Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia p–ISSN: 2541-0849 e-ISSN: 2548-1398

Vol. 7, No. 12, Desember 2022

 

PENGARUH MODAL, OMZET PENJUALAN DAN  JAM OPERASIONAL TERHADAP LABA

 

Nurita Elfani Prasetyaningrum, Yanita Hendarti, Erlina Sih Rahayu

Fakultas Ekonomi Universitas Surakarta, Indonesia

Email: elfaniprasetya@gmail.com, yanitahendarti1974@gmail.com, erlinasrsolo@gmail.com

 

Abstrak

Bisnis kuliner mampu meraup keuntungan puluhan juta hingga ratusan juta rupiah. Data ini serupa dengan yang dimiliki oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf). Online food delivery service sebagai salah satu solusi alternatif dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Bisnis kuliner di Kabupaten Karanganyar saat ini banyak memanfaatkan aplikasi GoFood, sehingga memberikan kontribusi bagi UMKM kuliner dalam pencapaian laba yang optimal. Permasalahan yang terjadi bahwa UMKM sector kuliner PKL memiliki karakteristik yang beragam dalam mengelola bisnisnya sehingga turut mempengaruhi laba yang dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh modal, omzet penjualan, dan jam operasional secara simultan terhadap laba pada kuliner PKL mitra GoFood. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 50 kuliner PKL mitra GoFood di kabupaten Karanganyar, dengan teknik purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode survey dan teknik pengumpulan datanya menggunakan angket kuesioner  yang diwujudkan dalam bentuk pernyataan.. Hasil penelitian diuji dengan Uji Validitas dan Uji Reliabilitas, sedang Analisis Statistik Regresi Linier Berganda, Uji Statistik t, Uji Statistik F dan Koefisien Determinasi (Adjusted R2) digunakan untuk menganalisa data hasil penelitian. Dari hasil pengambilan data dan analisis didapatkan bahwa pada UMKM usaha PKL Kuliner mitra GoFood di Kabupaten Karanganyar, secara parsial  modal kerja berpengaruh  dan omzet penjualan berpengaruh signifikan terhadap laba, sementara jam operasional tidak berpengaruh signifikan terhadap laba. Namun modal, omzet Penjualan dan jam operasional secara simultan berpengaruh signifikan terhadap laba.

 

Kata Kunci: Modal, Omzet Penjualan, Jam Operasional, Laba.

 

Abstract

The culinary business is able to reap tens of millions to hundreds of millions of rupiah in profits. This data is similar to that owned by the Indonesian Creative Economy Agency (Bekraf). Online food delivery service as one of the alternative solutions in meeting consumer needs. The culinary business in Karanganyar Regency currently uses the GoFood application a lot, thus contributing to culinary MSMEs in achieving optimal profits. The problem that occurs is that MSMEs in the PKL culinary sector have various characteristics in managing their business so that they also affect the profit achieved. This study aims to analyze the effect of capital, sales turnover, and operating hours simultaneously on profits on culinary PKL GoFood partners. This study used a sample of 50 culinary PKL GoFood partners in Karanganyar regency, using purposive sampling techniques. The method used in this study was to use the survey method and the data collection technique using questionnaire questionnaires which were manifested in the form of statements. The results of the study were tested with Validity Test and Reliability Test, while Multiple Linear Regression Statistical Analysis, Statistical Test t, Statistical Test F and Coefficient of Determination (Adjusted R2) were used to analyze the research result data. From the results of data collection and analysis, it was found that in MSMEs of the Culinary PKL business partnering with GoFood in Karanganyar Regency, partial working capital has an effect and sales turnover has a significant effect on profits, while operating hours do not have a significant effect on profits. However, capital, sales turnover and operating hours simultaneously have a significant effect on profits.

 

Keywords: Capital,  Sales Turnover, Operating Hours,  Profit.

 

Pendahuluan

Keberadaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)   di bidang kuliner memiliki peran penting dan memiliki kontribusi positif pada perekonomian nasional dan daerah, selain dapat menyerap tenaga kerja juga turut berperan dalam proses pemerataan dan peningkatan pendapatan masyarakat (Muttaqin et al., 2021).

