Analisis Partisipasi Masyarakat dalam Kegiatan Musrenbangdes di desa Kelarik Kecamatan Bunguran Utara Kabupaten Natuna

  • Hariyanto Hariyanto Falkultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Terbuka, Indonesia
Keywords: partisipasi; masyarakat; musrenbangdes.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana partisipasi masyarakat dalam kegiatan Musrenbangdes khususnya diDesa Kelarik Kecamatan Bunguran Utara Kabupaten Natuna.Aspek-aspek untuk menganalisa partisipasi masyarakat dalam kegiatan Musrenbngdes adalah partisipasi dalam perencanaan (pengambilan keputusan), partisipasi dalam pelaksanaan, partisipasi dalam pemanfaatan dan partisipasi dalam evaluasi,serta faktor penghambat dan pendorong pada partisipasi masyarakat dalam kegiatan Musrenbangdes diDesa Kelarik.Musrenbangdes adalah Musyawarah Rencana Pembangunan Desa yaitu forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan (Stakeholders) Desa yaitu pemerintah Desa untuk menyepakati rencana kerja pembangunan Desa (RKPDes) tahun anggaran yang direncanakan.Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana partisipasi masyarakat dalam perencanaan, pelaksanaan, pemanfaatan dan evaluasi pembangunan desa melalui Musrenbangdes diDesa Kelarik Kecamatan Bunguran Utara.Berdasarkan tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan jenis metode penelitian kualitatif deskriptif.Lokasi penelitian yaitu Desa Kelarik Kecamatan Bunguran Utara. Berdasarkan jenis penelitian, yang dijadikan sumber data yaitu informan dan dokumen. Teknik pengumpulan data, yaitu: (1) wawancara, (2) observasi, dan (3) dokumentasi. Analisis data dilakukan adalah reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan data, dalam penentuan informan kunci peneliti menggunakan metode kombinasi yaitu purposive sampling dan snowball sampling. Berdasarkan hasil observasi dilapangan diketahui bahwa partisipasi masyarakat dalam kegiatan Musrenbangdes diDesa Kelarik secara umum belum berjalan secara optimal, dimana partisipasi dalam perencanaan kehadiran dan penyampaian ide gagasan masih kurang efektif, partisipasi dalam pelaksanaan,dimana keterlibatan masyarakat secara langsung cenderung mengharapkan imbalan/upah,partisipasi dalam pemanfaatan,dimana secara umum sebagian masyarakat belum memanfaatkan pembangunan, sebab lokasi pembangunan cukup jauh dari pemukiman penduduk, selanjutnya partisipasi dalam evaluasi,dimana belum adanya masyarakat memberikan saran, masukan dan kritikan terhadap pembangunan yang diindikasi adanya penyimpangan. Dengan demikian anggapan dan kesan masyarakat kegiatan Musrenbangdes cenderung hanya kegiatan rutinitas tahunan saja. Padahal partisipasi masyarakat adalah salah satu indikator mempengaruhi keberhasilan pembangunan didesa.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2022-06-10