Modifikasi Surface Tyre Grapple (Four Finger) pada Unit Tyre Handler untuk Meningkatkan Pengendalian Risiko Maintenance Big Tyre
Abstract
Pengendalian risiko pada aktivitas maintenance big tyre merupakan salah satu faktor krusial dalam menjamin keselamatan kerja pada industri jasa pertambangan yang menggunakan unit haul truck berkapasitas besar. Pada praktik di lapangan, proses mounting, dismounting, assembling, disassembling, dan pengangkatan tyre dilakukan dengan bantuan unit tyre handler yang dilengkapi attachment tyre grapple tipe four finger. Hasil identifikasi masalah menunjukkan bahwa ukuran surface “dots” pada finger grapple terlalu kecil sehingga daya cengkeram terhadap tyre kurang optimal dan menimbulkan potensi bahaya terlepasnya tyre saat proses pencengkeraman. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja terkait aktivitas maintenance big tyre melalui modifikasi desain surface tyre grapple pada unit tyre handler di PT Antareja Mahada Makmur jobsite PT Satria Bahana Sarana periode Maret–Agustus 2025. Metode yang digunakan mengacu pada pendekatan Quality Control Circle (QCC) dengan tahapan identifikasi masalah, analisis penyebab, penentuan alternatif solusi, pemilihan solusi terbaik, perencanaan perbaikan, serta implementasi dan evaluasi hasil. Alternatif solusi dibandingkan dari sisi peluang hasil, waktu pelaksanaan, biaya, serta kemudahan implementasi, dan dipilih opsi modifikasi surface finger grapple sebagai solusi utama dengan waktu pelaksanaan 24 jam dan biaya sekitar Rp 8.324.732. Implementasi modifikasi dilakukan melalui pekerjaan fabrikasi di workshop plant dengan penyesuaian pola dan ukuran “dots” pada permukaan finger agar meningkatkan gaya gesek dan stabilitas cengkeraman tanpa mengganggu fungsi utama alat. Hasil penerapan menunjukkan peningkatan daya cengkeram tyre grapple terhadap tyre, penurunan potensi bahaya terlepasnya tyre, serta kontribusi positif terhadap pencapaian target zero MTI (Medical Treatment Injury) di area kerja.
Downloads
References
Attaqwa, R., Sari, D., & Kusmayadi, A. (2025). Penerapan rekayasa permukaan pada attachment alat angkat untuk peningkatan keselamatan kerja di industri pertambangan. Jurnal Teknik Keselamatan Kerja, 11(1), 15–28.
Bayu Jatmiko. (2025). Peningkatan budaya keselamatan melalui program improvement pada aktivitas maintenance tyre. Prosiding Seminar Nasional Keselamatan Pertambangan, 2(1), 88–95.
Dahniar, T., & Sarwoko, W. (2024). Optimalisasi kualitas dengan metode quality control circle (QCC) untuk meningkatkan kualitas produk di PT KMIL. Jurnal Tambora.
Digilib UNS. (2019). Implementasi hiperkes dan keselamatan kerja serta lingkungan di PT Antam Tbk UBPE Pongkor [Skripsi/tesis]. Universitas Sebelas Maret.
Dspace UII. (2022). Perancangan alat angkut genteng ergonomis menggunakan quality function deployment (QFD) [Skripsi/tesis]. Universitas Islam Indonesia.
ETheses UIN Malang. (2024). Implementasi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 11 Tahun 2023 tentang keselamatan dan kesehatan kerja di ruang terbatas terhadap pekerja ruang terbatas [Tesis]. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
ETheses UIN Malang. (2025). Penguatan kapasitas sumber daya manusia dalam mendukung penerapan sistem manajemen K3 untuk meningkatkan produktivitas [Tesis]. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang.
Gushady, F. A. (n.d.). Peningkatan kinerja keselamatan kerja di PT X dengan metode HIRARC pada kegiatan loading dan hauling [Skripsi]. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Handayani, R., & Putra, B. A. (2022). Analisis pengaruh kekasaran permukaan terhadap koefisien gesek kontak karet–logam pada aplikasi alat berat. Jurnal Tribologi Terapan, 8(2), 45–56.
Hidayat, M., & Siregar, F. (2024). Implementasi quality control circle (QCC) pada perawatan alat berat untuk peningkatan keandalan dan keselamatan operasi tambang. Jurnal Manajemen Aset dan K3, 6(1), 33–47.
Kusumawati, E., Suprihanto, J., & Nugroho, M. A. S. (2017). Evaluasi implementasi pelatihan kantor sendiri pada Inspektorat Kabupaten Pacitan.
Mulyani, S., Firdaus, R., & Akbar, L. (2023). Evaluasi alternatif teknis dan ekonomis penggantian versus modifikasi attachment pada unit alat berat. Jurnal Rekayasa Sistem Industri, 9(3), 101–113.
Mustofa, A., & Dewi, F. (2023). Continuous improvement berbasis QCC pada industri pertambangan: Studi kasus pengendalian risiko operasi. Jurnal Sistem dan Manajemen Industri, 5(2), 59–72.
Nuryono, A., Sjarifudin, D., & Ahmad, Q. (2016). Peningkatan produktivitas alat muat sekelas OHT CAT 777 di pertambangan batubara dengan pendekatan quality control circle. Jurnal Teknik Industri.
Pratama, I., & Nugroho, H. (2024). Manajemen risiko kegiatan maintenance pada armada haul truck tambang terbuka. Jurnal Teknik Pertambangan Indonesia, 12(1), 21–32.
Rahman, A., Lestari, P., & Widodo, S. (2023). Kajian keselamatan kerja pada penggunaan tyre handler untuk penanganan ban berukuran besar. Jurnal Keselamatan dan Kesehatan Kerja, 9(2), 73–84.
Santoso, J., & Hikmah, N. (2024). Identifikasi akar penyebab kecelakaan kerja pada proses pengangkatan beban menggunakan attachment khusus. Jurnal Analisis Kecelakaan Industri, 4(1), 39–50.
Sastrini, Y. E., Pertiwi, G. H., & Khoiri, M. M. (2023). Kesehatan dan keselamatan kerja: Tinjauan komprehensif. Tahta Media.
Suhantono, M., & Riyanto, E. (2024). Analisis deskriptif kontribusi tim “Sahabat Perubahan” dalam mengembangkan sistem manajemen keselamatan pertambangan. UPY Business and Management Review.
Suhendra, D., & Maulani, T. (2023). Peran rekayasa teknik (engineering control) dalam hirarki pengendalian bahaya di sektor pertambangan. Jurnal K3 dan Lingkungan Kerja, 7(1), 12–25.
Copyright (c) 2026 Deni Angga Suryana, Sugeng Apriliandi, Dikara Karisma, Martinus Andri Purwoko

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








