Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia p–ISSN: 2541-0849 e-ISSN: 2548-1398

Vol. 7, No. 7, Juli 2022

 

TINDAK TUTUR LANGSUNG DAN TAK LANGSUNG PADA INTERAKSI PENJUAL DAN PEMBELI DI JUAL-BELI ONLINE PIGURA WARGA BATANG

 

Husen Andrian Wicaksono, Ika Arifianti

Universitas Pekalongan, Indonesia

Email: huseinandrian@gmail.com, ikaarifianti@gmail.com

 

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tindak tutur langsung dan tak langsung pada interaksi penjual dan pembeli di jual-beli online pigura warga batang. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini mengunakan dua teknik, yaitu teknik simak dan teknik dokumentasi. Teknik simak berfungsi untuk mengklasifikasikan jenis data tuturan pada screenshot interaksi jual-beli online pigura warga Batang. Sedangkan teknik dokumentasi berperan sebagai bukti yang dapat dibuktikan kebenarnya. Sumber dari penelitian ini  berupa tururan pada screenshot interaksi anggota grub jual-beli online pigura warga Batang yang klasifikasikan dalam bentuk tindak tutur langsung dan tindak tutur tak langsung. Penelitian ini tidak memerlukan tempat khusus (tidak terikat waktu dan tempat) karena penelitian ini berupa interaksi penjual dan pembeli pada jual-beli online pigura warga Batang yang dapat dianalisis dimanapun dan kapanpun.  Pengumpulan data meliputi jenis tindak tutur langsung dan tak langsung sebanyak 32 data analisis, yaitu meliputi jenis fungsi kalimat tanya sebanyak 27 data ,fungsi kalimat berita sebanyak 1 data dan fungsi kalimat perintah sebanyak 4 data.

 

Kata kunci : pragmatik; tindak tutur langsung dan tak langsung; pigura warga batang.

 

Abstract

This research aimed to describe direct and indirect speech acts on the interaction of sellers and buyers in online buying and selling of Pigura Warga Batang. The type of research used in this research is descriptive qualitative research. The data collection technique in this study used two techniques, namely the listening technique and the documentation technique. The listening technique serves to classify the types of speech data in screenshots of online buying and selling interactions pigura warga Batang. the documentation technique acts as evidence that can be proven true. The source of this study is a screenshot of the interaction of members of the online buying and selling grub pigura warga Batang which are classified in the form of direct speech acts and indirect speech acts . This research does not require a special place (not bound by time and place) because this research is in the form of seller and buyer interactions in online buying and selling of Batang residents' frames which can be analyzed anywhere and anytime.  Data collection includes the types of direct and indirect speech acts as much as 32 data analysis, which includes the types of interrogative sentence functions as much as 27 data, news sentence functions as much as 1 data and command sentence functions as much as 4 data.

 

Keywords: pragmatics, direct and indirect speech acts, pigura warga batang.

 

Pendahuluan

Tindak tutur langsung adalah suatu ilmu kebahasaan dalam bidang pragmatik yang membahas  kegiatan berkomunikasi antara penutur dengan mitra tutur yang ditujukan secara jelas sesuai maksud penutur . Tindak tutur tak langsung merupakan suatu kegiatan dalam berkomunikasi dengan mitra tutur yang di ucapkan melalui sindiran atau ungkapan lain namun memiliki maksud yang sama sesuai tindak tutur langsung.  Pragmatik merupakan cabang ilmu kebahasaan yang menelaah mengenai tindak tutur bahasa yang berhubungan dengan suatu konteks yang terkait dan disampaikan oleh penutur pada lawan tutur dalam berkomunikasi.Pragmatik dapat menyesuaikan kondisi yang dialami penutur saat menyampaikan tuturan dalam komunikasi.

Penelitian ini relevan dengan kajian literatur terdahulu, yaitu (Arifianti, 2020) melakukan penelitian yang berjudulJenis Tuturan, Implikatur, dan Kesantunan dalam Rubrik Konsultasi Seks dan Kejiwaan pada Tabloid Nyata Edisi Maret s/d Agustus”. Hasil penelitian ini terdapat tindak tutur representatif, tindak tutur direktif meliputi lima fungsi antara lain : fungsi menyuruh, fungsi memaksa, fungsi menyarankan dan fungsi memberi aba-aba. Tindak tutur ekspresif fungsi pragmatic mengucapkan terimakasih, tindak tutur komisif, dan tindak tutur deklarasi meliputi tiga fungsi pragmatik antara lain: fungsi memutuskan, fungsi kesimpulan,dan fungsi melarang.

