Strategi Implementasi Konsep Green Hospital Melalui Pengelolaan Limbah Cair Non-Medis untuk Mendukung Manajemen Lingkungan di Rumah Sakit Umum Daerah Koja

  • Yuni An Sari Nasution Universitas YARSI
  • Kholis Ernawati Universitas YARSI
  • Danial Rasyid Universitas YARSI
  • Dicky Budiman Universitas YARSI
  • Deni Kurniadi Sunjaya Universitas Padjadjaran
Keywords: Green Hospital, limbah cair non-medis, manajemen lingkungan, RSUD Koja, strategi implementasi

Abstract

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Koja sebagai salah satu rumah sakit rujukan di Jakarta Utara menghadapi tantangan dalam pengelolaan limbah cair non-medis yang berkelanjutan. Pengelolaan limbah cair non-medis seperti dari dapur, laundry, dan sanitasi belum sepenuhnya terintegrasi dengan prinsip Green Hospital, sehingga berpotensi mencemari lingkungan dan meningkatkan beban operasional. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi implementasi konsep Green Hospital melalui pengelolaan limbah cair non-medis guna mendukung manajemen lingkungan dan pemenuhan standar akreditasi rumah sakit. Pendekatan yang digunakan adalah mixed method dengan kombinasi analisis kualitatif dan kuantitatif, serta analisis SWOT untuk memetakan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama meliputi keterbatasan teknologi IPAL, rendahnya efisiensi penggunaan air, dan belum optimalnya pemanfaatan kembali air limbah. Strategi implementasi yang disarankan mencakup penguatan regulasi internal, penerapan teknologi pengolahan limbah berkelanjutan, pelibatan seluruh pemangku kepentingan, serta integrasi kebijakan lingkungan dengan sistem manajemen rumah sakit. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan rumah sakit ramah lingkungan dan dapat dijadikan acuan dalam penerapan konsep Green Hospital di rumah sakit lain di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2021). Rencana aksi nasional pengelolaan limbah berkelanjutan. Bappenas.

Baswardono, W., Septiana, Y., Arifin, D. M., & Fatimah, D. D. S. (2021). Design of emergency response assessment system using feature-driven development approach. IOP Conference Series: Materials Science and Engineering, 1098(3), 032072. https://doi.org/10.1088/1757-899x/1098/3/032072

Badan Pusat Statistik. (2024). Statistik Indonesia 2024 (Katalog No. 1101001). https://www.bps.go.id/publication/2024/02/28/

DiMaggio, P. J., & Powell, W. W. (1983). The iron cage revisited: Institutional isomorphism and collective rationality in organizational fields. American Sociological Review, 48(2), 147–160. https://doi.org/10.2307/2095101

Donabedian, A. (1982). The criteria and standards of quality (Vol. 2). Health Administration Press.

Effendi, F. N., Warlina, L., & Nurmawati, S. (2024). Implementasi ekoefisiensi rumah sakit ramah lingkungan (green hospital) di Rumah Sakit Daerah Nganjuk. Jurnal Teknologi Lingkungan Lahan Basah, 12(2), 319–332. https://doi.org/10.26418/jtllb.v12i2.76469

Harma, A., Yuniarti, C. A., & Nurvitasari, R. I. (2024). Dasar administrasi kesehatan. Widina Bhakti Persada.

Intraruangsri, J., & Yang, T. (2018). Development of green hospital concept for Thailand hospitals (Master’s thesis, Thammasat University). Thammasat University Digital Library.

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 68 Tahun 2016 tentang baku mutu air limbah domestik.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2020 tentang pengelolaan limbah medis fasilitas pelayanan kesehatan dan limbah dari kegiatan isolasi atau karantina terkait Coronavirus Disease 2019 (COVID-19).

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2020 tentang pedoman penyusunan dokumen lingkungan hidup.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2023 tentang persyaratan kesehatan lingkungan rumah sakit.

