Penguatan Struktur Ekonomi Lokal Melalui Analisis Sektor Unggulan Kabupaten Kuningan
Abstract
Penguatan struktur ekonomi lokal merupakan langkah strategis dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan dan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis sektor-sektor unggulan di Kabupaten Kuningan sebagai dasar dalam perumusan kebijakan pengembangan ekonomi lokal. Metode yang digunakan adalah Penelitian ini menggunakan Location Quotienti(LQ), Dynamic Location Quotient (DLQ), dan Growth Ratio Model (GRM) untuk mengukur keunggulan komparatif, pertumbuhan, serta kontribusi sektor terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Data yang digunakan bersumber dari data sekunder Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kuningan dalam kurun waktu lima tahun terakhir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sektor perdagangan besar dan eceran, serta sektor jasa tertentu memiliki keunggulan komparatif dan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah. Namun demikian, beberapa sektor potensial masih memerlukan intervensi kebijakan dalam bentuk peningkatan nilai tambah, hilirisasi produk, penguatan UMKM, serta integrasi dengan ekonomi digital. Penguatan struktur ekonomi lokal dapat dilakukan melalui strategi pengembangan berbasis potensi wilayah, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat. Penelitian ini memberikan rekomendasi kebijakan yang berorientasi pada optimalisasi sektor unggulan sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kuningan, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Downloads
References
Arsyad, L. (2019). Ekonomi pembangunan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Azka, R., dkk. (2025). Analisis Static Location Quotient (SLQ) dan Dynamic Location Quotient (DLQ) dalam pengukuran sektor basis ekonomi daerah. Jurnal Analisis Ekonomi Daerah, 12(1), 45–59.
Blake, R., & Lucas, T. (2024). Regional economic structure and sectoral competitiveness analysis. Journal of Regional Economic Studies, 15(1), 22–37.
Hamilton, P. (2023). Competitive advantage and local economic structure development. International Journal of Regional Development, 9(3), 101–118.
Hermawan, D. (2024). Analisis sektor unggulan berbasis Location Quotient dan Tipologi
Klassen dalam struktur ekonomi daerah. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Pembangunan, 13(1), 67 Kusuma, R., & Wibowo, A. (2023). Analisis Shift Share dalam identifikasi sektor prioritas pembangunan daerah. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik, 11(2), 89–104.
Manik, R., dkk. (2023). Peran sektor unggulan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan efek pengganda. Jurnal Pembangunan Ekonomi Daerah, 7(3), 140–156.
North, D. C. (1955). Location theory and regional economic growth. Journal of Political Economy, 63(3), 243–258.
Rosmeli. (2022). Analisis Model Rasio Pertumbuhan dalam pengelompokan sektor ekonomi daerah. Jurnal Ekonomi dan Perencanaan Wilayah, 6(2), 77–92.
Smith, J., & Jones, L. (2023). Regional autonomy and local economic governance. Journal of Public Policy and Regional Studies, 14(4), 210–225.
Susanti, L. (2025). Pemetaan sektor unggulan dan potensial sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan daerah. Jurnal Ekonomi Pembangunan Indonesia, 10(1), 55–70.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2022). Economic development (13th ed.). Pearson Education.
Zain, M. (2022). Pendekatan kuantitatif dalam analisis ekonomi regional berbasis PDRB.
Jurnal Statistik dan Ekonomi Terapan, 5(1), 33–48.
Copyright (c) 2026 Merlinda Intan Fauziah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