(Prasetyo & Deni, 2018) melakukan penelitian dengan judul artikel jurnal nasionalTindak Tutur Langsung dan Tak Langsung Dalam Naskah Drama Asmarangkara Karya Trias Kurniawan”. hasil pengamatan bahwa dalam naskah tersebut terdapat banyak data  berupa tindak tutur langsung dan tak langsung meliputi tuturan deklarasi, ekspresif, direktif, representatif, dan komisif. Adapun data-data dari penelitian ini adalah tuturan-tuturan tokoh dengan sumber data naskah drama Asmarangkara. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah tindak tutur dalam naskah Asmarangkara ternyata sangat beragam. Relevansi penelitian Deni Dwi Prastyo dengan penelitian ini adalah sama-sama mengkaji tindak tutur langsung dan tak langsung.

(Isma Nafiana, 2018) melakukan penelitian dengan judul artikel jurnal nasional Tindak Tutur Tidak Langsung Literal dalam Anime “Ao Haru Ride”. Berdasarkan analisis ditemukan 37 tuturan tindak tutur tidak langsung literal yang dikategorikan menjadi lima macam perubahan modus, yaitu; 26 perubahan modus deklaratif menjadi imperatif, lima perubahan modus interogatif menjadi imperatif, tiga perubahan modus interogatif menjadi deklaratif, dua perubahan modus deklaratif menjadi interogatif, dan satu perubahan modus imperatif menjadi deklaratif. Perubahan modus yang dominan adalah deklaratif menjadi imperatif, yaitu sebanyak 26 data dari 37 data. Relevansi penelitian Isma Nafi’ana dengan penelitian ini adalah sama-sama mengkaji tindak tutur tidak langsung.

(Nirmala, 2020) melakukan penelitian dengan judul artikel jurnal internasional An Analysis Of Direct and Indirect Speech Acts On Tweets Nct (Neo Culture Technology) Twitter Account”. Hasil penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis tindak tutur yang dihasilkan pada tweet akun twitter NCT (Neo Culture Technology) dan tujuan kedua untuk mengetahui jenis tindak tutur yang dominan terutama tindak tutur langsung dan tindak tutur tidak langsung pada tweet. Akun twitter NCT (Neo Culture Technology). Secara keseluruhan peneliti menemukan 17 tindak tutur langsung, dan 4 tindak tutur tidak langsung. Relevansi dari penelitian Nirmala Anindita dengan penelitian ini adalah sama-sama mengkaji tindak tutur langsung dan tak langsung.

Tindak tutur langsung merupakan tindak tutur yang menjelaskan maksud tuturan sesuai arti yang dikehendaki penutur. Hal ini dikuatkan oleh pendapat para ahli yang dikuatkan oleh Leech (Suhartono, 2020) makin tinggi skala penafsiran sebuah makna tuturan dalam berkomunikasi makna yang akan di terima oleh mitra tutur akan lebih jauh dari arti sebenarnya. Tindak tutur langsung mencerminkan hubungan langsung antara struktur dengan fungsi dalam mengutarakan suatu maksud .

Tindak tutur tak langsung merupakan suatu kegiatan dalam berkomunikasi dengan mitra tutur yang di ucapkan melalui sindiran atau ungkapan lain namun memiliki maksud yang sama sesuai tindak tutur langsung. Hal ini dikuatkan oleh pernyataan ahli, yaitu Tannen (Suhartono, 2020) pemahaman tindak tutur tidak langsung menurutnya bergantung pada latar komunikasi, status individual dan hubungan antara penutur dengan mitra tutur dalam suatu konteks. Tindak tutur tak langsung  berisikan sebuah kalimat berita atau Tanya yang diutarakan untuk memerintahkan mitra tutur untuk melakukan sesuatu hal melalui kalimat yang tidak sesuai dengan maksud pengutaraannya.

Sudaryat (Arifianti, 2020) mengemukakan bahwa pragmatik adalah menelaah hubungan tindak Bahasa dengan konteks tempat, waktu, keadaan pemakainya dan hubungan makna dengan aneka situasi ujaran pragmatik merupakan telaah mengenai kondisi-kondisi umum pengunaan komunikasi.

Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana wujud tindak tutur langsung dan tindak tutur tak langsung pada jual-beli online pigura warga Batang. Alasan peneliti melakukan penelitian Tindak Tutur Langsung dan Tak Langsung pada Interaksi Penjual dan Pembeli di Jual-Beli Online Pigura Warga Batang karena peneliti melihat situasi pandemi yang menyebabkan segala sesuatunya berbasis online, khususnya sistem jual-beli online yang dijadikan objek penelitian. Tindak tutur langsung dan tak langsung banyak ditemukan pada interaksi antara penjual dan pembeli pada jual-beli online khususnya pada grub facebook pigura warga Batang menjadi alasan peneliti untuk mengnanalisinya. Pentingnya penelitian ini adalah agar pendidik dan peserta didik dapat berkolaborasi dalam memecahkan masalah. Peserta didik harus dibekali skill dalam mencari refrensi belajar lain guna membantu mereka dalam proses memahami pembelajaran, khusus nya teks negosiasi agar tidak hanya terfokus pada sistem pembelajaran yang di sampaikan pendidik.

Simpulan dari penelitian ini adalah tindak tutur langsung dan tak langsung merupakan tuturan yang meliputi jenis fungsi kalimat tanya,fungsi kalimat berita dan fungsi kalimat perintah. Penelitian ini relevan dengan penelitian sebelumnya yaitu mengkaji tindak tutur langsung dan tak langsung serta keterkaitan dalam bidang ilmu pragmatik. Ciri khas pada penelitian ini terdapat pada objek yang dikaji mengunakan grub Facebook  jual beli lokal masyarakat Batang yaitu jual-beli Pigura Warga Batang.

 

Metode Penelitian

Analisis data pada penelitian ini fokus pada analisis tindak tutur langsung dan tak langsung. Bogdan (Diarti & Arifianti, 2021) menyatakan bahwa analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan bahan-bahan lain,sehingga dapat mudah dipahami, dan temuannya dapat diinformasikan.

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif kualitatif. Sugiyono (Aziz, 2018) mengemukakan penelitian deskriptif adalah penelitian yang bermaksud untuk membuat deskripsi dan data yang terkumpul berbentuk kata-kata atau gambar,sehingga tidak menekankan pada angka. Penelitian deskripsi, merupakan gabungan data dasar dan dituliskan secara deskripsi.Penelitian ini mendeskripsikan tuturan tindak tutur langsung dan tak langsung.

Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik menyimak dan teknik dokumentasi. Poerwadarminta (Umi Hijriyah, 2016) menyimak adalah mendengar atau mengartikan baik-baik apa yang diucapkan atau dibaca orang. Menyimak adalah rangkaian mengenal lambang-lambang melalui lisan dengan memperhatikan pemahaman ,argumentasi. serta interprestasi dalam mendapatkan informasi melalui penyampaian secara lisan ataupun tulisan.

(Purwono, 2010) teknik dokumentasi merupakan kumpulan dari catatan hasil kerja. Dokumetasi menyimpan deskripsi berupa gambar tangkapan layar tuturan tindak tutur langsung dan tak langsung pada pigura warga Batang. Teknik simak dan teknik dokumentasi berfungsi sebagai teknik dalam pengumpulan data penelitian dengan melihat fenomena yang akan dideskrisikan. Tujuan penenelitian dengan penelitian deskriptif kualitatif adalah untuk menganalisis data dalam objek yang dikaji agar memperoleh informasi yang sesuai.

 

Hasil dan Pembahasan

Hasil penelitian berupa jenis tindak tutur langsung dan tak langsung sebanyak tiga puluh dua data analisis, yaitu meliputi jenis fungsi kalimat tanya sebanyak dua puluh tujuh data, fungsi kalimat berita sebanyak satu data dan fungsi kalimat perintah sebanyak empat data analisis.

Tabel 1

Hasil Penelitian

No

Jenis Tindak Tutur Langsung dan Tak Langsung

Presentase Data

1.

Fungsi Kalimat Berita

1%

2.

Fungsi Kalimat Perintah

4%

3.

Fungsi Kalimat Tanya

94%

 

1.   Fungsi Kalimat Berita

     Kalimat berita bertujuan untuk menunjukan tindak tutur langsung yang di ungkapkan untuk memberitahukan sesuatu kepada mitra tutur. Berikut merupakan tindak tutur langsung fungsi kalimat berita pada interaksi penjual dan pembeli di jual-beli online Pigura Warga Batang.

