Penerapan Konsep Arsitektur Kontemporer pada Penataan Cagar Budaya Situ Tasikardi

  • Andiyan Andiyan Universitas Faletehan Serang, Banten, Indonesia
  • Eddy Budianto Universitas Faletehan Serang, Banten, Indonesia

Abstract

Salah satu kebutuhan yang paling fundamental dalam kegiatan pengembangan dan pengelolaan sumber daya air adalah ketersediaan air. Air sangat penting bagi kehidupan dan merupakan faktor utama yang sangat dibutuhkan. Tujuan penelitain dalam rangka untuk menjaga ketersediaan air pemerintah daerah berupaya melaksanakan rehabilitasi pengairan antara lain dengan penanganan Situ. Metode penelitian dimana dengan upaya konservasi untuk memperbaiki kondisi di sepanjang daerah tersebut, penanganan Situ merupakan salah satu solusi alternatif untuk menahan aliran permukaan pada musim hujan dan dapat menambah ketersediaan air pada musim kemarau. Hasil pembahasan terkait dengan permasalahan yang timbul, diperlukan serangkaian upaya untuk melindungi, mengendalikan, mengembangkan, dan memanfaatkan potensi Sumber Daya Air yang ada, khususnya di Situ Tasikardi di Kabupaten Serang. Kesimpulan beberapa aspek yang perlu dipertimbangkan, yaitu dari segi estetika  perlu adanya  penataan  kembali  Situ dan rehabilitasi kondisi Situ yang mulai memburuk, terlihat dari pagar-pagar dan tembok penahan tanah yang telah rusak, serta tata letak bangunan-bangunan disekitar Situ yang kurang baik, maka perlu untuk dilakukan perencanaan Situ Tasikardi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
Jun 20, 2021
How to Cite
ANDIYAN, Andiyan; BUDIANTO, Eddy. Penerapan Konsep Arsitektur Kontemporer pada Penataan Cagar Budaya Situ Tasikardi. Syntax Literate ; Jurnal Ilmiah Indonesia, [S.l.], v. 6, n. 6, p. 2624-2636, june 2021. ISSN 2548-1398. Available at: <https://jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntax-literate/article/view/3163>. Date accessed: 04 aug. 2021. doi: http://dx.doi.org/10.36418/syntax-literate.v6i6.3163.