Keadilan Restoratif dalam Sistem Peradilan Pidana Indonesia: Antara Regulasi dan Implementasi
Abstract
Keadilan restoratif berkembang sebagai paradigma penyelesaian kasus pidana yang menekankan pada pemulihan korban, akuntabilitas pelaku, dan harmonisasi sosial. Dalam reformasi hukum pidana nasional, konsep keadilan restoratif mulai diakomodir melalui KUHP yang baru, arah reformasi KUHP, dan berbagai regulasi sektoral lembaga penegak hukum. Namun, aturan tersebut masih menunjukkan kecenderungan untuk mempersempit makna keadilan restoratif hanya menjadi mekanisme penghentian kasus atau penyelesaian tindak pidana tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan keadilan restoratif dalam KUHP dan reformasi KUHP serta mengkaji kesesuaiannya dengan konsep filosofis keadilan restoratif. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan hukum dan pendekatan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi hukum pidana nasional belum sepenuhnya menempatkan keadilan restoratif sebagai paradigma pemulihan dalam sistem peradilan pidana. Keadilan restoratif masih dipahami secara pragmatis sebagai instrumen penanganan kasus yang efisien, meskipun secara filosofis keadilan restoratif menekankan pemulihan hubungan sosial dan keadilan substantif. Oleh karena itu, perlu dirumuskan kembali pengaturan keadilan restoratif agar lebih sejalan dengan nilai filosofis keadilan restoratif dalam hukum pidana modern.
Downloads
References
Arief, B. N. (2021). Surat kepada Pemimpin Redaksi.
Bergseth, K. J., & Bouffard, J. A. (2007). The long-term impact of restorative justice programming for juvenile offenders. Journal of Criminal Justice, 35(4), 433–451. https://doi.org/10.1016/j.jcrimjus.2007.05.006
Braithwaite, J. (2006). Responsive regulation and developing economies. World Development, 34(5), 884–898. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2005.04.021
Christianto, H. (2020). Measuring cyber pornography based on Indonesian living law: A study of current law finding method. International Journal of Law, Crime and Justice, 60, 100348. https://doi.org/10.1016/j.ijlcj.2019.100348
Firdaus, M., Dwilaksana, C., & Onielda, M. D. A. (2023). Menggeser strategi penegakan hukum Polri: Keadilan restoratif untuk kepercayaan publik. Jurnal Media Hukum, 30(2), 153–170. https://doi.org/10.18196/jmh.v30i2.18628
Hidayat, R. (2026). Integrasi keadilan restoratif dalam sistem peradilan pidana Indonesia: Membangun kerangka hukum yang komprehensif. Hukum Kosmik, 26(1), 45–58.
Hobson, J., & Payne, B. (2022). Building restorative justice services: Considerations on top-down and bottom-up approaches. International Journal of Law, Crime and Justice, 71, 100555. https://doi.org/10.1016/j.ijlcj.2022.100555
Peraturan Jaksa Agung Nomor 15 Tahun 2020 tentang Penghentian Penuntutan Berdasarkan Keadilan Restoratif, (2020).
Peraturan Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif, (2021).
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, (2012).
Kaur, D. R., Ikhsan, M. I., Abd. Rani, A. R., Mat Ali, S. A., & Ramaiah, S. S. (2025). Restorative justice in criminal justice systems: A bibliometric analysis of trends and emerging themes. International Journal of Law, Crime and Justice, 82, 100672. https://doi.org/10.1016/j.ijlcj.2025.100672
Marder, I. D. (2022). Mapping restorative justice and restorative practices in criminal justice in the Republic of Ireland. International Journal of Law, Crime and Justice, 70, 100544. https://doi.org/10.1016/j.ijlcj.2022.100544
Marzuki, P. M. (2021). Penelitian Hukum. Kencana.
Muladi, & Arief, B. N. (2020). Teori dan Kebijakan Pidana. Alumni.
Piquero, A. R., Jennings, W. G., & Farrington, D. P. (2010). On the malleability of self-control: Theoretical and policy implications regarding a general theory of crime. Journal of Criminal Justice, 38(3), 218–229. https://doi.org/10.1016/j.jcrimjus.2010.02.003
Reksodiputro, M. (2020). Sistem Peradilan Pidana Indonesia. Prenadamedia Group.
Samekto, F. X. A. (2022). Keadilan Restoratif dalam Hukum Pidana Indonesia. Jurnal Studi Hukum Indonesia, 7(2), 140–156.
Tyler, T. R. (2003). Procedural justice, legitimacy, and the effective rule of law. Crime and Justice, 30, 283–357. https://doi.org/10.1086/652233
Ward, T., & Langlands, R. L. (2009). Repairing the rupture: Restorative justice and the rehabilitation of offenders. Aggression and Violent Behavior, 14(3), 205–214. https://doi.org/10.1016/j.avb.2009.03.001
Weijers, I., & Pearson, C. (2021). Restorative justice in juvenile justice settings: Recent developments in Europe and implications for Indonesian reform. International Journal of Law, Crime and Justice, 66, 100495. https://doi.org/10.1016/j.ijlcj.2021.100495
Copyright (c) 2026 R. Narendra Jatna, Hasbullah Hasbullah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