                  Fungsi kalimat berita terdapat pada penggalan tuturan (1) berikut.

JUDUL             :  PIJAT URUT

Dwi                    :  Alamat yang tepat bu?

Ernawati            : Kalo dari Batang kota, pasar subah maju ke jembatan timbangan liwati pom maju indomaret kalimanggis. Maju dikit ada tahu sumedang nah deretan situ tapi tahu sumedang ada dua nah tahu sumedang yang ke dua.

                     

                                                                                                                (data 4) 

   Penggalan tuturan Kalo dari Batang kota , pasar subah maju ke jembatan timbangan liwati pom maju indomaret kalimanggis. Maju dikit ada tahu sumedang nah deretan situ tapi tahu sumedang ada dua nah tahu sumedang yang ke dua pada (data 4) merupakan tindak tutur langsung fungsi kalimat berita karena di tuturkan untuk memberitahukan alamat pijat urut kepada mitra tutur.

2.   Fungsi Kalimat Tanya

Kalimat Tanya bertujuan untuk meminta jawaban berupa penjelasan, untuk menggali informasi, konfirmasi maupun klarifikasi. Berikut merupakan tindak tutur langsung fungsi kalimat tanya pada interaksi penjual dan pembeli di jual-beli online Pigura Warga Batang.

Fungsi kalimat tanya terdapat pada penggalan tuturan (1) berikut.

JUDUL             : LAMPU HIAS

Devi                     : Tulisan papan kek gitu berapa mas ?

Shodik                 : Gratis dev karo awakmu Cuma ganti ongkos material karo tenogo bae.

                                                                                                                  (data 2)

          Penggalan tuturan Tulisan papan kek gitu berapa mas pada data (2) merupakan tindak tutur langsung fungsi kalimat tanya karena pada tuturan tersebut bermaksud untuk menggali informasi mengenai harga lampu hias yang dijual.

                  Fungsi kalimat tanya terdapat pada penggalan tuturan (2) berikut.

 

JUDUL : CAMILAN TRADISIONAL

Nur        : Sak porsi piro lhur

Mus       : Lima ribu.

                                                                                                                                                                                                                                           (data 3)

          Penggalan tuturan Sak porsi piro lhur pada data (2) merupakan tindak tutur langsung fungsi kalimat tanya karena pada tuturan tersebut bermaksud untuk menanyakan harga satu porsi camilan tradisional yang ditawarkan.

Fungsi kalimat tanya terdapat pada penggalan tuturan (3) berikut.

 

JUDUL    : ROTI SANTRI

Irul         :  Kirim ke Terban Warungasem Batang bisa?

Tabiba   :  Iya, berapa mbak mau ambilnya

                                                                                                                                                                                     (data 6)

 

               Penggalan tuturan Kirim ke Terban Warungasem Batang bisa pada data (6) merupakan tindak tutur langsung fungsi kalimat tanya karena tuturan dimaksudkan untuk menanyakan untuk jangkauan pengiriman roti santri apakah bisa sampai ke Terban Warungasem Batang.

 

                   Fungsi kalimat tanya terdapat pada penggalan tuturan (4) berikut.

 

JUDUL              : BAK MANDI

Vera                   :  Harga berapa bos?

Benjamin           :  Harga sudah saya inbox bun.

                                                                                                                                                                                 (data 7)

               Penggalan tuturan Harga berapa bos pada data (7) merupakan tindak tutur langsung fungsi kalimat tanya karena modus kalimat dimaksudkan untuk menanyakan harga sebuah bak mandi.

Fungsi kalimat tanya terdapat pada penggalan tuturan (5) berikut.

JUDUL  : SERVIS MOTOR

Tsang     : Shockbeker mburi nggeblak nek ning jengkungan kui opo e bos?

Ari         : Motore nopo.

Tsang     : Jupiter Z robot.

                                                                                                                      ( data 8)

Penggalan tuturan Shockbeker mburi nggeblak nek ning jengkungan kui opo e bos pada data (8) merupakan tindak tutur langsung fungsi kalimat tanya karena modus kalimatnya bermaksud untuk menanyakan masalah pada shockbeker motor Jupiter Z.

Fungsi kalimat tanya terdapat pada penggalan tuturan (6) berikut.

JUDUL : PUCUK MERAH

Raffasya : Delive free ongkir kah.