Bisnis kuliner mampu meraup keuntungan puluhan juta hingga ratusan juta rupiah. Data ini serupa dengan yang dimiliki oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf). Deputi Akses Permodalan Bekraf Fadjar Hutomo dalam kesempatan  sama menyebut bisnis  kuliner memberikan kontribusi  terbesar untuk sektor ekonomi kreatif. Fadjar menjelaskan dari 16 sektor, ada tiga sektor yang menyumbang 30 persen untuk perekonomian kreatif. Tiga sektor itu yakni kuliner, mode, dan kerajinan. Kuliner memberi sumbangsih terbesar hingga 34 persen (NSS & Rahoyo, 2019).

Online food delivery service sebagai salah satu solusi alternatif dalam memenuhi kebutuhan konsumen. Aplikasi GoFood telah banyak dimanfaatkan oleh para pengusaha kuliner sebagai fitur layanan pengiriman pesanan makanan (Putra et al., 2020). Fitur GoFood, memberikan kemudahan bagi konsumen untuk memperoleh makanan dan minuman yang diinginkan dari berbagai pilihan kuliner PKL hanya melalui media smartphone tanpa harus mengunjungi kuliner PKL tersebut. Selain memberi kemudahan kepada konsumen, online food delivery service ini juga memberikan keuntungan bagi pelaku bisnis, membantu  untuk  memberikan  akses  yang  selebar-lebarnya  kepada  mereka yang ingin berinovasi kuliner tanpa modal yang besar (Suryadi & Ilyas, 2018). Dalam bisnis kuliner para pengusaha UMKM telah banyak yang menjalin kemitraan dengan perusahaan GoJek melalui fitur GoFood, aplikasi ini telah memberikan kontribusi positif pada peningkatan omzet penjualan dalam setiap harinya.

Bisnis kuliner di Kabupaten Karanganyar saat ini banyak memanfaatkan aplikasi GoFood, sehingga memberikan kontribusi bagi UMKM kuliner dalam pencapaian laba yang optimal (Boedirochminarni, 2020). Permasalahan yang terjadi bahwa UMKM sector kuliner PKL memiliki karakteristik yang beragam dalam mengelola bisnisnya sehingga turut mempengaruhi laba yang dicapai. Faktor-faktor tersebut diantaranya modal, omzet penjualan, dan jam operasional. Hal ini mendorong minat penelitian untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi laba UMKM pada sektor kuliner PKL di Kabupaten Karanganyar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Modal kerja, Omzet dan Jam operasional terhadap laba baik secara parsial maupun simultan pada UMKM PKL Kuliner mitra GoFood di Kabupaten Karanganyar.

 

Metode Penelitian

Penelitian   ini   mengambil   lokasi   di   Kabupaten karanganyar. Pemilihan lokasi penelitian sejalan dengan pengembangan wisata kuliner di Kabupaten karanganyar, yang dapat mendorong peningkatan kinerja UMKM di bidang kuliner serta memberikan kontribusi positif pada pendapatan daerah Kabupaten karanganyar. Data penelitian ini adalah data kualitatif berupa data persepsi atau tanggapan responden mengenai laba, modal kerja, omzet penjualan, dan jam kerja operasional. Data kualitatif tersebut akan dikuantitatifkan dengan menggunakan pengukuran skala Likert 5 poin.

 

Hasil dan Pembahasan

1.    Hasil Uji Validitas (Nurman Al Faruq, 2016).

Nilai r tabel berdasarkan distribusi Tabel r Product Moment pada Ts 5% dan N = 50 diperoleh 0,279. Berdasarkan hasil uji validitas diatas dapat diketahui bahwa semua butir pernyataan variabel Modal, Omzet Penjualan, Jam Operasional dan Laba menghasilkan nilai rhitung > r tabel. Karena nilai rhitung > rtabel maka dapat disimpulkan bahwa seluruh butir pernyataan variabel Modal, Omzet Penjualan, Jam Operasional dan Laba valid.

