di Poliklinik Penyakit Dalam RSUD Karsa Husada Kota Batu. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(1), 2528–2543.
Sagita, P. (2021). Pengaruh Pemberian Daun Sirsak (Annona muricata) Terhadap Penyakit Diabetes Melitus. Jurnal Medika Hutama, 3(01 Oktober), 1265–1272.
Sapra, A., & Bhandari, P. (2024). Diabetes.[Updated 2023 Jun 21]. StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing.
Sertani, T. T., Fajari, N. M., Bakhriansyah, M., Cahyawati, W. A. S. N., & Marisa, D. (2023). Hubungan Antara Usia dan Jenis Kelamin dengan Kejadian Stroke pada Pasien Diabetes Melitus di RSUD Ulin Banjarmasin. Homeostasis, 6(1), 167–172.
Setiawan, P. A. (2021). Diagnosis dan tatalaksana stroke hemoragik. Jurnal Medika Hutama, 3(01 Oktober), 1660–1665.
Utomo, A. A., Rahmah, S., & Amalia, R. (2020). Faktor risiko diabetes mellitus tipe 2: A systematic review. AN-NUR: Jurnal Kajian Dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat, 1(1), 44–53.
Wahab, A. R. B. Z. (2021). Perawatan stroke saat di rumah. Prosiding Seminar Nasional Biologi, 7(1), 160–167.
Widiani, G. A. R., & Yasa, I. M. M. (2023). Korelasi Tingkat Pengetahuan Terhadap Kemampuan Deteksi Dini Gejala Stroke Dengan Sikap Keluarga Terhadap Penanganan Pre Hopsital.
Copyright (c) 2025 Julian Morgan, Suhartina Suhartina, Sri Lestari Ramadhani Nasution

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







