Analisis Implementasi Komponen Balanced Scorecard terhadap Pencapaian Nilai Kinerja
Organisasi pada Organisasi Sektor Publik (Studi Kasus pada Satuan Kerja di Kantor Wilayah
Direktorat Jenderal Pajak Jawa Barat III Tahun 2017 s.d. 2023)
Syntax Literate, Vol. 9, No. 11, November 2024 6911
Pada pertanyaan ke-13, tentang apakah diberikan kepercayaan dan pembinaan
kepada bawahan/rekan kerja, sebanyak 81,81% responden menjawab sangat setuju, dan
18,19% menjawab setuju. Prosentase jawaban responden di Kanwil DJP Aceh, Pimpinan
telah diberikan kepercayaan dan pembinaan kepada bawahan/rekan kerja.
Pada pertanyaan ke-14, tentang apakah telah melakukan pemeriksaan hasil
pekerjaan, terbuka terhadap usulan dan proaktif dalam mencari peluang perbaikan dengan
memanfaatkan informasi terkini, sebanyak 94,70% responden menjawab sangat setuju,
dan 5,30% menjawab setuju. Prosentase jawaban responden di Kanwil DJP Aceh, bahwa
Pimpinan telah melakukan pemeriksaan hasil pekerjaan, terbuka terhadap usulan dan
proaktif dalam mencari peluang perbaikan dengan memanfaatkan informasi terkini.
Pada pertanyaan ke-15, tentang menghargai setiap keberhasilan, dan senantiasa
membangun budaya belajar dalam menjalankan tugas, sebanyak 91,29% responden
menjawab sangat setuju, dan 8,71% menjawab setuju. Prosentase jawaban responden di
Kanwil DJP Aceh, bahwa setiap pegawai menghargai setiap keberhasilan, dan senantiasa
membangun budaya belajar dalam menjalankan tugas.
Pada pertanyaan ke-16, tentang apakah Pimpinan unit kerja telah memberi
keteladanan dengan menerapkan pengelolaan kinerja dan mendorong bawahan untuk
menerapkannya, sebanyak 94,32% responden menjawab sangat setuju, dan 5,68%
menjawab setuju. Prosentase jawaban responden di Kanwil DJP Aceh, Pimpinan unit
kerja telah memberi keteladanan dengan menerapkan pengelolaan kinerja dan mendorong
bawahan untuk menerapkannya.
Pada pertanyaan ke-17, tentang apakah telah dilakukan sosialisasi yang memadai
tentang pengelolaan kinerja termasuk kepada pegawai baru, sebanyak 96,59% responden
menjawab sangat setuju, dan 3,41% menjawab setuju. Prosentase jawaban responden, di
Kanwil DJP Aceh telah dilakukan sosialisasi yang memadai tentang pengelolaan kinerja
termasuk kepada pegawai baru.
Pada pertanyaan ke-18, tentang apakah terdapat proses untuk memastikan bahwa
pegawai yang terpilih untuk menduduki suatu jabatan telah memiliki pengetahuan,
keahlian, dan kemampuan yang diperlukan, sebanyak 93,57% responden menjawab
sangat setuju, dan 6,43% menjawab setuju. Prosentase jawaban responden, di Kanwil DJP
Aceh telah terdapat proses untuk memastikan bahwa pegawai yang terpilih untuk
menduduki suatu jabatan telah memiliki pengetahuan, keahlian, dan kemampuan yang
diperlukan.
Pada pertanyaan ke-19, tentang memegang teguh kebenaran, menaati peraturan
dalam berbagai situasi, penuh tanggung jawab serta berani mengemukakan fakta,
sebanyak 95,46% responden menjawab sangat setuju, dan 4,54% menjawab setuju.
Prosentase jawaban responden, di Kanwil DJP Aceh seluruh pegawai telah memegang
teguh kebenaran, menaati peraturan dalam berbagai situasi, penuh tanggung jawab serta
berani mengemukakan fakta.
Pada pertanyaan ke-20, tentang senantiasa bekerja sesuai tugas dan tanggung
jawab, memberikan upaya secara maksimal, efisien, efektif, serta terus-menerus
melakukan upaya pengembangan diri, sebanyak 92,80% responden menjawab sangat
setuju, dan 7,20% menjawab setuju. Prosentase jawaban responden, di Kanwil DJP Aceh
telah Senantiasa bekerja sesuai tugas dan tanggung jawab, memberikan upaya secara
maksimal, efisien, efektif, serta terus-menerus melakukan upaya pengembangan diri.
Berdasarkan tabel diatas dapat digambarkan persepsi dari pegawai di lingkungan
Kanwil DJP Jawa Barat III terhadap kualitas pengelolaan kinerja pegawai dan organisasi
di unitnya, dimana terdapat keyakinan dari responden bahwa pengelolaan kinerja yang