2.    Hasil Uji Reliabilitas (Nurman Al Faruq, 2016).

Berdasarkan uji reliabilitas instrumen diperoleh hasil bahwa instrumen untuk   variabel laba, modal, omzet penjualan, dan jam operasional dinyatakan reliabel (konsisten/handal) karena masing- masing variabel menghasilkan Cronbach Alpha > 0,60.

3.    Hasil Uji (Basri, 2016).

Dari hasil uji t maka dapat diketahui bahwa nilai t hitung > t tabel, yang berarti bahwa ada pengaruh antara variabel independen terhadap variabel dependen yang akan dibahas berikut ini.

a)    Pengaruh modal kerja terhadap laba pada UMKM usaha PKL Kuliner mitra GoFood di Kabupaten Karanganyar, berdasarkan hasil uji hipotesis parsial pengaruh modal kerja terhadap laba dapat diketahui. Mengingat nilai t hitung > t tabel yaitu 2,25 > 2,01 dan nilai signifikansi (p-value) < 0,05 yaitu (0,029 < 0,05) berarti Ho ditolak dan Ha diterima, artinya modal kerja berpengaruh signifikan terhadap laba. Dengan demikian hipotesis 1 dalam penelitian ini yang menyatakan bahwa “Diduga artinya modal kerja berpengaruh signifikan terhadap laba” terbukti kebenarnya. Hasil penelitian ini menerangkan bahwa dalam rangka meningkatkan laba harus lebih meningkatkan modal kerja.

b)   Pengaruh omzet penjualan terhadap laba pada UMKM usaha PKL Kuliner mitra GoFood di Kabupaten Karanganyar, berdasarkan hasil uji hipotesis parsial pengaruh omzet penjualan terhadap laba dapat diketahui. Mengingat nilai t hitung  >  t tabel  yaitu 2,67 > 2,01 dan nilai signifikansi (p-value) < 0,05 yaitu (0,01 < 0,05), berarti Ho ditolak dan Ha diterima, artinya omzet penjualan berpengaruh signifikan terhadap laba. Dengan demikian hipotesis 2 dalam penelitian ini yang menyatakan bahwa “Diduga artinya omzet penjualan berpengaruh signifikan terhadap laba” terbukti kebenarnya. Hasil penelitian ini menerangkan bahwa dalam rangka meningkatkan laba harus lebih meningkatkan omzet penjualan.

c)    Pengaruh jam operasional terhadap laba pada UMKM usaha PKL Kuliner mitra GoFood di Kabupaten Karanganyar, berdasarkan hasil uji hipotesis parsial pengaruh jam operasional terhadap laba dapat diketahui. Mengingat nilai t hitung < t tabel yaitu 1,32 < 2,01 dan nilai signifikansi (p-value) > 0,05 yaitu (0,19 > 0,05), berarti Ho diterima dan Ha ditolak, artinya omzet penjualan tidak berpengaruh signifikan terhadap laba. Dengan demikian hipotesis 3 dalam penelitian ini yang menyatakan bahwa “Diduga artinya jam operasional berpengaruh signifikan terhadap laba” tidak terbukti kebenarannya. Hasil penelitian ini menerangkan bahwa dalam rangka meningkatkan laba harus lebih meningkatkan jam operasional.

4.    Hasil Uji F  (Basri, 2016)

Hasil hipotesis secara simultan pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen pada UMKM usaha PKL Kuliner mitra GoFood di Kabupaten Karanganyar, dengan uji F dapat diketahui nilai Fhitung > Ftabel yaitu (6,56 > 2,81) dan nilai F signifikansi < 0,05 yaitu (0,00087 < 0,05), maka Ho ditolak dan Ha diterima, berarti Modal, Omzet Penjualan, dan Jam Operasional secara simultan berpengaruh signifikan terhadap laba. Dengan demikian hipotesis 4 dalam penelitian ini yang menyatakan bahwa “Modal, Omzet Penjualan dan Jam Operasional secara simultan berpengaruh signifikan terhadap laba” terbukti kebenarannya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Modal, Omzet Penjualan dan Jam Operasional merupakan faktor-faktor yang dapat berpengaruh terhadap laba.

