Upaya Mempertahankan Tradisi Mengaji Setelah Maghrib (Studi Living Qur’an di Kelurahan Barurambat Timur Kec. Pademawu Kab. Pamekasan)

  • Mohammad Farah Ubaidillah Universitas Islam Negeri Madura
  • Lizamah Lizamah Universitas Islam Negeri Madura
Keywords: Living Qur’an, tradisi mengaji, Maghrib, metode talaqqi, pendidikan Islam

Abstract

ar belakang: Tradisi mengaji setelah Maghrib merupakan praktik keagamaan yang telah mengakar dalam masyarakat Muslim. Namun, modernisasi, perkembangan teknologi digital, serta perubahan pola asuh keluarga menyebabkan penurunan partisipasi anak-anak dalam kegiatan tersebut di berbagai daerah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya mempertahankan tradisi mengaji setelah Maghrib di Musalla Baitur Rohmah, Kelurahan Barurambat Timur, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, dalam perspektif Living Qur’an. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian lapangan dan pendekatan fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kegiatan mengaji dilakukan secara sistematis dan berjenjang, dimulai dengan metode Iqra’ bagi pemula dan dilanjutkan dengan pembelajaran menggunakan mushaf Al-Qur’an melalui metode talaqqi dan sorogan. Selain pembelajaran baca-tulis Al-Qur’an, santri juga mendapatkan materi fiqih, akhlak, akidah, serta hafalan surat pendek. Faktor pendukung utama adalah komitmen pembina, motivasi santri, dan dukungan orang tua, sedangkan faktor penghambat meliputi kesibukan pembina, benturan jadwal sekolah, serta pengaruh gadget dan game online. Kesimpulan: Tradisi mengaji setelah Maghrib di Musalla Baitur Rohmah tetap eksis karena adanya strategi pembinaan yang sistematis, dukungan sosial yang kuat, serta inovasi kegiatan religius dan edukatif yang mampu meningkatkan motivasi santri.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggito, A. (2018). Metode penelitian kualitatif. CV Jejak.

Anwar, R. N., & Umar, M. (2021). Motivasi guru dalam bekerja perspektif Islam. Paedagoria: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Kependidikan, 12(2), 296–302.

Abbas, N., & Nuriana, M. A. (2023). Metode keteladanan guru terhadap kecerdasan murid. Lisyabab: Jurnal Studi Islam dan Sosial, 4(1), 26–38.

Ayub, S., Taufik, M., & Fuadi, H. (2024). Pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(3), 2303–2318.

Fahrianur, et al. (2022). Pendampingan belajar Al-Qur’an dengan penerapan metode Iqra’ di TPA Al-Muhajirin Sidomulyo Kelurahan Tumbang Tahai. Jurnal Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat, 5(3), 237–244.

Fernando, Y., Andriani, P., & Syam, H. (2024). Pentingnya motivasi belajar dalam meningkatkan hasil belajar siswa. ALFIHRIS: Jurnal Inspirasi Pendidikan, 2(3), 61–68.

Handayani, I. N., & Suismanto, S. (2018). Metode sorogan dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada anak. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 3(2), 103–114.

Husahada, M. Y., Masudi, M., & Indrawari, K. (2025). Peran guru tahfidz dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada siswa SMP IT Rabbi Radhiyya Curup Timur. Institut Agama Islam Negeri Curup.

Khoiri, D. R. M. (2016). Penerapan metode Bil Qolam dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an pada kalangan remaja (Skripsi). Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim.

Manna’, M. A. A.-Q. (2016). Dasar-dasar ilmu al-Qur’an. Ummul Qurra.

Mirianti, R. (2019). Peran santri dalam optimasi gerakan maghrib mengaji di Pondok Ash-Shonhaji Sukamiskin, Kota Bandung (Skripsi). Universitas Pendidikan Indonesia.

Nadia, R. (2025). Peran orang tua dalam membina ibadah shalat anak di lingkungan VIII Kelurahan Simangambat Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal (Skripsi). UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.

Nuraliyah, E., et al. (2022). Penggunaan handphone dan dampaknya bagi aktivitas belajar. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Budaya, 8(4), 1585–1592.

Nuralim, A. (2021). Menjaga ekosistem alam dalam Al-Qur’an: Studi penafsiran Muhammad Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Misbah (Skripsi). Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto.

Rahmatina, D., & Hidayat, M. A. (2021). Amalgamasi etnik Tionghoa dan etnik Madura dalam konstruksi identitas religius anak di Kabupaten Bangkalan Madura. Gulawentah: Jurnal Studi Sosial.

Ramdhani, F., Amiruddin, I., Muhajjalah, G., & Rifai, A. (2022). Quran in everyday life: Resepsi Al-Qur’an masyarakat Congaban Bangkakalan Madura. Potret Pemikiran, 26(2), 224–241.

Sarah, D. M., et al. (2022). Pengaruh pemberian reward dan punishment terhadap motivasi belajar siswa. Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan, 2(1), 210–219.

Sidik, Z., & Sobandi, A. (2018). Upaya meningkatkan motivasi belajar siswa melalui kemampuan komunikasi interpersonal guru. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 3(2), 190–198.

Siregar, N. M. H. (2021). Motivasi orang tua terhadap pengamalan agama anak di Kelurahan Wek I Padangsidimpuan Utara (Skripsi). IAIN Padangsidimpuan.

Sitompul, A. (2017). Keterampilan guru pendidikan agama Islam (PAI) dalam menggunakan metode baca Al-Qur’an siswa SD Negeri Simanosor Kecamatan Sibabangun Kabupaten Tapanuli Tengah (Skripsi). IAIN Padangsidimpuan.

Syafiqurrahman, S., & Hosnan, M. (2019). Kepemimpinan kiai: Analisis modalitas kepemimpinan kiai kampung dalam tradisi kompolan. Tafhim Al-’Ilmi, 10(2), 17–41.

Published
2026-03-11