Efisiensi Cost Infrastruktur Mess Non Staff pada Proyek Pertambangan Melalui Penerapan Metode Tender ADIK dan Quality Control Circle

  • Muchlis Anshary PT Antareja Mahada Makmur
  • Cahyo Aji Prasetyo PT Antareja Mahada Makmur
Keywords: Efisiensi Biaya, Quality Control Circle, Tender Konstruksi, Infrastruktur Pertambangan, Metode ADIK

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas penerapan metode Quality Control Circle (QCC) dan metode tender ADIK (Administrasi, Teknis, Harga, dan Kualifikasi) dalam menurunkan biaya pembangunan infrastruktur mess non staff pada perusahaan jasa pertambangan batubara di Indonesia. Permasalahan utama yang dihadapi adalah terjadinya over cost sebesar 111,57% dari rencana biaya pembangunan empat unit mess non staff pada periode tender Oktober 2024 akibat penentuan harga internal yang hanya mengacu pada Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) tunggal dan tender yang berfokus pada harga tanpa evaluasi menyeluruh terhadap aspek administrasi, teknis, dan kualifikasi vendor. Penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan tahapan QCC delapan langkah, meliputi identifikasi masalah, analisis sebab-akibat, penetapan akar masalah, perumusan solusi, perencanaan perbaikan, implementasi, evaluasi, dan standardisasi. Data diperoleh dari dokumen tender, data biaya aktual, hasil evaluasi vendor, serta catatan internal tim engineering dan infrastruktur pada periode Juli–Oktober 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kombinasi standar penetapan harga internal berbasis AHSP nasional dan daerah, metode tender ADIK, standarisasi desain mess, penambahan tenaga draftman, serta analisis khusus harga material tambahan mampu menurunkan cost pembangunan mess non staff dari 111,57% menjadi 100% terhadap rencana, dengan penghematan sekitar Rp 1,67 miliar serta percepatan durasi tender dari enam minggu menjadi dua minggu. Selain manfaat finansial, perbaikan ini meningkatkan kualitas perencanaan, mengurangi beban kerja individu civil engineer, memperkuat keyakinan perencana, dan membentuk dasar standardisasi infrastruktur pendukung pertambangan yang berkelanjutan.​​

Downloads

Download data is not yet available.

References

Attaqwa, Yusita, Sari, Nita Winda, & Kusmayadi, Didi. (2025). Implementasi Metode Quality Control Cycle ( Qcc ) Untuk Peningkatan Kapasitas Produksi Body Center Pillar Di Perusahaan Otomotif. 11, 256–269. Https://Doi.Org/10.31884/Jtt.V11i2.835

Ayoib, C. A., & Nosakhare, P. O. (2015). Directors culture and environmental disclosure practice of companies in Malaysia. International Journal of Business Technopreneurship, 5(1), 99–114.

Bappenas. (2021). Pedoman Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Cipta Karya. Jakarta: Kementerian PPN/Bappenas.

Baskoro, G. (2022). Quality control circle and performance improvement in construction projects. Journal of Construction Management Studies, 8(2), 45–58.

Dewi, R., & Pratama, A. (2020). Cost overrun and schedule delay in Indonesian building projects: A systematic review. Jurnal Manajemen Konstruksi Indonesia, 9(1), 15–28.

Firmansyah, M., & Siregar, H. (2019). Evaluasi metode pemilihan penyedia jasa konstruksi pada pengadaan pemerintah di Indonesia. Jurnal Teknik Sipil dan Perencanaan, 21(3), 189–201.

Green, R., & Lee, K. (2022). Green quality circle: Achieving sustainable manufacturing with low environmental impact. Sustainable Manufacturing Journal, 4(1), 1–12.

Kaizenpro. (2011). 8 langkah & 7 tools dalam QCC. Diakses dari https://www.kaizenpro.asia.

Kualitas, Pengendalian, Di, Produk, & Farma, P. T. (2025). Jurnal Spektrum Ekonomi Analisis Penerapan Metode Quality Control Circle Untuk Meningkatkan Efisiensi Pada Proses. 8(1), 101–108.

Malik, Iqbal Pratama, Efendi, Riki, & Chin, Jacky. (2024). Quality Control Circle ( Qcc ) Dalam Berbagai Bidang : Studi Literaturereview Tentang Peningkatan Kualitas Dan Produktivitas Abstrak. 6(July), 372–383.

Mulyani, N., & Hidayat, A. (2023). Keterkaitan faktor project delay dan cost overrun pada proyek konstruksi di Indonesia. Societies: Journal of Social Sciences, 13(2), 301–316.

Mutu Institute. (2022). Apa itu QCC (Quality Control Circle) dan manfaatnya? Diakses dari https://mutuinstitute.com.

Nasution, Ahmad Yunus, Yulianto, Sulis, & Ikhsan, Nurul. (2018). Implementasi Metode Quality Control Circle Untuk Peningkatan Kapasitas Produksi. 12(1), 33–39.

Rylla, Kristal, Nurhidayah, Marisa, & Harits, Atep. (2023). Penerapan Metode Quality Control Circle ( Qcc ) Pada Produk Tahu.

Syahrullah, Yudi, Studi, Program, Industri, Teknik, Teknik, Fakultas, & Soedirman, Universitas Jenderal. (2021). Integrasi Fmea Dalam Penerapan Quality Control Circle ( Qcc ) Untuk Perbaikan Kualitas Proses Produksi Jurnal Rekayasa Sistem Industri. 6(2), 78–85.

Nasution, A. Y., Yulianto, S., & Ikhsan, N. (2018). Implementasi metode Quality Control Circle untuk peningkatan kapasitas produksi. Jurnal Teknik Industri, 12(1), 33–39.

Rokhmah, A. (2023). Implementasi Quality Control Circle (QCC) untuk meningkatkan produktivitas recoiling line. Jurnal Ilmiah Teknik Industri, 11(2), 163–175.

Attaqwa, Y., Yusita, S., Sari, N. W., & Kusmayadi, D. (2025). Implementasi metode Quality Control Cycle (QCC) untuk peningkatan kapasitas produksi body center pillar di perusahaan otomotif.

Malik, I. P., Efendi, R., & Chin, J. (2024). Quality Control Circle (QCC) dalam berbagai bidang: Studi literature review tentang peningkatan kualitas dan produktivitas.

Sari, D. P., & Wibowo, M. A. (2021). Pengaruh penerapan manajemen mutu terhadap kinerja biaya dan waktu proyek konstruksi. Jurnal Teknik Sipil Indonesia, 28(3), 201–212.

Published
2026-02-07