 

5.    Hasil Uji Koefisien Determinasi (R2) (Basri, 2016).

Hasil uji Koefisien Determinasi (R2) dapat diketahui bahwa nilai koefisien Determinasi (R2) 0,299. Maka dapat diartikan bahwa pengaruh variabel independen yang terdiri dari Modal, Omzet Penjualan dan Jam Operasional terhadap laba pada UMKM usaha PKL Kuliner mitra GoFood di Kabupaten Karanganyar sebesar 29,9 %, sedangkan 70,1 % sisanya dipengaruhi variabel lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini. Variabel lain diantaranya aset tetap, biaya promosi, biaya produksi, biaya kualitas, biaya tenaga kerja, biaya operasional, biaya tenaga kerja, dan harga pokok produksi.  Adapun hasil beberapa penelitian terdahulu yang sejenis, sebagaimana tabel berikut:

 

Tabel 1.

Penelitian Terdahulu

No

Peneliti

Judul

Variabel dan Sampel

Hasil penelitian

1.

(Suprihatmi & Susanti, 2019)

Pengaruh Modal Ker ja, Aset, dan Omzet Penjualan terhadapLa ba UKM Catering di Wilayah Surakarta

-Variabel indepen- den: Modal Kerja, Aset, Omzet Penjualan

-Variabel dependen:  Laba

-Sampel: UKM Ca- tering di Wilayah Surakarta

Hasil analisis regresi: Modal  kerja,  asset dan omzet penjualan berpengaruh signifikan terhadap laba

2.

(Indraswari & Kusuma, 2018)

Analisa Pemanfaatan Aplikasi GoFood Bagi Pendapatan Pe- milik Usaha Kuliner PKL Di  Kelurahan Sawojajar  Malang

-Variabel indepen-den: Harga jual, Jumlah order, lama jam operasional

-Variabel dependen: Pendapatan

-Sampel: UMKM ru mah makan yang memanfaatkan apli- kasi  GoFood di Ke-lurahan Sawojajar kota Malang

Hasil analisis regresi : Harga jual, jumlah order dan lama jam operasional berpenga ruh positif dan signifi-kan terhadap pendapatan

3.

(Suprihatmi & Susanti, 2019)

Strategi Ekonomi Kre atif untuk Mengem bangkan UMKM (Sur vey Pada Pengusaha Wedangan Kafe di Surakarta)

-Variabel indepen-den: Modal kerja, Omzet penjualan, Biaya Pemasaran

-Variabel dependen: Laba bersih

-Sampel: UMKM Kafe Wedangan Surakarta

Hasil analisis regresi: Modal kerja, omzet penjualan dan biaya pemasaran berpenga ruh signifikan terha dap   laba bersih

4.

(Artini, 2019)

Analisis Faktor-Fak tor Yang Mempenga ruhi Pendapatan UM KM di Kabupaten Tabanan

-Variabel Indepen-den: Modal, Tenaga kerja

-Variabel dependen: Pendapatan UMKM

-Sampel: UMKM di Kabupaten Tabanan Denpasar

Hasil analisis regresi: Modal  dan  tenaga  ker ja berpengaruh signifi kan terhadap penda- patan

5.

(Gonibala et al., 2019)

Analisis Pengaruh Modal dan Biaya Pro duksi terhadap Pen dapatan UMKM di Kota Kotamobagu

-Variabel indepen-den: Modal, Biaya produksi

-Variabel dependen:

Pendapatan UMKM

Sampel: UMKM di Kota Kotamobagu Manado

Hasil analisis regresi:

Modal dan biaya pro duksi berpengaruh sig- nifikan terhadap penda patan UMKM

6.

