Desentralisasi dan Otonomi Sekolah: Reorientasi Peran Manajerial dalam Mendorong Inovasi Lokal

  • Ramdan Ramdan Universitas Bina Bangsa Serang
  • Nurhasanah Nurhasanah Universitas Bina Bangsa Serang
  • Basrowi Basrowi Universitas Bina Bangsa Serang
  • Mutoharoh Mutoharoh Universitas Bina Bangsa Serang
  • Ika Pratiwi Universitas Bina Bangsa Serang
Keywords: desentralisasi pendidikan, otonomi sekolah, inovasi lokal, kepemimpinan kepala sekolah, manajemen berbasis sekolah

Abstract

Penelitian ini mengkaji implementasi desentralisasi dan otonomi sekolah di Indonesia, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan mendorong inovasi lokal. Dalam beberapa tahun terakhir, kebijakan desentralisasi pendidikan di Indonesia mendapat perhatian besar sebagai upaya untuk meningkatkan relevansi pendidikan dengan konteks lokal. Namun, seringkali terdapat kesenjangan antara kebijakan dan praktik yang dihadapi sekolah-sekolah di lapangan. Meskipun desentralisasi memberikan keleluasaan lebih bagi sekolah untuk berinovasi, tantangan dalam hal kapasitas, sumber daya, dan regulasi yang ketat masih membatasi potensi tersebut. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengeksplorasi bagaimana otonomi sekolah mendorong peran manajerial kepala sekolah yang lebih inovatif, serta untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat penerapan otonomi dalam mendorong inovasi lokal.  Menggunakan pendekatan kualitatif komparatif di empat sekolah (perkotaan dan pedesaan), data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Hasil menunjukkan bahwa meskipun otonomi meningkatkan fleksibilitas dan partisipasi, terdapat ketegangan antara kebebasan dan regulasi ketat, serta disparitas implementasi akibat keterbatasan kapasitas dan sumber daya. Peran kepala sekolah telah bereorientasi dari administrator menjadi manajer strategis dan pemimpin inovatif, menuntut kompetensi holistik. Inovasi lokal terhambat oleh keterbatasan anggaran dan resistensi, membutuhkan dukungan sistemik dan budaya eksperimentasi. Efektivitas otonomi sangat bergantung pada kapasitas manajemen lokal yang memadai, akuntabilitas kuat, dan pergeseran menuju kepemimpinan partisipatif yang memberdayakan inovasi akar rumput.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalianita, B., Firman, F., & Ahmad, R. (2021). Penerapan sistem pendidikan disentralisasi serta upaya peningkatan mutu layanan dengan pengembangan profesionalisme guru bimbingan konseling. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 6(1), 9. https://doi.org/10.29210/3003737000

HM, M. A. (2018). MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH (Alternatif Peningkatan Mutu Pendidikan Madrasah). Ekspose: Jurnal Penelitian Hukum Dan Pendidikan, 17(2), 601. https://doi.org/10.30863/ekspose.v17i2.117

Indicators, O. (2018). Education at a Glance 2018 (Summary in French). https://doi.org/10.1787/5faf22e4-fr

Tran, H. H., Le, T. D., Thu, H. Do, Nguyen, T. H., & Thi, H. V. N. (2025). Implementing autonomy in preschool and general education: The Vietnamese context. Multidisciplinary Science Journal, 7(9). https://doi.org/10.31893/multiscience.2025527

Published
2026-04-27