Penilaian Unsur Wanprestasi Dalam Kontrak Proyek Konstruksi Bumn (Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 1361 Pk/Pdt/2024)

  • Madjumsyah Hariadi Universitas Pekalongan
  • Sami'an Sami'an Universitas Pekalongan
  • Aulia Aulia Universitas Pekalongan
Keywords: wanprestasi, BUMN, kontrak, Mahkamah Agung, kepastian hukum

Abstract

Latar belakang: Proyek yang dilaksanakan oleh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memiliki peranan strategis dalam pembangunan nasional, namun dalam praktiknya tidak jarang menimbulkan sengketa akibat wanprestasi kontrak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsistensi putusan Mahkamah Agung dalam menangani perkara wanprestasi proyek BUMN serta implikasinya terhadap kepastian hukum. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, khususnya melalui analisis terhadap putusan-putusan Mahkamah Agung yang berkaitan dengan sengketa wanprestasi proyek BUMN. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahkamah Agung secara konsisten menempatkan BUMN sebagai subjek hukum perdata dalam hubungan kontraktual dan menerapkan parameter wanprestasi berdasarkan ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Konsistensi tersebut memberikan kepastian hukum bagi para pihak dan menegaskan batas antara wanprestasi perdata dan tanggung jawab pidana. Kesimpulan: Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan hukum kontrak dan praktik pengelolaan proyek BUMN di Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alwi, L. O., Tjoanda, M., & Radjawane, P. (2023). Ganti kerugian akibat wanprestasi dalam perjanjian ditinjau dari KUHPerdata. Jurnal Hukum Perikatan Indonesia, 5(1), 45–58.

Badri, S., Handayani, P., & Rizki, T. A. (2024). Ganti rugi terhadap perbuatan melawan hukum dan wanprestasi dalam sistem hukum perdata. Jurnal USM Law Review, 7(2), 310–328.

Chan, E. E., Nik-Bakht, M., & Han, S. H. (2021). Sources of ambiguity in construction contract documents, reflected by litigation in supreme court cases. Journal of Legal Affairs and Dispute Resolution in Engineering and Construction, 13(4), 04521031. https://doi.org/10.1061/(ASCE)LA.1943-4170.0000508

Christiawan, R. (2020). Kepastian hukum pelaksanaan kontrak konstruksi. Repertorium: Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan, 9(2), 85–94. https://doi.org/10.28946/rpt.v9i2.476

Dirun, W., Syaufi, A., Faishal, A., & Suprapto, S. (2025). Reformulation of criminal act of corruption in building failure within procurement of construction services from perspective of legal certainty. Journal of Progressive Law and Legal Studies, 3(3), 362–378. https://doi.org/10.59653/jplls.v3i03.1893

Falahiyati, N., Sukirno, S., & Dinissa, L. R. (2024). Analisis sengketa wanprestasi dan ganti rugi kontrak konstruksi dalam perspektif hukum perdata Indonesia. Jurnal Hukum Bisnis Indonesia, 8(1), 112–130.

Indahwati, A. N., Sami’an, S., & Hardjomuljadi, S. (2025). Arbitration in resolving construction cost claim disputes due to time extensions: A study of contract law in Indonesia. SIGn Jurnal Hukum, 6(2), 263–281. https://doi.org/10.37276/sjh.v6i2.388

Irianto, K. D., & Elfani, R. (2020). Penyelesaian sengketa wanprestasi pada kontrak jasa konstruksi di pemerintahan daerah Kota Bukittinggi. Pagaruyuang Law Journal, 4(1), 134–148.

Iwanti, N. A. M., & Taun, T. (2022). Akibat hukum wanprestasi serta upaya hukum wanprestasi berdasarkan Pasal 1243 KUHPerdata. Journal Sains Student Research, 3(2), 322–336.

Jibril, M., & Ekadhani, T. A. (2022). Legal assurance: A comparative study of the good faith doctrine in Australia and Indonesia. Jurnal Jurisprudence, 11(2), 129–140. https://doi.org/10.23917/jurisprudence.v11i2.13718

Kamaluddin, K. (2021). Wanprestasi dalam kontrak kerja konstruksi yang mengakibatkan kerugian negara berdasarkan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Journal of Law (Jurnal Ilmu Hukum), 6(2), 365–370.

Lee, J. H., Ham, Y., & Yi, J. S. (2021). Construction disputes and associated contractual knowledge discovery using unstructured text-heavy data: Legal cases in the United Kingdom. Sustainability, 13(16), 9403. https://doi.org/10.3390/su13169403

Maylitha, E., Parameswara, M. C., & Iskandar, M. F. (2023). Civil legal liability for breach of contract in Indonesia. Journal of Law, Society, and Social Humanities, 2(2), 429–439.

Prihatinah, T. L. (2025). Application of the principles of good faith and pacta sunt servanda in unequal construction contracts: A case study of B2B developer–contractor. International Journal of Entrepreneurship and Business Development, 8(1), 15–32. https://doi.org/10.29138/ijebd.v8i1.3494

Ramadhani, K. S., Fahamsyah, E., & Ali, M. (2024). Legal protection for service providers against unilateral termination of construction contracts in government goods and services procurement. Equivalent: Scientific Journal of Social Engineering, 6(1), 55–72.

Saputra, C. D., & Surahmi, M. (2022). Tanggung jawab para pihak dalam kontrak kerja konstruksi menurut undang-undang tentang jasa konstruksi. Repertorium: Jurnal Ilmiah Hukum Kenotariatan, 11(2), 186–195. https://doi.org/10.28946/rpt.v11i2.1601

Sebastian, R. R., Wisatrioda, B., Sami’an, S., & Hardjomuljadi, S. (2025). Resolving construction disputes through negotiation: A case study of amendments to the environmental impact assessment for an electricity infrastructure project. SIGn Jurnal Hukum, 6(2), 245–262. https://doi.org/10.37276/sjh.v6i2.387

Simamora, F., Sinurat, A., & Asmaniar. (2023). Kajian yuridis pertanggungjawaban pidana pelaksanaan kontrak kerja konstruksi jalan yang berimplikasi pada tindak pidana korupsi. Jurnal Indonesia Sosial Sains, 4(5), 498–510.

Sulthanah, L. T. (2021). Analisis penyelesaian wanprestasi kontrak kerja konstruksi ditinjau dari asas keseimbangan. Kertha Semaya: Journal Ilmu Hukum, 9(3), 470–481. https://doi.org/10.24843/KS.2021.v09.i03.p06

Tiodor, P. C., Tjahyani, M., & Asmaniar. (2023). Analisis yuridis batas wanprestasi dan tindak pidana dalam kontrak proyek berdasarkan putusan Mahkamah Agung. Jurnal Hukum dan Keadilan, 10(2), 155–172.

Vidyapramatya, N. N., Latifah, E., Farida, E., & Tigor, A. A. (2023). Authority of the dispute council in the resolution of construction disputes in Indonesia. LAW REFORM, 19(1), 1–20. https://doi.org/10.14710/lr.v19i1.49141

Wiraantaka, J. A., Sami’an, S., & Hardjomuljadi, S. (2025). Implementation of legal principles in construction service agreements: A normative study. SIGn Jurnal Hukum, 6(2), 295–315. https://doi.org/10.37276/sjh.v6i2.390

Yuanitasari, D., & Kusmayanti, H. (2020). Development of agreement law in the implementation of the principle of good faith at the pre-contractual stage. Acta Diurnal Jurnal Ilmu Hukum Kenotariatan, 3(2), 205–220. https://doi.org/10.24198/acta.v3i2.228

Published
2026-03-11