(Erpurini, 2018)

Pengaruh Aset Tetap dan Modal terhadap Laba Bersih PT. Ultra Jaya Milk Industry and Trading Compa ny Tbk. Periode Ta hun 2010-2016

-Variabel indepen-den: Aset Tetap, -Modal

-Variabel dependen:

Laba Bersih

-Objek penelitian:  PT. Ultra Jaya   Milk Industry and Trading Company Tbk.

Hasil analisis regresi:

Aset tetap dan modal dan berpengaruh sig nifikan terhadap laba bersih

7.

(Laki et al., 2019)

Pengaruh Biaya

Promosi dan Biaya Distribusi terhadap Laba Pada PT. Megamitra Makmur Sentosa Manado

-Variabel indepen-den: Biaya promosi

Biaya distribusi

-Variabel dependen:

Laba bersih

-Objek penelitian: PT. Megamitra Mak mur Sentosa Mana-do

Hasil analisis regresi:

Biaya promosi dan biaya produksi berpe ngaruh signifikan ter hadap laba bersih

8.

(Felicia & Gultom, 2018)

Pengaruh Biaya

Produksi, Biaya Kua litas dan Biaya Pro mosi Terhadap Laba Bersih Pada Perusa haan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia         Periode 2013–2015

-Variabel indepen den: Biaya produk si, Biaya Kualitas, Biaya Promosi

-Variabel dependen:

Laba bersih

-Objek penelitian: Perusahaan Manu- faktur listing BEI

Hasil analisis regresi:

Biaya produksi, biaya kualitas dan biaya Pro mosi berpengaruh sig nifikan   terhadap   laba

bersih

9.

(Rosdiyati, 2017)

Pengaruh Faktor

Jumlah Produksi dan Biaya Tenaga Kerja terhadap Laba Usaha Telur Asin UD Sum ber Rejeki Desa Ta wangrejo Turi, Kabu paten Lamongan

-Variabel indepen-den: Jumlah Produk si, Biaya Tenaga Kerja

-Variabel dependen: Laba bersih

Objek penelitian: UD Sumber Rejeki  Desa Tawangrejo Turi Kabupaten

Lamongan

Hasil analisis regresi:

Jumlah produksi dan biaya tenaga kerja berpengaruh signifikan terhadap laba bersih

10.

(Satwika et al., 2018)

Pengaruh Harga Po kok Produksi, Biaya Operasional, dan Pen jualan Bersih terha dap Laba Bersih (Studi Kasus pada Perusahaan Sektor In dustri Tekstil dan Gar men yang terdaftar di Bursa Efek Indo nesia Tahun 2012-2016)

-Variabel independen: Harga Pokok, Produksi, Biaya O- perasional, Penjua lan Bersih

-Variabel dependen:

Laba bersih

-Objek penelitian: Industri Tekstil dan Garmen listing BEI

Hasil analisis regresi: Harga pokok produksi, biaya operasional  dan penjualan bersih berpe ngaruh signifikan terha dap laba bersih

 

 

Kesimpulan

Dari hasil penelitian dan analisis yang dilakukan oleh penulis, penelitian tersebut dapat menarik kesimpulan sebagai berikut: (1.) Modal kerja berpengaruh signifikan terhadap laba, Omzet penjualan berpengaruh signifikan terhadap laba dan Jam operasional berpengaruh tidak signifikan terhadap laba. (2.) Modal, Omzet Penjualan, dan Jam Operasional secara simultan berpengaruh signifikan terhadap laba. (3.) Modal, Omzet Penjualan dan Jam Operasional terhadap laba pada UMKM PKL usaha Kuliner mitra GoFood di Kabupaten Karanganyar sebesar 29,9 %, sedangkan 70,1 % sisanya dipengaruhi variabel lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini. Variabel lain diantaranya aset tetap, biaya promosi, biaya produksi, biaya kualitas, biaya tenaga kerja, biaya operasional, biaya tenaga kerja, dan harga pokok produksi.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BIBLIOGRAFI

 

Artini, N. R. (2019). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan UMKM di Kabupaten Tabanan. Ganec Swara, 13(1), 71–77.

 

Basri, S. (2016). Dikotomi Konsep Birokrasi dan Demokrasi: Masalah yang bersifat Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis. JIA Sandikta, 8.