Khoiroh, U. (2020). Pengolahan limbah cair di UPT Rumah Sakit Mata Masyarakat Jawa Timur (Undergraduate thesis, Universitas Airlangga). Repositori Universitas Airlangga. https://repository.unair.ac.id/131933/

Kühling, J. G., & Pieper, U. (2012). Management of healthcare waste: Developments in Southeast Asia in the twenty-first century. Waste Management & Research, 30(9 Suppl.), 100–104. https://doi.org/10.1177/0734242X12452907

Lewin, K. (1951). Field theory in social science: Selected theoretical papers (D. Cartwright, Ed.). Harper & Row.

Liu, A., Zhao, Y., Cai, Y., Kang, P., Huang, Y., Li, M., & Yang, A. (2022). Towards effective, sustainable solution for hospital wastewater treatment to cope with the post-pandemic era. International Journal of Environmental Research and Public Health, 20(4), 2854. https://doi.org/10.3390/ijerph20042854

Minister of Health Malaysia. (2019). Healthcare waste management guidelines. Ministry of Health Malaysia.

Palapessy, V. E. D., Hartono, B., & Samingan, S. (2019). Analisis faktor pendorong dan faktor penghambat penerapan kebijakan green hospital di RS Mekarsari Kota Bekasi tahun 2018. Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati, 4(1), 21–30. https://doi.org/10.35842/formil.v4i1.226

Perdini, M., Riani, E., & Nurhasanah, N. (2023). Strategi menuju penerapan green hospital serta dampaknya bagi rumah sakit: Studi kasus pada Rumah Sakit X. Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL, 7(1), 68–82. https://doi.org/10.30872/jtlunmul.v7i1.10731

Petraru, M., & Gavrilescu, M. (2010). Pollution prevention, a key to economic and environmental sustainability. Environmental Engineering and Management Journal, 9(4), 597–614. https://doi.org/10.30638/eemj.2010.083

Pharmawati, K., & Salman, G. (2024). Evaluasi pengolahan air limbah rumah sakit: Studi kasus Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan. Jurnal Serambi Engineering, 9(1), 8206–8212.

Priyatna, M. A. I. F., & Astutik, R. P. (2023). Monitoring kolam IPAL dengan sistem IoT berbasis Wemos di RSI Nyai Ageng Pinatih. E-Link: Jurnal Teknik Elektro dan Informatika, 18(1), 87–95. https://doi.org/10.30587/e-link.v18i1.5256

Rawis, L., Mangangka, I. R., & Legrans, R. R. (2022). Analisis kinerja instalansi pengolahan air limbah (IPAL) di Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat III Manado. Jurnal Tekno, 20(82), 233–243. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/tekno/article/view/42567

Richardson, J. (2013). Introduction: Triple bottom line—Does it all add up? In J. Richardson (Ed.), The triple bottom line: Does it all add up? (pp. 1–10). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781849773348

Sroufe, R. (2003). Effects of environmental management systems on environmental management practices and operations. Production and Operations Management, 12(3), 416–431. https://doi.org/10.1111/j.1937-5956.2003.tb00212.x

United Nations Environment Programme. (2018). Waste management outlook for South Asia. UNEP.

Widadi, F. (2020). Upaya menuju implementasi green hospital dan dampaknya bagi rumah sakit dan kepuasan pelanggan: Studi kasus pada Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta (Master’s thesis, Universitas Sanata Dharma). Repositori USD. https://repository.usd.ac.id/25510/

World Health Organization. (2014). Safe management of wastes from health-care activities (2nd ed.). WHO Press.

World Health Organization. (2017). Environmentally sustainable health systems: A strategic document. WHO Press.

World Health Organization. (2020). Health care without harm: Climate-smart health care series – Green guide for health care. WHO Press.

Wyns, A., & Bragge, P. (2022). Health care’s response to climate change: A carbon footprint assessment of the NHS in England. The Lancet Planetary Health, 6(1), e40–e50.

Published
2026-02-09