Pengaruh Metode Ekstraksi Dan Media Semai Terhadap Viabilitas Benih Jabon Merah (Anthocepalus Macrophyllus)

  • Moda Talaohu Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura, Indonesia
  • Lydia Riekie Parera Fakultas Pertanian, Universitas Pattimura, Indonesia

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Metode Ekstraksi dan Media Semai yang tepat terhadap viabilitas benih Jabon Merah (Anthocepalus macrophyllus), dan mengetahui pengaruh interaksi dari metode ekstraksi dengan media semai. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap Pola Faktorial dengan dua faktor yaitu metode ekstraksi (A) dan media semai (B). factor Metode Ekstraksi terdiri dari taraf perlakuan yaitu metode ekstraksi basah (A1), metode ekstraksi kering (A2) dan faktor media semai terdiri dari taraf perlakuan yaitu media semai pasir (B1), media semai tanah (B2) dan media semai cocopeat (B3). Dengan tiga ulangan pada masing-masing taraf perlakuan. Penelitian ini menunjukan bahwa pengaruh metode ekstraksi yang paling baik adalah metode ekstraksi basah (A1) dan media semai yang paling baik adalah media semai tanah (B2). Interaksi dari metode ekstraksi dan media semai yang paling baik dan cocok adalah metode ekstraksi basah dan media semai tanah (A1B2), karena dapat meningkatkan viabilitas dari benih Jabon Merah (Anthocepalus macrophyllus).

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Nov 8, 2022
How to Cite
TALAOHU, Moda; RIEKIE PARERA, Lydia. Pengaruh Metode Ekstraksi Dan Media Semai Terhadap Viabilitas Benih Jabon Merah (Anthocepalus Macrophyllus). Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, [S.l.], v. 7, n. 11, nov. 2022. ISSN 2548-1398. Available at: <https://jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/9889>. Date accessed: 03 dec. 2022. doi: http://dx.doi.org/10.36418/syntax-literate.v7i11.9889.