 

Boedirochminarni, A. (2020). UMKM “kreatif” di masa covid-19. Ekonomi Indonesia Di Tengah Pandemi Covid, 1(3), 95.

 

Erpurini, W. (2018). Pengaruh aset tetap dan modal terhadap laba bersih pt. ultra jaya milk industry and trading company tbk. periode tahun 2010-2016. Jurnal Indonesia Membangun, 17(2), 1–13.

 

Felicia, F., & Gultom, R. (2018). Pengaruh Biaya Produksi, Biaya Kualitas Dan Biaya Promosi Terhadap Laba Bersih Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2013–2015. Jurnal Ilmu Manajemen METHONOMIX, 1(1), 1–12.

 

Gonibala, N., Masinambow, V. A. J., & Maramis, M. T. B. (2019). Analisis pengaruh modal dan biaya produksi terhadap pendapatan UMKM di Kota Kotamobagu. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 19(01).

 

Indraswari, A., & Kusuma, H. (2018). Analisa Pemanfaatan Aplikasi Go-Food Bagi Pendapatan Pemilik Usaha Rumah Makan Di Kelurahan Sawojajar Kota Malang. Jurnal Ilmu Ekonomi JIE, 2(1), 63–73.

 

Laki, M. F., Nangoi, G. B., & Wokas, H. R. N. (2019). Pengaruh Biaya Promosi dan Biaya Distribusi terhadap Laba Pada PT. Megamitra Makmur Sentosa Manado. Going Concern: Jurnal Riset Akuntansi, 14(1).

 

Muttaqin, H. M., Kosim, A. M., & Devi, A. (2021). Peranan Perbankan Syariah Dalam Mendorong Usaha Mikro Kecil dan Menengah Dimasa Pandemi Covid-19. El-Mal: Jurnal Kajian Ekonomi & Bisnis Islam, 2(1), 110–119.

 

NSS, R. L. P., & Rahoyo, R. (2019). Dampak Bisnis Kuliner Melalui Go Food Bagi Pertumbuhan Ekonomi Di Kota Semarang. Jurnal Dinamika Sosial Budaya, 20(2), 120–133.

 

Nurman Al Faruq. (2016). Cara Cepat Uji Validitas. ruangexcel.blogspot.com. https://ruangexcel.blogspot.com/2016/02/cara-cepat-uji-validitas.html

 

Putra, K. A. D., Hidayatullah, F., & Farida, N. (2020). Mediatisasi layanan pesan antar makanan di Indonesia melalui aplikasi Go-food. Islamic Communication Journal, 5(1), 114–124.

 

Rosdiyati, R. (2017). Pengaruh Faktor Jumlah Produksi Dan Biaya Tenaga Kerja Terhadap Laba Usaha Telur Asin Ud. Sumber Rejeki Desa Tawangrejo Turi Kabupaten Lamongan. Jurnal Ekbis, 17(1), 9-Halaman.

 

Satwika, F., Hendratno, H., & Zultilisna, D. (2018). Pengaruh Harga Pokok Produksi, Biaya Operasional, Dan Penjualan Bersih Terhadap Laba Bersih (studi Pada Perusahaan Tekstil & Garmen Yang Terdapat Di Bei 2011-2016). EProceedings of Management, 5(2).

 

Suprihatmi, S. W., & Susanti, R. (2019). Strategi Ekonomi Kreatif Untuk Mengembangkan Umkm (Survey Pada Pengusaha Wedangan Kafe Di Surakarta). Research Fair Unisri, 3(1).

 

Suryadi, D. F., & Ilyas, M. I. F. (2018). Adopsi online food delivery service bagi wirausaha pemula di kota Makassar (Studi kasus pada Big Bananas). Seminar Nasional Hasil Penelitian & Pengabdian Kepada Masyarakat (SNP2M).

 

Copyright holder:

Nurita Elfani Prasetyaningrum, Yanita Hendarti,Erlina Sih Rahayu (2022)

 

First publication right:

Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia

 

This article is licensed under: