Literasi Emosi, Self Esteem dan Motivasi Berprestasi Remaja

  • Jane Mariem Monepa Universitas Tadulako
  • Muthia Aryuni Universitas Tadulako
Keywords: Literasi emosi, Self-esteem, motivasi berprestasi, remaja awal

Abstract

Masa remaja merupakan tahap perkembangan yang penting karena pada periode ini individu mengalami perubahan fisik, emosional, dan sosial yang signifikan. Kemampuan remaja dalam memahami dan mengelola emosi menjadi faktor penting yang dapat memengaruhi perkembangan psikologis serta keberhasilan akademik mereka. Literasi emosi dan self-esteem dipandang sebagai dua aspek psikologis yang berperan dalam membentuk motivasi berprestasi pada remaja. Namun, penelitian yang mengkaji hubungan ketiga variabel tersebut secara simultan pada konteks remaja sekolah menengah pertama masih relatif terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi emosi dan self-esteem terhadap motivasi berprestasi remaja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 298 siswa SMPN 4 Palu yang berusia 1216 tahun. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Emotional Awareness Scale untuk mengukur literasi emosi, Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) untuk mengukur self-esteem, serta skala motivasi berprestasi. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi emosi dan self-esteem berpengaruh signifikan terhadap motivasi berprestasi remaja. Literasi emosi memiliki pengaruh positif yang lebih kuat terhadap motivasi berprestasi dibandingkan self-esteem. Secara simultan kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 17,5% terhadap motivasi berprestasi siswa. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa kemampuan memahami dan mengelola emosi serta penilaian positif terhadap diri sendiri merupakan faktor penting dalam meningkatkan motivasi berprestasi remaja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Lerner, R. M., Steinberg, L., & Bornstein, M. H. (Eds.). (2021). Handbook of adolescent development (2nd ed.). Routledge.

Pekrun, R. (2024). Control-value theory: From achievement emotion to a general theory of human emotions. Educational Psychology Review, 36, 83.

Rahmawati, A. (2016). Studi literatur literasi emosi. SEMINAR ASEAN 2nd Psychology & Humanity.

Rahmawati, N. R. (2017). Hubungan kecerdasan emosional, self esteem, self efficacy, dan psychological well being siswa SMA Negeri se-kota Malang [Tesis magister, Universitas Negeri Malang]. https://repository.um.ac.id/56876/

Ryan, R. M., & Deci, E. L. (2017). Self-determination theory: Basic psychological needs in motivation, development, and wellness. Guilford Press.

Santrock, J. W. (2019). Adolescence (17th ed.). McGraw-Hill Education.

Simanjuntak, E., & Wulandari, H. (2022). Pengaruh literasi emosi terhadap self-esteem pada remaja [Makalah seminar]. Seminar Nasional Psikologi Pendidikan, Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia.

Simanjuntak, J., & Wulandari, I. S. M. (2022). Gangguan emosi dan perilaku remaja akibat kecanduan gadget. Malahayati Nursing Journal. https://doi.org/10.33024/mnj.v4i4.6221

Steinberg, L. (2017). Adolescence (11th ed.). McGraw-Hill Education.

Wang, R., Li, H., Sang, B., & Zhao, Y. (2023). Emotion regulation as a mediator on the relationship between emotional awareness and depression in elementary school students. Frontiers in Psychology, 14, Article 1127246.

Published
2026-04-13