Analisis Prediksi Fraud melalui Pengujian Fraud Pentagon Theory dengan Good Corporate Governance sebagai Variabel Moderasi
Abstract
Laporan keuangan merupakan sumber informasi utama bagi investor dan pemangku kepentingan dalam menilai kinerja perusahaan. Namun, praktik kecurangan laporan keuangan masih sering terjadi dan dapat menimbulkan kerugian besar bagi berbagai pihak. Salah satu pendekatan yang digunakan untuk mendeteksi kecurangan laporan keuangan adalah fraud pentagon theory, yang mencakup lima elemen utama yaitu pressure, opportunity, rationalization, competence, dan arrogance. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh elemen-elemen fraud pentagon terhadap kecurangan laporan keuangan serta menguji peran good corporate governance sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Moderated Regression Analysis (MRA). Populasi penelitian adalah perusahaan subsektor hotel, restoran, dan pariwisata yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 20192021 dengan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 104 sampel observasi. Data diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan melalui situs resmi Bursa Efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel pressure memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kecurangan laporan keuangan, sedangkan variabel arrogance, competence, opportunity, dan rationalization tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Selain itu, good corporate governance terbukti memoderasi hubungan antara pressure dan kecurangan laporan keuangan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa tekanan finansial merupakan faktor utama yang mendorong terjadinya kecurangan laporan keuangan, sehingga penerapan tata kelola perusahaan yang baik menjadi mekanisme penting dalam meminimalkan risiko fraud.
Downloads
References
Hidayah, Erna dan Galih Devi Saptarini. (2019). Pentagon Fraud Analysis in Detecting Potential Financial Statement Fraud of Banking Companies in Indonesia. Proceeding of The 3rd International Conference on Accounting, Business & Economics
Hugo, Jason. (2019). Efektifitas Model Beneish M-Score dan Model F-Score dalam Mendeteksi Laporan Keuangan. Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis, 3(1), 165-175
Kurnia, A. A., dan Anis, I. (2017). Analisis Fraud Pentagon Dalam Mendeteksi Kecurangan Laporan Keuangan dengan Menggunakan Fraud Score Model. Paper presented at the Simposium Nasional Akuntansi XX, 1-30
Sudarmanto, Eko, Elly Susanti, Erika Revida, Muhammad Faisal AR Pelu, Sukarman Purba, Astuti Bonaraja Purba, Marto Silalahi, Martono Anggusti, Parlin Doni Sipayung, dan Astrie Krisnawati. (2021). Good corporate governance (GCG). Medan: Yayasan Kita Menulis
Suryandari, Ni Nyoman Ayu, SE., M.Si., Ak., CA dan I Dewa Made Endiana SE., M.Si., Ak., CA. (2019). Fraudulent Financial Statement. Cetakan Pertama. Bali: CV. Noah Aletheia
www.cnbcindonesia.com (https://www.cnbcindonesia.com/market/20210726191301-17263827/deretan-skandal-lapkeu-di-pasar-saham-ri-indofarma-hanson) (tanggal akses: 21 Februari 2022 www.idx.co.id
www.kabar24.bisnis.com (https://kabar24.bisnis.com/read/20210222/16/1359397/komentari kasus-laporan-keuangan-aisa-pengamat-itu-human-fraud) (tanggal akses: 21 Februari 2022)
Copyright (c) 2026 Orlin Cicilia

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







