Pemberian Makan Tambahan Program B2SA Upaya Mengatasi Stunting di Desa Babulu Laut Kabupaten Penajam Paser Utara Propinsi Kalimantan Timur

  • Siti Arupah Universitas Mulawarman, Indonesia
  • Karmini Karmini Universitas Mulawarman
Keywords: b2sa (bergizi beragam seimbang dan aman), pmt pemberian makan tambahan), stunting, rawan gizi

Abstract

Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) B2SA merupakan salah satu upaya strategis dalam memperbaiki status gizi dan mencegah stunting pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program PMT B2SA terhadap pertumbuhan fisik anak di Desa Babulu Laut, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 40 anak balita yang mendapat PMT B2SA sebanyak 36 kali selama periode Agustus hingga Oktober 2024. Data antropometri meliputi berat badan (BB), tinggi badan (TB), dan lingkar kepala (LK) diukur sebelum dan setelah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan signifikan pada BB (p=0,054), TB (p=0,291), dan LK (p=0,104) setelah pemberian PMT B2SA. Meskipun demikian, program ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi seimbang. Disimpulkan bahwa PMT B2SA perlu didukung dengan intervensi yang lebih komprehensif, durasi lebih panjang, dan pemantauan berkelanjutan untuk mencapai dampak yang signifikan terhadap penurunan stunting. Rekomendasi penelitian mencakup kolaborasi multipihak, peningkatan kualitas intervensi, dan edukasi gizi berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Damayanti, Y., Fitri, Y., & Fathoni, Z. (2024). Penyuluhan Tentang Pola Konsumsi Panga

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 14(4), e12617.

Fauziah, J., Trisnawati, K. D., Rini, K. P. S., & Putri, S. U. (2023). Stunting: Penyebab, gejala, dan pencegahan. Jurnal Parenting dan Anak, 1(2), 11. https://doi.org/10.47134/jpa.v1i2.220

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Buku saku hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021. Kementerian Kesehatan RI.

Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan. (2017). 100 kabupaten/kota prioritas untuk intervensi anak kerdil (stunting). TNP2K.

Published
2026-01-01