Pengaruh Variasi Jenis Coolant terhadap Temperatur Kerja Mesin, Koefisien Perpindahan Panas dan Efektivitas Radiator
Abstract
Sistem pendingin pada kendaraan memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga suhu mesin agar tetap stabil, terutama dalam kondisi kerja berat. Salah satu faktor kunci dalam performa sistem pendingin adalah jenis coolant yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi jenis coolant terhadap temperatur kerja mesin, efektivitas radiator, dan koefisien perpindahan panas pada mobil Nissan X-Trail T30. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen, di mana tiga jenis coolant diuji pada temperatur mesin yang berbeda untuk mengukur kinerja radiator. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji ANOVA untuk mengetahui perbedaan signifikan antara jenis coolant yang diuji. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variasi jenis coolant berpengaruh signifikan terhadap temperatur kerja mesin dan efektivitas radiator. Coolant jenis Top One menunjukkan suhu mesin yang lebih rendah dan efektivitas radiator yang lebih tinggi dibandingkan dengan Mega Coolant dan Jumbo Super. Pemilihan jenis coolant yang tepat memiliki dampak besar pada kinerja sistem pendingin mesin dan harus dipertimbangkan untuk meningkatkan efisiensi dan umur kendaraan.
Downloads
References
Agung, W. (2020). Pengaruh water coolant terhadap efektivitas radiator mesin diesel pada jenis Isuzu Panther. Universitas Islam Riau.
Aryatama, F., & Hardjono, H. (2023). Uji efektivitas perpindahan panas radiator coolant menggunakan double pipe heat exchanger. DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi, 9(1), 106–113. https://doi.org/10.33795/distilat.v9i1.532
Askan. (2018). Modifikasi motor bensin 4 langkah 1 silinder untuk engine. Fortech Journal, 5(1). https://doi.org/10.56795/fortech.v5i1.5104
Elfiano, E., Suripto, H., Hastuti, K., Rahman, J., Subekti, P., & Zinomeza, E. (2024). Pengaruh water coolant terhadap efektivitas radiator pada mesin Toyota Kijang seri 4K. Jurnal Rekayasa Mesin, 15(2), 783–795.
Ghozali, I. (2016). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Haris, N. E., & A. (2022). Perbandingan penggunaan cairan pendingin radiator terhadap temperatur kerja mesin mobil Toyota Avanza 1.5 S M/T. Jurnal Teknik Mesin, 15(1), 20–25.
Hersandi, D. A. D., & Arsana, I. M. (2018). Pengaruh jenis fluida pendinginan terhadap kapasitas radiator pada sistem pendinginan mesin Daihatsu Xenia 1300 cc.
Iskendar, M., & S. (2010). Analisis variasi jumlah sudu dan cairan pendingin (coolant) pada kinerja mesin terhadap efisiensi bahan bakar dan pencegahan terjadinya overheating. Jurnal Ilmiah Teknobiz, 8(1), 19–—.
Kadir. (2020). Statistika terapan: Konsep, contoh dan analisis data dengan program SPSS/Lisrel (Edisi ke-3). PT Rajagrafindo Persada.
Legiman, & Sulaiman, F. (2018). Perawatan dan perbaikan sistem pendingin mesin Mitsubishi Galant 2500 cc. Teknovasi, 1(1), 26–34.
Lisan, R. F., Maksum, H., & Putra, D. S. (2023). The effectiveness of concrete analysis methods of temperature and pressure in car cooling system leaks. Jurnal Teknologi dan Pendidikan Vokasi Indonesia, 309–318.
Pamungkas, S., Studi, P., Mesin, T., & Universitas Mercu Buana. (2014). Analisa sistem bahan bakar injeksi pada mesin bensin. Jurnal Teknik Mesin, 3(3).
Prasetyo, I., & Pardana, A. P. (2018). Identifikasi dan trouble shooting sistem pendinginan pada mesin Daihatsu Granmax dan cara mengatasinya. Surya Teknika, 2(2), 6–15.
Purwono, H., & Rasma, R. (2017). Analisa engine overheat pada unit Komatsu Bulldozer D155A-6. Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi, 1–2. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/semnastek/article/view/1933
Ratna Yuniar Halim Bakar, & Nurfiman, E. (2022). Analisis jenis cairan pendingin terhadap laju perpindahan kalor pada sistem pendingin radiator. Jurnal Saintesa (Jurnal Ilmiah Sains, Teknologi dan Rekayasa), 2.
Santosa, K. Y., Wichaksana, A., Ardiansyah, M. H., & Sulistyo, A. B. (2024). Pengaruh variasi cairan pendingin (coolant) terhadap potensi overheating pada engine diesel (studi kasus Mitsubishi L300). Berkala Forum Studi Transportasi Antar Perguruan Tinggi, 2(1), 40–47.
Surjadi, E., Wahyudi, H., & Wijoyo. (2021). Pengaruh jumlah core radiator dan volume air pendingin terhadap temperatur kerja pendingin motor bakar 4-tak. Prosiding Seminar Sains Nasional dan Teknologi, 1, 1.
Surono, A., Setiyawan, M. F., & Iwan, M. (2021). Studi efektivitas radiator kendaraan dengan berbagai variasi laju aliran coolant. Jurnal Teknik Mesin, 12(2), 1–5.
Susilo, R. (2019). Pengaruh efektivitas radiator berdasarkan jenis coolant terhadap unjuk kerja mesin Toyota Kijang seri 4K (Skripsi). Universitas Islam Riau. https://repository.uir.ac.id/9031/1/133310093.pdf
Tandilittin, H., & Akbar, C. (2022). Pengaruh penggunaan coolant merek Top 1, Prestone, dan percampuran keduanya terhadap temperatur engine. Mekanik, 15(1), 21–28.
Tayep, M. (2021). Pengaruh efektivitas radiator berdasarkan jenis coolant terhadap unjuk kerja mesin diesel 2775 cc (Skripsi). Universitas Islam Riau. https://repository.uir.ac.id/9014
Copyright (c) 2026 Misbachudin Misbachudin, Rusmini Sri Maryati, Muhammad Ardi Pratama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








