Manajemen Keuangan Agribisnis Strategis: Evaluasi Pengembalian Investasi (ROI) Agri-Fintech dan Finansialisasi Pertanian Regeneratif di Era Volatilitas Global
Abstract
Sektor agribisnis saat ini menghadapi tantangan besar berupa volatilitas ekonomi global, perubahan iklim, disrupsi rantai pasok, dan keterbatasan akses pembiayaan bagi petani kecil. Kondisi tersebut mendorong perlunya transformasi manajemen keuangan agribisnis melalui integrasi teknologi digital dan praktik pertanian berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas Agri-Fintech dalam meningkatkan efisiensi pembiayaan dan mitigasi risiko agribisnis, serta mengkaji potensi finansialisasi pertanian regeneratif sebagai strategi peningkatan nilai ekonomi sektor pertanian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA melalui analisis berbagai artikel ilmiah bereputasi yang terindeks Scopus dan Google Scholar periode 20212026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Agri-Fintech mampu mengurangi asimetri informasi, mempercepat akses kredit, meningkatkan efisiensi modal, serta mendukung sistem credit scoring berbasis data alternatif. Selain itu, praktik pertanian regeneratif memiliki peluang besar untuk dimonetisasi melalui perdagangan karbon, green financing, dan biological asset valuation yang dapat meningkatkan profitabilitas agribisnis secara berkelanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi Agri-Fintech dan pertanian regeneratif melalui kerangka Enterprise Risk Management (ERM) Agribisnis 4.0 mampu menciptakan sistem manajemen keuangan agribisnis yang lebih adaptif, inklusif, dan berkelanjutan di tengah volatilitas global.
Downloads
References
Aprilianingsih, L., Ekowati, T., & Nurfadillah, S. (2022). Analisis Manajemen Rantai Pasok Benih Padi Lokal di PT Saprotan Benih Utama, Kabupaten Sragen. Agricore: Jurnal Agribisnis Dan Sosial Ekonomi Pertanian Unpad, 7(1). https://doi.org/10.24198/agricore.v7i1.39335
Asir, M., Wahab, A., Firdaus, A., Suprapto, S., & Azizi, M. (2023). OPTIMALISASI PEMANFAATAN TEKNOLOGI FINANSIAL UNTUK MENINGKATKAN INKLUSI KEUANGAN DI PEDESAAN. 4(6).
Hardaker, J. B., Huirne, R. B. M., Anderson, J. R., & Lien, G. (Eds.). (2004). Coping with risk in agriculture (2nd ed.). CABI. https://doi.org/10.1079/9780851998312.0000
Karakatsanis, G., Managoudis, D., & Makronikolakis, E. (2026). REGENA: Financial Engineering for Carbon Farming. Land, 15(2), 349. https://doi.org/10.3390/land15020349
Rufaidah, F., Karyani, T., Wulandari, E., & Setiawan, I. (2023). A Review of the Implementation of Financial Technology (Fintech) in the Indonesian Agricultural Sector: Issues, Access, and Challenges. International Journal of Financial Studies, 11(3), 108. https://doi.org/10.3390/ijfs11030108
Zuraina, W. K. (2023). STATISTIK PERKEBUNAN UNGGULAN NASIONAL 2021-2023. Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian.
Copyright (c) 2026 Nugra Irianta Denashurya, Singgih Tiwut Atmojo, Muhamad Noor Azizu

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







