Pengetahuan, Perilaku dan Kesadaran Para Dokter dalam Penggunaan Obat yang Rasional

  • Carolina Chloe Gracia Silaban Siswa Kelas XI SMA YP. MARS, Pematangsiantar, Sumatera Utara, Indonesia

Abstract

Menurut Organisasi Kesehatan Sedunia, lebih dari setengah obat yang tersedia dan beredar umum yang seharusnya menggunakan resep dijual secara tidak semestinya.  Selanjutnya setengah dari pasien yang menerima pengobatan gagal mendapatkan pengobatan yang tepat. Pengetahuan para dokter mengenai obat-obatan adalah suatu hal yang mandatori.  Artinya obat yang diresepkan merupakan obat-obatan yang tepat untuk mencapai harapan pengobatan yang efektif dan tepat sasaran serta dapat menjangkau semua lapisan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan. Menurut dr. Gisheila Ruth Anggita pada ALOMEDIKA bahwa ada beberapa faktor yang mempengaruhi dan menjadi penentu dalam pengambilan keputusan yang akan cenderung menjadi perilaku yang biasa diprakatekkan oleh seorang dokter antara lain: pengaruh dari bagian pemasaran, hubungan dokter dengan pasien, kolaborasi apoteker dan dokter serta faktor kontekstual yang mencakup rasa percaya dokter terhadap apoteker. Penggunaan obat yang tidak rasional akan mengakibatkan bebagai masalah yang tidak diharapkan oleh setiap insan. Penggunaan obat dikatakan rasional menurut WHO apabila pasien menerima obat yang tepat untuk kebutuhan klinis, dalam dosis yang memenuhi kebutuhan untuk jangka waktu yang cukup, dan dengan biaya yang terjangkau baik untuk individu maupun masyarakat. Studi ini menggunakan metode cross-sectional obsevatori dengan besaran quota sampel sebesar 70 responden yang berprofesi dokter.  Alasan penggunaan metode kuota adalah anggapan penulis bahwa para dokter akan memiliki pengetahuan, perilaku serta kesadaran terkait penggunaan obat yang rasional yang kurang lebih sama. Studi ini bertujuan untuk mengasses pengetahuan, perilaku serta kesadaran para dokter terkait dengan penggunaan obat yang rasional.  Studi ini menunjukkan bahwa para dokter memiliki pengetahuan yang mendekati sesuai.  Besaran persentase peringkat pengetahuan dengan respon yang tepat terhadap limabelas pernyataan terkait, menghasilkan nilai rata-rata 60.3 dan 9.67 respon yang kurang tepat dan dalam persentase 86.19% dengan 13.81%.  Dalam kaitannya dengan perilaku para dokter terhadap obat-obatan didapatkan angka nilai rata-rata sebesar 59.2 untuk respon yang sesuai dan 10.8 yang tidak sesuai tepat yang dalam bentuk persentase 84.57% dan 15.43%.  Secara total nilai dari respon para dokter didapati tingkat rasionalitas penggunaan obat terindikasi mendekati sesuai dimana nilainya sebesar 72.00% berbanding 28% tingkat kesesuaiannya. Dari studi ini dapat disimpulkan bahwa para dokter memiliki pengetahuan, perilaku serta kesadaran dalam rasionalitas penggunaan obat adalah mendekati ideal.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Jul 11, 2022
How to Cite
SILABAN, Carolina Chloe Gracia. Pengetahuan, Perilaku dan Kesadaran Para Dokter dalam Penggunaan Obat yang Rasional. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, [S.l.], v. 7, n. 7, p. 9295-9303, july 2022. ISSN 2548-1398. Available at: <https://jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/8571>. Date accessed: 16 aug. 2022. doi: http://dx.doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i7.8571.