Choudry : Lokasi pundi bos.

Raffasya : Batang Kota.

                                                                                                                  (data 9)

Penggalan tuturan Delive free ongkir kah pada data (9) merupakan tindak tutur langsung fungsi kalimat Tanya karena modus tuturan bermaksud untuk menanyakan ongkos kirim pucuk merah apakah gratis.

3.    Fungsi Kalimat Perintah

Fungsi kalimat perintah adalah untuk memerintah terhadap mitra tutur melakukan sesuatu berdasarkan maksud penutur. Berikut merupakan tindak tak langsung fungsi kalimat perintah pada interaksi penjual dan pembeli di jual-beli online Pigura Warga Batang.

                  Fungsi kalimat perintah terdapat pada penggalan tuturan (1) berikut.

JUDUL             : RENTAL MOBIL

Rocknement      : Laz lez mangkat kemana gitu

Marvel                           : Sek aku durung katokan

                                                                                                               (data 22)

      Penggalan tuturan Laz lez mangkat kemana gitu pada data (22) merupakan tindak tutur tak langsung fungsi kalimat perintah karena pada tuturan tersebut bersifat ajakan atau perintah untuk jalan-jalan kesuatu tempat untuk berwisata menggunakan mobil rental.

 

Kesimpulan

Simpulan hasil penelitian berupa jenis tindak tutur langsung dan tak langsung sebanyak 32 data analisis, yaitu meliputi Penelitian tindak tutur langsung peneliti menemukan 22 data analisis. Jenis tindak tutur langsung yang terdapat pada penelitian ini ditemukan dua jenis fungsi tindak tutur langsung sesuai modus penuturannya yaitu, fungsi kalimat berita sebanyak satu data analisis, dan fungsi kalimat tanya 20 data analisis. tindak tutur tak langsung pada penelitian ini terdapat dua jenis tindak tutur tak langsunng sesuai modus penuturannya yaitu fungsi kalimat tanya sebanyak 8 data analisis dan fungsi kalimat perintah sebanyak satu data analisis. Penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai refrensi bagi penelitian selanjutnya dan dapat sebagai pengetahuan bagi peneliti sendiri dan  pembaca dalam memahami tindak tutur langsung dan tindak tutur tak langsung.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BIBLIOGRAFI

 

Arifianti, Ika. (2020). Buku Ajar Pragmatik. Semarang. Cv Pilar Nusantara.

 

Aziz, Muhammad Taufan. (2018). “Tindak Tutur Deklarasi Pada Ceramah Ustad Zulkifli Muhammad Ali Dan Implikasinya Dalam Pembelajaran Memahami Berbagai Informasi Dari Sambutan/Khotbah Di Sma Kelas Xi”. Skripsi. Pekalongan: Universitas Pekalongan.

 

Diarti, Erna Rumi, & Arifianti, Ika. (2021). Tindak Tutur Ilokusi Pada Dialog Tokoh Film Guru-Guru Gokil Karya Sammaria Simanjutak Dan Implikasinya Dengan Pembelajaran Teks Anekdot Kelas X Di Sma. Konferensi Ilmiah Pendidikan, 1(1), 547–554.

 

Isma Nafiana, Isma. (2018). Tindak Tutur Tidak Langsung Literal Dalam Anime “Ao Haru Ride”(Kajian Pragmatik)[アオハライド] というアニメにおける間接的な文字通りの発話行為. Diponegoro University.

 

Nirmala, Anindita. (2020). An Analysis Of Direct And Indirect Speech Acts On Tweets Nct (Neo Culture Technology) Twitter Account.

 

Prasetyo, Dw, & Deni, I. (2018). “Tindak Tutur Langsung Dan Tak Langsung Dalam Naskah Drama Asmarangkara Karya Trias Kurniawan.” Skripsi. Kediri: Universitas Nusantara Pgri Kediri.

 

Purwono. (2010). Dokumentasi. Yogyakarta: Graha Ilmu. Yogyakarta.

 

Suhartono. (2020). Pragmatik Konteks Indonesia. Gresik: Graniti Penerbit. Graniti Penerbit.

 

Umi Hijriyah, Umi. (2016). Menyimak Strategi Dan Implikasinya Dalam Kemahiran Berbahasa.

 

Copyright holder:

Husen Andrian Wicaksono, Ika Arifianti (2022)

 

First publication right:

Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

 

This article is licensed under: